Biaya Kuliah Kesehatan Lingkungan

Image: canva.com

Perkiraan Biaya Kuliah Kesehatan Lingkungan untuk Jenjang S1

Program Studi Kesehatan Lingkungan merupakan jenjang pendidikan S1 yang kurang populer di mata calon mahasiswa. Masuk prodi rumpun SAINTEK, Kesehatan Lingkungan kalah populer dengan jurusan kesehatan lain seperti Kedokteran, Farmasi, Kebidanan, Keperawatan, dan lain-lain. Padahal prospek lulusan yang mendapatkan gelar S.KL cukup potensial dengan gaji yang menarik. Lagipula, biaya kuliah Kesehatan Lingkungan jenjang S1 tidak begitu mencekik leher, lho!

Biaya kuliah Kesehatan Lingkungan di PTN/PTS

Dari berbagai referensi menyebutkan bahwa uang pangkal tidak menjadi patokan masuk universitas negeri. Hal ini dikarenakan pemerintah telah memberikan subsidi kepada calon mahasiswa lewat BOPTN atau Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri.

Baca Juga:  10 Peluang Atau Prospek Kerja Kesehatan Lingkungan dan Gajinya

Mahasiswa yang diterima masuk Prodi Kesehatan Lingkungan di PTN tidak akan dikenakan biaya satuan per SKS lagi. PTN di seluruh Indonesia menetapkan biaya kuliah berdasarkan kemampuan finansial orangtua atau wali mahasiswa lewat UKT atau Uang Kuliah Tunggal.

Besaran UKT yang ditetapkan kepada mahasiswa di berbagai jurusan sesuai dengan peraturan pemerintah ada 6 yaitu golongan I, II, III, IV, V, dan VI. UKT di rumpun SAINTEK untuk kelas I adalah 0-500.000, kelas II 500.000-1.000.000, kelas III 1000.000-2.000.000, IV 2.000.000-3.000.000, V 3.000.000-4.000.000, dan kelompok VI lebih besar dari 4 juta rupiah per semester. Kebijakan UKT hampir sama di seluruh PTN Indonesia termasuk Pendidikan Vokasi yang memberikan kesempatan belajar jenjang Diploma.

Baca Juga:  Mengenal Beberapa Mata Kuliah Kesehatan Lingkungan Untuk Jenjang S1

Besaran biaya kuliah Kesehatan Lingkungan untuk mahasiswa yang lolos seleksi mandiri bisa lebih besar. Kebijakan setiap PTN berbeda terkait uang pangkal yang hanya dibayarkan sekali saat masuk kampus tersebut. Besaran UKT yang ditetapkan kepada mahasiswa jalur mandiri berbeda atau sesuai kebijakan. Sedangkan besaran UKT di PTS bervariasi tergantung dengan peraturan yang berlaku, ya!

Biaya kuliah di PTS memang lebih mahal dibandingkan PTN, namun pemerintah memberikan dukungan ke PTS lewat anggaran KIP Kuliah. Bantuan UKT di semester ganjil 3, 5 dan 7 untuk mahasiswa di PTS dengan prosentase 60 persen. Jadi, Kamu yang gagal masuk prodi Kesehatan Lingkungan di PTN tetap bisa mendapatkan keringanan biaya kuliah prodi yang sama di PTS pilihan.

Baca Juga:  10 Alasan Memilih Jurusan Kesehatan Lingkungan Bagi Yang Bingung

Potensi biaya kuliah Kesehatan Lingkungan gratis

Buat Kamu yang ingin belajar di PTN atau PTS namun terkendala biaya, sebaiknya pertimbangkan mengikuti beasiswa bidik misi. Kesempatan lolos seleksi bidik misi dengan subsidi biaya dari pemerintah sehingga Kamu tidak perlu mengeluarkan biaya hingga lulus kuliah. Pemerintah memberikan bantuan biaya hidup untuk Kamu yang lolos seleksi bidik misi sekitar 700.000 per bulan. Tidak ada alasan untuk berhenti mengejar impian karena Kamu tidak memiliki biaya, bukan?

Yuk, pertimbangkan untuk mengambil jurusan Kesehatan Lingkungan untuk peminatan IPA di SMA! Biaya kuliah Kesehatan Lingkungan bisa tercover bantuan pemerintah guna menciptakan generasi penerus yang memiliki spesialisasi tertentu kelak.