Menjadi seorang dokter hewan atau bahasa kerennya seorang veterinarian memang masih belum menjadi impian banyak orang. Padahal, profesi langka ini juga sama pentingnya dengan profesi kedokteran lainnya lho. Kamu tidak hanya dituntut pandai mendiagnosis, namun juga pandai melakukan tindakan medis. Untuk itu, berikut ada 10 cara menjadi dokter hewan yang sebaiknya Kamu perhatikan.
Jika pasien para dokter umum adalah manusia, maka pasien dokter hewan adalah hewan. Tidak hanya hewan peliharaan, Kamu juga akan mengobati hewan-hewan besar seperti gajah dan juga akan mengobati hewan buas seperti singa dan macan. Itulah mengapa, lingkungan kerja dokter hewan tidak hanya berupa klinik, namun juga tempat-tempat penangkaran satwa. Lalu, bagaimana cara menjadi dokter hewan yang benar?
1. Memiliki Ilmu Dasar Kedokteran Hewan
Salah satu syarat utama agar Kamu bisa menjadi dokter hewan adalah Kamu harus lulus ilmu dasar Kedokteran Hewan. Ini adalah syarat paten dan tidak bisa ditawar.
2. Menguasai Banyak Bidang
Tidak hanya pandai di bidang mata kuliah biokimia saja, Kamu juga harus pandai dalam bidang fisika, zoologi, hingga alam semesta dan mikrobiologi agar bisa menjadi seorang dokter hewan yang hebat.
3. Belajar Tentang Hewan
Lantaran berprofesi sebagai dokter hewan, maka Kamu juga harus paham tentang neurologi hewan, imunologi mereka, juga tentang anestesiologi dan anatominya.
4. Dibekali Banyak Ilmu Praktikum
Selain teori, menjadi dokter hewan berarti Kamu juga harus pandai membalut luka, melakukan rontgen, hingga memberikan vaksin, operasi, dan meresepkan obat.
5. Harus Kuat Jika Melakukan Suntik Mati
Seorang dokter, baik itu dokter umum atau dokter hewan, harus pandai mengatur emosi dan tidak tenggelam dalam perasaan. Apalagi dokter hewan suatu saat bisa dihadapkan pada kemungkinan melakukan suntik mati pada hewan dalam kondisi tertentu. Jika Kamu orang yang sensitif, Kamu mungkin akan mengalami hambatan dalam pekerjaan.
6. Lulus Sebagai Sarjana Kedokteran Hewan
Setelah Kamu menempuh pendidikan, Kamu harus lulus menjadi seorang sarjana kedokteran hewan agar bisa praktek secara pribadi.
7. Lulusan Dari Lembaga Pendidikan Terakreditasi
Untuk menjadi seorang dokter hewan yang sukses, ada kalanya Kamu harus mempertimbangkan dari mana lulusanmu berasal. Tidak masalah jika Kamu datang dari lembaga dengan akreditasi B, namun Kamu harus membuktikan diri jika Kamu kompeten dan sama berkualitasnya dengan para dokter lulusan universitas yang terakreditasi A.
8. Menjalani Masa Magang / Pelatihan
Lulus menjadi dokter hewan bukan berarti Kamu bebas. Kamu harus bisa magang di rumah sakit dan mendapatkan banyak pengalaman dari para senior yang berbakat dan itu bukanlah waktu yang singkat dan mudah.
9. Mengurus Izin Praktik
Setelahnya, Kamu bisa membuka praktek atau bekerja menjadi staf di klinik hewan. Kamu yang berlisensi dokter hewan pun juga bisa membantu di banyak tempat penangkaran.
10. Tidak Gampang Jijik Dan Takut
Terakhir, menjadi dokter hewan berarti Kamu tidak boleh mudah jijik dan takut.
Demikian ulasan mengenai 10 cara menjadi dokter hewan. Semoga bermanfaat.