Kamu yang duduk di bangku kelas 12 mungkin saat ini sedang menimbang-nimbang akan masuk lewat SNMPTN atau SBMPTN. Lalu apakah Kamu tahu apa perbedaan keduanya? Bagi Kamu yang sudah tahu, selamat ya. Tapi bagi Kamu yang belum paham apa perbedaan SNMPTN dan SBMPTN, maka sebaiknya simak ulasannya dibawah ini!
Mengenal SNMPTN
Berbicara mengenai SNMPTN, berikut ini ada beberapa fakta yang bisa Kamu simak, antara lain :
1. Jalur Masuk Tanpa Ujian Tertulis
SNMPTN adalah jalur yang bisa diikuti calon mahasiswa tanpa mengikuti ujian tertulis. Jalur ini biasanya diberikan kepada siswa yang berasal dari sekolah terakreditasi dengan prestasi dan nilai rapor yang bagus.
2. Prosesnya Didaftarkan Guru BK
Biasanya, proses dari jalur ini didaftarkan oleh guru BK sekolah masing-masing. Para siswa hanya menyerahkan berkas saja sementara pihak sekolah yang mendaftarkan ke jalur undangan.
3. Hanya Bisa Diikuti Lulusan Baru
Berbeda dari cara masuk lainnya, SNMPTN menggunakan sistem undangan yang mana hanya untuk lulusan di tahun yang sama seleksi diselenggarakan. Jadi jika SNMPTN diadakan di tahun 2019, maka hanya lulusan tahun 2019 saja yang bisa mengikutinya.
4. Pilihan Jurusan
Untuk mereka yang mendapat jalur masuk satu ini, maka diperbolehkan memilih maksimal 3 jurusan dalam satu area sekolah yang sama.
5. Kuota Per Universitas
Untuk kuota Universitas, SNMPTN diberikan kuota sekitar 20% dari total kursi yang ada.
Mengenal SBMPTN
Jika Kamu sudah mengenal apa itu SNMPTN, berarti Kamu sudah sedikit banyak tahu jika ada perbedaan SNMPTN dan SBMPTN. SNMPTN dikenal sebagai jalur undangan atau by pass para siswa berprestasi, sementara itu SBMPTN lebih dikenal dengan ujian tulis yang harus para calon mahasiswa lewati bersama-sama. Lalu, apakah perbedaannya?
1. Akreditasi Sekolah Tidak Diperhitungkan
Jika di SNMPTN akreditasi sekolah sangat mempengaruhi penilaian masuk atau tidaknya calon mahasiswa, maka di SBMPTN akreditasi tidak begitu diperhitungkan. Jadi Kamu murni melakukan ujian tulis saja berdasarkan kemampuanmu, tidak berdasar baik atau tidaknya sekolahmu, juga tidak berdasar prestasi yang Kamu ukir selama di sekolah.
2. Ujian Dulu, Baru Pilih PTN
Jika SNMPTN memperbolehkan peminatnya untuk memilih maksimal 3 jurusan, maka SBMPTN mengharuskan peminatnya untuk ujian dulu, baru dapat memilih Perguruan Tinggi Negeri.
3. Tes Berbasis Komputer
Di SBMPTN, semua ujian atau tes dilakukan dengan basis komputer atau bahasa kerennya UTBK. Fokus materi yang diujikan ada dua, yakni Tes Kompetensi Akademik (TKA) dan Tes Potensi Skolastik (PTS). TKA umumnya berbasis sains dan teknologi serta sosial humaniora, sedangkan TPS berputar pada kemampuan penalaran, kognitif, dan umum.
4. Biaya Pendaftaran
Jika SNMPTN tidak memungut biaya pendaftaran alias gratis, maka SBMPTN mengharuskan peminatnya untuk membayar biaya pendaftaran sekitar Rp 200.000.
5. Bisa Diikuti Lulusan Tahun Lalu
Bagi Kamu yang gagal masuk perguruan tinggi di tahun yang sama dengan tahun kelulusan SMA, maka Kamu bisa mencoba ikut SBMPTN.
Demikian ulasan tentang 10 perbedaan SNMPTN dan SBMPTN. Semoga bermanfaat buat Kamu yang mau masuk ke PTN. Kamu bisa ikuti salah satu atau bisa dua-duanya.