Perbedaan SBMPTN Dengan Jalur Mandiri

Image: canva.com

Perbedaan SBMPTN Dengan Jalur Mandiri Yang Perlu Kamu Tau

Jalur masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dibagi menjadi tiga jalur, yaitu SNMPTN, SBMPTN, dan jalur mandiri. SNMPTN merupakan jalur masuk tanpa tes. Sedangkan SBMPTN dan jalur mandiri merupakan jalur masuk dengan tes. Meskipun sama-sama menggunakan tes, ada perbedaan SBMPTN dengan jalur mandiri sebagai jalur masuk PTN.

Berikut ini adalah perbedaan SBMPTN dengan jalur mandiri yang perlu Kamu ketahui.

SBMPTN

1. Dikelola Oleh Pemerintah

Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) merupakan seleksi masuk PTN yang dikelola oleh pemerintah pusat. Semua hal terkait penyelenggaraan seleksi ini sepenuhnya dilakukan oleh tim yang berwenang.

2. Dilaksanakan Secara Serentak

Karena dikelola secara terpusat oleh pemerintah, maka pelaksanaan seleksi SBMPTN ini pun dilakukan secara serentak dengan tipe soal yang sama pada tiap-tiap rumpun jurusan.

Baca Juga:  10 Tips Persiapan Ikut Seleksi Mandiri Yang Perlu Kamu Lakukan

3. Seleksi Secara Tertulis

SBMPTN merupakan tes tulis. Kamu akan mengerjakan sejumlah soal dengan bobot nilai tertentu. Yang paling tinggi nilainya, dialah yang akan diterima masuk ke jurusan yang dipilihnya.

4. Kuota Maksimal 40% Dari Daya Tampung

SBMPTN mendapatkan kuota paling banyak di antara 3 jalur masuk PTN, yaitu maksimal 40% dari total daya tampung di jurusan atau prodi tersebut. Jika daya tampung suatu jurusan adalah 100 mahasiswa, maka sebanyak 40 mahasiswa di jurusan tersebut diterima melalui jalur SBMPTN.

5. Prodi S1

Seleksi SBMPTN hanya untuk memilih program studi di jenjang Strata 1 (S1). Kamu tidak bisa memilih pendidikan vokasi melalui jalur ini.

Baca Juga:  Jenis Soal SBMPTN Yang Perlu Kamu Pelajari Sebelum Tes

Jalur Mandiri

1. Dikelola Oleh Masing-Masing PTN

Jalur mandiri dikelola oleh masing-masing perguruan tinggi negeri yang mengadakan seleksi, baik mekanisme pelaksanaan sampai dengan kriteria mahasiswa yang diterima. Inilah yang menjadi perbedaan SBMPTN dengan jalur mandiri.

2. Tidak Dilaksanakan Serentak

Karena dikelola oleh masing-masing PTN, seleksi jalur mandiri biasanya tidak dilaksanakan secara serentak. Tiap PTN memiliki jadwal pelaksanaannya sendiri-sendiri sehingga Kamu bisa ikut beberapa seleksi jalur mandiri sekaligus.

3. Ada Berbagai Jenis Seleksi

Seleksi jalur mandiri tidak selalu tes tulis. Ada juga PTN yang melakukan seleksi jalur mandiri dengan menggunakan nilai SBMPTN, nilai UTBK, nilai rapor, dan sebagainya.

4. Kuota Maksimal 30% Dari Daya Tampung

Baca Juga:  10 Perbedaan SNMPTN Dan SBMPTN

SBMPTN mendapatkan kuota maksimal 40% dari total daya tampung. Untuk jalur mandiri, kuota maksimalnya adalah 30% dari total daya tampung. Jadi, Kamu yang tidak diterima SBMPTN jangan patah semangat karena Kamu masih punya kesempatan.

5. Prodi S1 Dan Vokasi

Tidak hanya prodi S1 yang bisa Kamu pilih, beberapa PTN juga memungkinkan Kamu untuk memilih pendidikan vokasi melalui seleksi jalur mandiri ini.

Nah, itulah 10 perbedaan SBMPTN dengan jalur mandiri. Sekarang Kamu sudah tahu perbedaan dari dua jalur masuk perguruan tinggi dengan tes ini. Kalau Kamu belum beruntung di jalur SNMPTN, Kamu masih bisa mencoba di jalur SBMPTN dan jalur mandiri. Yuk, semangat.