Cara, Syarat dan Biaya Proses Pembuatan SKCK Offline Maupun Online

Image: canva.com

Cara, Syarat dan Biaya Proses Pembuatan SKCK Offline Maupun Online

Hukum adalah bagian kehidupan yang tidak bisa dihindari saat Kamu melakukan kesalahan. Namun tidak semua kesalahan masuk dalam hukum pidana, ada aturannya. Saat seseorang sudah pernah terjerat masalah hukum, maka akan memiliki catatan hukum. Sulit diterima masyarakat lagi karena sudah tidak dipercaya lagi. Apalagi untuk mencari kerja kini harus melakukan proses pembuatan SKCK.

Jika sudah memiliki catatan hukum, maka akan tercantum dalam SKCK sehingga sulit mendapatkan kerja. SKCK atau Surat Keterangan Catatan Kepolisian ini menjadi salah satu syarat wajib untuk melamar pekerjaan.

Baca Juga:  Apa Itu SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian)? SKCK Adalah

Maka dari itulah semakin banyak orang yang membuatnya. Selain untuk melamar pekerjaan, fungsi dari SKCK adalah juga untuk memenuhi persyaratan pengajuan beasiswa (jika diperlukan), persyaratan menikah bagi mempelai pria, mendaftar CPNS, mendaftar polisi, mendaftar tentara, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Adapun pembuatan SKCK bisa di Polsek (Kepolisian Sekamur) di tingkat kecamatan dan di Polres (Kepolisian Resort) tingkat Kabupaten atau Kota. Semuanya tergantung kebutuhan. Jika untuk keperluan kerja di luar kota, maka Kamu wajib membuat SKCK di Polres. Namun untuk persyaratan menikah, maka cukup membuat SKCK di Polsek saja.

Baca Juga:  Cara Membuat SKCK Di Luar Domisili Yang Perlu Kamu

Syarat Proses Pembuatan SKCK

Membuat SKCK pasti akan berhubungan dengan polisi. Inilah yang membuat banyak orang takut. Padahal tidak ada yang perlu ditakutkan, karena Kamu tidak salah. Niat Kamu adalah untuk membuat SKCK.

Langsung datang ke Polres atau Polsek setempat atau bisa secara online. Kecanggihan teknologi membantu Kamu untuk melakukan pendaftaran pembuatan SKCK secara online dengan mudah. Jadi datang ke Polres tinggal mencetak saja.

Baik pembuatan SKCK secara online maupun offline, persyaratannya pun sama, yakni :

  1. Membawa foto kopi identitas diri. Bisa KTP atau SIM sebanyak 3 lembar. Di mana 1 lembar untuk dibawa ke kantor desa, 1 lembar ke kecamatan, dan 1 lembar lagi ke Polsek atau Polres.
  2. Pas foto 4×6 sebanyak 6 lembar.
  3. Foto kopi kartu keluarga
  4. Foto kopi akta kelahiran
  5. Fotokopi kartu keluarga
  6. Foto kopi surat pengantar dari kelurahan yang sudah dilegalisasi di kecamatan dengan tanda tangan basah dari camat serta stempelnya.
Baca Juga:  Cara, Syarat dan Biaya Proses Perpanjangan SKCK Offline Atau Online

Persyaratan harus lengkap agar tidak membuat Kamu bolak-balik. Antrian di tempat pembuatan SKCK lumayan panjang, jika giliran Kamu maju dan persyaratan belum lengkap maka waktu antri Kamu akan sia-sia.

Tata cara pelaksanaan proses pembuatan SKCK

Proses pembuatan SKCK ini dilakukan mulai dari kantor kelurahan atau kantor desa, kantor kecamatan, sampai dengan kantor Polres atau Polsek. Baik secara online pun Kamu harus minta surat pengantar dari kelurahan dan dilegalisasi camat. Perbedaannya adalah jika secara online, persyaratan discan terlebih dahulu baru diunggah.

Baca Juga:  Apa Itu SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian)? SKCK Adalah

Berikut adalah tata cara pembuatan SKCK secara offline :

  1. Pergi ke kantor kelurahan dengan membawa fotokopi KTP atau identitas diri dan KK atau Kartu Keluarga untuk mendapatkan surat pengantar pembuatan SKCK.
  2. Lalu pergi ke kecamatan untuk mendapatkan legalisasi dari camat. Kamu akan mendapatkan tanda tangan dan stempel basah yang kemudian menjadi pengantar ke Polsek atau Polres.
  3. Serahkan pas foto, surat pengantar beserta Fotokopi KK dan KTP ke petugas SKCK di Polsek.
  4. Isi formulir yang tersedia dengan lengkap dan benar
  5. Lalu cap jari sesuai dengan perintah petugas
  6. SKCK pun jadi.
Baca Juga:  Cara Membuat SKCK Di Luar Domisili Yang Perlu Kamu

Sedangkan untuk pembuatan SKCK secara online adalah :

  1. Mengunjungi alamat website Polres atau Polsek yang Kamu tuju.
  2. Isi formulir yang ada.
  3. Upload foto dan scan persyaratan
  4. Isi data riwayat keluarga dan riwayat pendidikan dan perintah selanjutnya.
  5. Setelah terisi semua, maka klik “ Kirim data“.
  6. Catat kode registrasi dan yang muncul beberapa saat kemudian untuk ditunjukkan saat pencetakan SKCK. Saat datang ke Polsek, jangan lupa tetap membawa persyaratan pembuatan SKCK.

Lakukan tata cara pembuatan SKCK secara bertahap dan sesuai dengan alurnya. Baik secara online maupun offline, semuanya mudah asalkan Kamu tertib dalam pengajuannya.

Baca Juga:  Cara, Syarat dan Biaya Proses Perpanjangan SKCK Offline Atau Online

Biaya proses pembuatan SKCK

Berbeda dengan pembuatan Kartu Kuning, pembuatan SKCK ini tidak gratis. Dulu, Kamu harus membayar 10 ribu rupiah di Polsek atau Polres. Sekarang sudah naik menjadi 30 ribu rupiah. Dasarnya adalah PP No.60 tahun 2016 tentang penerimaan negara bukan pajak di lingkungan Polri. Biaya terbaru ini mulai diterapkan pada awal tahun 2017.

Walaupun proses pembuatan SKCK ini berbiaya, namun Kamu akan mendapatkan pelayanan terbaik dan semakin dipermudah. Tidak perlu takut lagi membuat SKCK.