Apa Itu Sistem Zonasi

Image: canva.com

Apa Itu Sistem Zonasi Pada PPDB? Berikut 10 Hal Tentang Sistem Zonasi

Di masa pendaftaran sekolah seperti saat ini, Kamu pasti sering mendengar istilah sistem zonasi yang diterapkan oleh sekolah-sekolah negeri. Namun tahukah Kamu seperti apa sebenarnya sistem zonasi ini dan seperti apakah pengertian dari zonasi? Berikut sedikit penjelasan mengenai apa itu sistem zonasi yang perlu Kamu ketahui dalam sistem pendaftaran siswa baru di sekolah.

1. Pengertian Sistem Zonasi

Agar Kamu mengerti mengenai apa itu sistem zonasi, Kamu harus mengetahui pengertian dari sistem ini. SIstem zonasi merupakan suatu sistem yang memetakan pendaftaran siswa baru pada sekolah negeri berdasarkan jarak dari tempat tinggal mereka ke sekolah tersebut dengan mengacu kepada Permendikbud nomor 44 tahun 2019.

Baca Juga:  Apa Itu Jalur Zonasi Pada PPDB? Definisi Jalur Zonasi Adalah ...

Pemberlakuan sistem zonasi ini juga berlaku pada jenjang pendidikan mulai dari TK, SD, SMP, SMA, dan juga SMK. Dengan sistem ini, para siswa yang akan diterima di satu sekolah akan diprioritaskan dengan melihat jarak dari sekolah tersebut dengan tempat tinggal calon siswa.

Pemberlakuan sistem zonasi ini juga telah disetujui oleh menteri pendidikan Nadiem Makarim sehingga menjadi sistem yang digunakan untuk pendaftaran para calon siswa baru di tahun ajaran 2020. Pada tahun 2020 ini, kuota untuk jalur sistem zonasi dalam pendaftaran siswa baru dikurangi dari yang awalnya sebanyak 80 persen menjadi hanya 50 persen saja.

2. Tujuan Sistem Zonasi

Sistem zonasi yang ditetapkan menjadi syarat pendaftaran mahasiswa baru ini tentunya memiliki beberapa tujuan tertentu. Salah satunya adalah agar tidak ada lagi istilah sekolah favorit dan sekolah non favorit yang seringkali dijadikan acuan masyarakat untuk berlomba-lomba mendaftarkan anaknya ke sekolah tersebut.

Sistem zonasi mencoba untuk menghapus eksklusivitas satu sekolah tertentu seperti fenomena sekolah favorit tersebut. Dengan dibuatnya sistem zonasi ini juga diharapkan agar tercapainya pemerataan pendidikan di setiap lokasi atau daerah. Pemerataan ini juga dimaksudkan untuk melihat bagaimana kapasitas guru di setiap daerah.

Jika di satu daerah sudah cukup banyak murid yang mendaftar sementara guru di sekolah tersebut masih kurang, maka pemerintah bisa menambah kuota guru di sekolah tersebut. Dengan sistem zonasi sekolah yang jaraknya dekat dengan rumah siswa, diharapkan juga bisa mendekatkan lingkungan sekolah dengan lingkungan keluarga.

Dengan cara ini, orang tua siswa bisa lebih mudah mengawasi dan mengamati perkembangan anak-anak mereka di sekolah. Sistem zonasi ini secara tidak langsung juga akan meningkatkan kreativitas guru dengan kondisi murid dalam kelas yang lebih heterogen. Kondisi kelas yang heterogen juga akan meningkatkan persaingan siswa secara sehat.

Baca Juga:  10 Dampak Negatif Sistem Zonasi PPDB Yang Perlu Dipahami

Itulah sedikit penjelasan mengenai apa itu sistem zonasi dan seperti apa tujuan sistem zonasi untuk dunia pendidikan untuk informasi bagi Kamu yang sedang mempersiapkan pendaftaran siswa baru. Semoga informasi kali ini bermanfaat buat Kamu ya.