Kelebihan Dan Kekurangan Sistem Zonasi

Image: canva.com

10 Kelebihan Dan Kekurangan Sistem Zonasi PPDB

Di masa pendaftaran sekolah dan pendaftaran calon siswa baru, Kamu pasti sering mendengar istilah sistem zonasi. Dengan sistem zonasi ini, para calon siswa harus mendaftar sekolah sesuai dengan zonasi tempat tinggal mereka, yaitu sekolah-sekolah yang jaraknya dekat dengan jarak rumah mereka. Sistem ini juga memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan, seperti beberapa kelebihan dan kekurangan sistem zonasi pada PPDB berikut.

Kelebihan Sistem Zonasi

1. Menghapuskan Stigma Sekolah Favorit

Sebelum diberlakukan sistem zonasi untuk pendaftaran sekolah, Kamu pasti sering mendengar istilah sekolah favorit yang selalu diincar banyak calon siswa dari berbagai daerah. Dengan adanya sistem zonasi, semua sekolah bisa mendapat status yang sama tanpa dibeda-bedakan lagi.

2. Mendekatkan Lingkungan Sekolah Dengan Lingkungan Keluarga

Dengan adanya sistem zonasi, maka lingkungan siswa antara sekolah dan keluarga bisa menjadi lebih dekat. Dengan ini, para orang tua siswa bisa lebih mudah untuk mengawasi kegiatan dan perkembangan para siswa.

Baca Juga:  Apa Itu Jalur Zonasi Pada PPDB? Definisi Jalur Zonasi Adalah ...

3. Membuat Akses Pendidikan Lebih Merata

Tidak meratanya akses pendidikan diakibatkan karena lebih banyak murid-murid yang mendaftar ke sekolah tertentu. Dengan adanya sistem zonasi, akses pendidikan pada setiap sekolah bisa dibuat lebih merata, baik sekolah yang berada di kota ataupun di daerah.

4. Menghemat Waktu Dan Biaya

Dengan jarak sekolah yang lebih dekat dengan jarak rumah, anak juga bisa lebih menghemat waktu sehingga tidak akan terlambat ke sekolah. Selain menghemat waktu, jarak yang dekat juga akan menghemat biaya transportasi yang perlu disiapkan untuk ke sekolah.

5. Menciptakan Suasana Kelas Yang Heterogen

Dengan adanya sekolah berstatus favorit, anak-anak yang pintar akan terkumpul di satu sekolah saja. Dengan menggunakan sistem zonasi, suasana kelas bisa menjadi lebih heterogen.

Baca Juga:  Apa Itu Sistem Zonasi Pada PPDB? Berikut 10 Hal Tentang Sistem Zonasi

Kekurangan Sistem Zonasi

1. Pilihan Sekolah Siswa Lebih Terbatas

Sebelum ada sistem zonasi, siswa bisa lebih bebas menentukan pilihan sekolah yang yang ingin didaftarkannya. Namun setelah diberlakukan sistem zonasi, pilihan sekolah hanya terbatas pada sekolah-sekolah yang ada dalam jarak tertentu.

2. Membuat Siswa Tidak Semangat Belajar

Dengan sistem zonasi, jarak sekolah dan rumah menjadi salah satu faktor yang menentukan seorang siswa diterima atau tidak. Ini bisa mengurangi semangat siswa untuk belajar agar bisa diterima di sekolah yang ia inginkan, karena kecerdasannya tidak terlalu menjadi faktor penentu.

3. Ruang Lingkup Yang Terbatas

Jika siswa bersekolah jauh dari tempat tinggalnya, ia bisa mendapatkan lingkungan baru dan teman-teman baru. Sementara dengan sistem zonasi, siswa kemungkinan hanya akan memiliki ruang lingkup dan pertemanan terbatas dan hanya itu-itu saja.

Baca Juga:  10 Dampak Positif Sistem Zonasi PPDB Yang Perlu Dipahami

4. Sistem Yang Masih Mudah Dimanipulasi

Seperti yang diketahui, sistem zonasi masih cukup lemah dan rentan dilakukan manipulasi, misalnya orang-orang yang memalsukan alamat domisili agar bisa masuk ke sekolah tertentu. Ini tentu akan merugikan banyak pihak.

5. Fasilitas Pendidikan Yang Belum Merata

Sistem zonasi juga dianggap merugikan karena fasilitas pendidikan yang belum merata. Misalnya, seorang siswa yang memiliki intelektual tinggi namun tidak bisa mengembangkan wawasannya secara optimal karena harus bersekolah di dekat rumahnya yang tidak memiliki fasilitas lengkap. Padahal jika ia bisa memilih dengan bebas sekolah yang ia inginkan dan dirasa memiliki fasilitas lebih lengkap, ia bisa berprestasi dengan lebih baik.

Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan sistem zonasi dalam dunia pendidikan. Semoga ulasan di atas bisa menambah wawasan Kamu, ya.