Cara Menjadi Apoteker

Image: canva.com

10 Cara Menjadi Apoteker Yang Perlu Kamu Ketahui

Di Indonesia, mungkin Kamu sudah banyak menjumpai seseorang yang mengambil pendidikan farmasi. Namun seringkah Kamu menjumpai pendidikan apoteker? Nah, pendidikan keprofesian yang hanya berlangsung selama 1 tahun ini memang jarang dipilih oleh mereka yang telah lulus farmasi. Padahal, prospek kerjanya sangat bagus lho. Bagi Kamu yang berminat, berikut ada 10 cara menjadi apoteker yang benar.

Sama halnya dengan dokter dan perawat, seorang apoteker juga sangat diperlukan oleh masyarakat dan kehadirannya tidak tergantikan. Pasalnya, seorang apoteker lah yang memberikan obat ketika Kamu sakit dan membelinya di apotek atau klinik. Meskipun dengan resep dokter, tanpa seorang apoteker, Kamu tidak akan bisa mendapat obat yang Kamu butuhkan. Lalu, seperti apa 10 cara menjadi apoteker yang benar?

Baca Juga:  Mana Pekerjaan Yang Menjanjikan? Apoteker Atau Teknik Kimia?

1. Berasal Dari Jurusan IPA

Untuk menjadi seorang apoteker, maka Kamu harus berasal dari jurusan IPA ketika di SMA. Meski IPS masih bisa masuk jika mampu, namun alangkah baiknya jika Kamu berasal dari IPA lantaran dasar ilmunya sudah ada dan bisa dilanjutkan dengan mudah di bangku perkuliahan.

2. Pilih Pendidikan Strata 1 Farmasi

Agar bisa mengambil pendidikan apoteker, maka Kamu harus mengambil dulu pendidikan S1 Farmasi di universitas. Pasalnya, gelar apoteker baru bisa Kamu terima jika Kamu sudah menempuh 3,5 – 5 tahun pendidikan farmasi dan keprofesiannya.

3. Memilih Jurusan Farmasi Terbaik

Agar Kamu bisa mendapat pendidikan maksimal, maka Kamu harus memilih jurusan farmasi terbaik. Usahakan pilih jurusan dengan passing grade yang tinggi karena ini menandakan jurusan tersebut terkenal, bagus, dan berkualitas.

Baca Juga:  10 Tugas Apoteker Di Rumah Sakit Yang Perlu Kamu Tau

4. Memilih Universitas Terbaik
Tidak hanya fokus pada jurusan, Kamu juga harus fokus memilih universitas yang Kamu masuki. Usahakan pilih universitas negeri atau swasta yang kualitasnya sudah terjamin dalam bidang farmasi.

5. Pilih Akreditasi A

Cara termudah untuk mengetahui apakah universitas dan jurusan tersebut berkualitas atau tidak adalah dengan melihat akreditasinya. Jangan pernah memilih pendidikan farmasi dengan akreditasi C karena ini akan menyusahkanmu dalam mencari kerja karena biasanya, perusahaan atau instansi akan memprioritaskan akreditasi A dan B.

6. Tahan Dengan Banyak Materi

Belajar menjadi seorang apoteker memang berat. Untuk itu, Kamu harus tahan dengan berbagai materi, seperti obat sintetik, bakteri, hingga hewan percobaan.

Baca Juga:  Apa Itu Apoteker? Berikut 10 Hal Penjelasan Tentang Apoteker

7. Lalui Proses Praktikum Dan Magang

Setelahnya, jangan lupa melalui proses praktikum dan magang agar Kamu bisa belajar menjadi seorang apoteker yang handal. Kegiatan ini paling tidak wajib Kamu lakukan selama 2 – 3 bulan lamanya.

8. Lulus Pendidikan Farmasi

Setelah melalui semua proses tersebut, Kamu wajib lulus dan meraih gelar Sarjana Farmasi agar bisa menjadi seorang apoteker.

9. Sumpah Menjadi Apoteker

Sehabis melalui pendidikan keprofesian, Kamu akan diangkat sumpah menjadi apoteker. Setelah ini, Kamu bisa bekerja deh.

10. Lanjutkan Menimba Ilmu Di Setiap Tempat

Terakhir, Kamu harus senantiasa mau belajar di setiap tempat karena ilmu farmasi itu selalu berkembang.

Demikian ulasan mengenai 10 cara menjadi apoteker yang wajib Kamu ketahui. Semoga bermanfaat.