Kamu pasti sudah tak asing dengan peribahasa yang diajarkan di bangku sekolah dulu. Peribahasa juga populer digunakan sebagai analogi bahasa harian. Mungkin kamu suka menggoda teman dengan peribahasa? Nah, sebenarnya apa itu pengertian peribahasa, jenis dan contoh yang wajib kamu pelajari? Jangan mengaku generasi penerus yang mencintai bahasa nasional kalau kamu tidak paham mengenai peribahasa.
Pengertian Peribahasa
Peribahasa adalah sekelompok kata atau kalimat yang bisa menyatakan maksud, keadaan, perbuatan atau hal tentang kejadian atau seseorang. Secara makna, peribahasa merupakan ungkapan atau kalimat yang menyatakan maksud secara tersirat. Biasanya pendengar atau pembaca akan memahami maksud orang yang mengungkapkan peribahasa tersebut.
Berdasarkan kamus linguistik, pengertian peribahasa adalah penggalan kalimat yang telah membeku bentuk, makna dan fungsi. Oleh sebab itu, peribahasa memiliki ciri struktur yang tetap alias tidak bisa diubah lagi. Kata-kata yang tersusun dalam peribahasa bisanya singkat, padat dan enak didengar. Tak mengherankan kalau peribahasa telah mengikat secara turun temurun di kehidupan masyarakat Indonesia hingga sekarang.
Jenis-Jenis Peribahasa
Ada 6 jenis peribahasa yang wajib kamu ketahui dalam struktur bahasa Indonesia yang menggambarkan kehidupan masyarakat berikut ini.
1. Bidal Atau Pameo
Merupakan salah satu jenis peribahasa yang memiliki makna sindiran, ejekan atau peringatan kepada para pendengar atau pembaca. Contoh peribahasa bidal antara lain malu bertanya sesat di jalan, hidup segan mati tak mau dan sebagainya.
2. Pepatah
Merupakan jenis peribahasa yang memiliki makna atau nasehat yang diberikan orangtua untuk mematahkan lawan bicara. Contoh pepatah antara lain bagai kejatuhan bulan, sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit dan sebagainya.
3. Perumpamaan
Merupakan jenis peribahasa yang berisi kelompok kata untuk mengungkapkan keadaan atau perbuatan seseorang dengan mengambil perbandingan dari alam sekitar. Biasanya perumpamaan diawali dengan kata bak, bagai, seperti dan sebagainya. Contoh peribahasa ini antara lain bagai pinang dibelah dua, bagai harimau menyembunyikan kuku dan masih banyak contoh perumpamaan lainnya.
4. Ungkapan
Merupakan jenis peribahasa yang memiliki makna kiasan tentang keadaan dan kelakuan yang dinyatakan dengan pepatah atau beberapa kata saja misalnya kabar angin, besar kepala, tangan besi, kepala dingin dan lain-lain.
5. Ibarat
Ibarat dikenal pula dengan tamsil atau kalimat kiasan yang menggunakan kata ibarat untuk membandingkan suatu hal. Contoh ibarat antara lain tua-tua keladi, makin tua makin menjadi.
6. Semboyan
Kalau peribahasa satu ini, kamu pasti sudah tidak asing lagi sebab sering digunakan dalam kehidupan harian. Semboyan adalah kalimat atau frasa yang digunakan sebagai gambaran prinsip hidup misalnya hemat pangkal kaya, rajin pangkal pandai, bersih pangkal sehat dan sebagainya.
Tentu masih ada banyak contoh peribahasa yang banyak digunakan dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Sebaiknya kamu memahami pengertian bahasa, jenis dan contoh jika ingin menerapkan dalam berinteraksi atau berkarya. Siapa tahu khazanah wawasan kamu mengenai kekayaan literasi semakin bertambah lho! Yuk, lestarikan peribahasa sebagai salah satu jati diri bangsa Indonesia!