Tipe Kepribadian Manusia Menurut Psikologi

Image: canva.com

Jenis Tipe Kepribadian Manusia Menurut Psikologi

Tuhan menciptakan manusia dengan berbagai macam karakter atau kepribadian yang berbeda. Semua kepribadian pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Alangkah baiknya Kamu mengetahui karakter atau kepribadian Kamu sejak awal agar bisa mengoptimalkan diri lebih positif. Berikut tipe kepribadian manusia menurut psikologi yang wajib Kamu ketahui.

1. Koleris

Kelebihan utama tipe koleris antara lain cerdas, analitis, logis, dan praktis. Tak heran kalau tipe koleris terlalu berorientasi pada tujuan sehingga mereka suka menghabiskan waktu bersama dengan orang yang memiliki minat atau profesionalitas yang sama. Tipe koleris juga tidak suka pembicaraan yang singkat dan lebih menyukai pembicaraan penuh makna.

Jika orang koleris harus bekerja sama dengan orang yang memiliki kepribadian lemah, maka mereka lebih suka bekerja sendiri. Terkadang koleris suka marah dan keras kepala, lho! Pekerjaan yang cocok untuk tipe koleris antara lain programmer, teknik, pekerja industri pengelolaan, dan masih banyak pilihan karir lain.

2. Tipe Sanguinis

Pribadi yang lebih ceria, ringan, lebih hidup, dan memiliki jiwa optimis tinggi. Si sanguinis suka petualangan dan memiliki toleransi tinggi pada risiko, namun bisa saja memiliki sikap yang sulit mentolerir kebosanan. Pekerjaan yang cocok untuk tipe sanguinis adalah seniman atau entertainer. Hal ini dikarenakan sanguinis mampu berpikir kreatif lebih dari kepribadian yang lain.

Namun, Kamu bisa pula memilih karir lain yang cocok untuk sanguinis seperti marketer, blog traveler, chef, ahli fashion atau olahraga.

3. Plegmatis

Tipe kepribadian manusia menurut psikologi selanjutnya adalah plegmatis. Plegmatis merupakan tipe orang yang cinta damai. Mereka suka mencari keharmonisan hubungan dengan keluarga, teman atau pasangan.

Baca Juga:  10 Alasan Memilih Jurusan Psikologi Bagi yang Bingung Mau Kuliah Apa

Orang yang memiliki tipe plegmatis biasanya cenderung menghindari konflik atau mampu menjadi seorang penengah. Tak heran kalau karir yang cocok untuk si plegmatis antara lain guru, perawat, psikolog, konseling, atau relawan sosial.

4. Melankolis

Berbanding terbalik dengan tipe sanguinis yang suka mencari hal-hal baru yang sarat petualangan, maka si melankolis lebih suka mempertahankan tradisi. Mereka adalah tipe orang yang mencintai keluarga, teman dan lingkungan. Jangan heran kalau tipe melankolis suka melakukan aksi sosial untuk menunjukkan kontribusi langsung. Hal ini didukung sifat sang melankolis yang lebih teliti.

Kalau memutuskan karir yang tepat untuk si melankolis, Kamu bisa menjadi seorang manajer, akuntansi, administrasi, dan lain-lain. Tipe melankolis merupakan pasangan ideal untuk Kamu yang suka dengan pelayanan maksimal. Wanita melankolis yang teliti, cermat dan mempertahankan tradisi mungkin cocok untuk Kamu. Hanya saja si melankolis terkadang suka menganggap rendah diri sendiri, padahal mereka memiliki kemampuan lebih baik.

Baca Juga:  Pengertian Psikologi, Fungsi Dan Tujuannya Dalam Kehidupan Manusia

Tipe kepribadian manusia menurut psikologi diatas mungkin bisa membantu Kamu dalam mengembangkan sikap. Semua orang pasti memiliki kepribadian yang berbeda sehingga wajib mengubah sikap bawaan menjadi lebih baik. Kamu pasti tidak ingin membuat orang lain kesal dengan sikap yang kurang menyenangkan, bukan?