Jika Kamu mendapat pelajaran kewarganegaraan, maka Kamu pasti akan mendapat materi tentang persatuan dan keberagamaan. Materi ini biasanya ada dalam “Integrasi Nasional dalam Bingkai” yang mana disana akan diajarkan pula tentang apa hubungan persatuan dan keberagaman, juga tentang cara menjaganya. Lalu seperti apa ulasannya? Yuk, simak dibawah ini!
Apa Hubungan Persatuan Dan Keberagaman?
Bangsa Indonesia dikenal dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang mana berarti berbeda-beda namun tetap satu jua. Lalu, adalah hubungan antara persatuan dan keberagaman dengan semboyan ini?
Jawabannya tentu saja ada. Persatuan dan keberagaman sangatlah dekat. Keduanya memiliki kaitan erat dengan semboyan bangsa Indonesia. Seseorang yang memupuk jiwa toleransi kepada keberagaman maka sudah memupuk jiwa persatuan dan kesatuan dalam dirinya. Tentu hal ini sangat dibutuhkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia yang mana terdiri dari banyak Suku Agama, Ras, dan Budaya.
Mengapa Persatuan Penting Untuk Indonesia?
Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, banyaknya keberagaman sangat mendasari kehidupan berbangsa kita. Untuk itulah diperlukan rasa persatuan yang tinggi bahwa kita ini satu darah, satu bangsa, dan satu tanah air agar bisa hidup rukun dan damai. Apalah gunanya saling bertengkar memperebutkan gelar yang paling baik, yang paling suci, atau yang paling mayoritas jika bangsa ini kacau.
Untuk itulah hubungan persatuan dan keberagaman sangat diharapkan mampu membenahi bangsa ini. pasalnya tanpa ada rasa persatuan, keberagaman yang identik dengan perbedaan dapat memecah konflik yang tentunya merugikan diri sendiri dan orang lain. Bayangkan pula jika tidak ada persatuan. Mungkin saja, negara ini yang dulunya dijajah Portugis, Belanda, hingga Jepang tidak akan merdeka seperti sekarang.
Politik memecah belah atau bahasa belandanya Devide et Impera tidak sanggup memecah bangsa Indonesia kala itu. jadi, kenapa kini kita bisa terpecah? Untuk itulah siswa diberi pelajaran pendidikan kewarganegaraan untuk bisa memupuk rasa persatuan dan menghindari konflik antar agama, suku, dan ras di Indonesia.
Bhinneka Tunggal Ika juga hampir sama maknanya dengan Unity in Diversity. Negara majemuk seperti Indonesia tentunya memang harus memiliki pilar kokoh untuk membuat semua keberagamannya tetap bersatu. Salah satu pilar tersebut adalah rasa persaudaraan sebangsa dan setanah air. Untuk itu, mari para siswa melihat kembali kepada semboyan negara yang ada di kaki burung garuda di Lambang Negara.
Sudahkah kita Bhinneka Tunggal Ika?
Jika belum, maka tugas para siswa sekalianlah untuk bisa mewujudkannya di masa yang akan datang. Jika sudah, maka tugas para siswa juga untuk tetap menjaganya agar bangsa ini tidak terpecah belah.
Yuk, jangan malas belajar hubungan persatuan dan keberagaman dalam pendidikan kewarganegaraan agar kita bisa selalu menjadi warga negara yang bangga. Semoga ulasannya bermanfaat ya!