Indonesia dikenal dengan beragam suku, agama, dan ras. Salah satu suku terbesar di Indonesia adalah suku Jawa. Memiliki bahasa sehari-hari sendiri, maka tidak heran Jawa menjadi sebuah suku yang tidak hanya kaya akan budaya, namun juga menarik untuk dipelajari. Nah, jurusan di Universitas yang mempelajarinya adalah mata kuliah Sastra Jawa.
Tidak hanya belajar tentang berbagai kesusastraan berbahasa Jawa, Kamu juga akan memahami konteks budaya Jawi itu sendiri. Apakah Kamu tahu bedanya sampeyan dan jenengan? Ataukah Kamu tahu bedanya Kulo dan Dalem? Jika tidak tahu dan Kamu tertarik untuk belajar, maka tidak ada salahnya Kamu menempuh jurusan satu ini. Yuk, simak ulasannya berikut ini!
Program studi yang menghasilkan para sarjana dengan kemampuan linguistik, filologi, dan sastra Jawa ini menjadi salah satu jurusan yang disukai para penyuka seni. Berbagai karya dengan bahasa Jawa sebagai pengantar akan dipelajari disana. Tidak hanya dibekali secara akademik, mahasiswa juga akan diajari cara menjadi seorang pewata, pengrawit, dan penembang berbahasa Jawa.
Itulah mengapa jurusan ini juga dilengkapi dengan berbagai laboratorium gamelan, ruang radio, hingga perpustakaan yang mendukung aktivitas belajar. Selain itu, UKM pun juga mendukung mata kuliah ini. Mulai dari UKM Karawitan, Ketoprak, hingga UKM Tari Klasik bisa mahasiswa sastra Jawa masuki.
Ada beberapa mata kuliah Sastra Jawa yang perlu untuk calon mahasiswa ketahui, antara lain :
1. Bahasa Jawa
Sebagai mahasiswa Sastra Jawa, tentu pandai berbahasa Jawa adalah syarat utama menempuh pendidikan ini.
2. Menulis Huruf Jawa
Tidak hanya mampu berbahasa Jawa, namun Kamu juga dituntut untuk bisa menulis huruf Jawa yang tentunya sangat berbeda dengan huruf alfabet biasa.
3. Budaya Jawa
Selain bahasa, budaya Jawa juga harus dipelajari di program studi satu ini.
4. Sejarah Sastra Jawa Klasik
Beragam sastra Jawa klasik juga perlu untuk diketahui para mahasiswa prodi ini, mulai dari Kakawin Ramayana, Kakawin Kresnayana, hingga Kakawin Smaradahana dan Kakawin Baharatayuddha.
5. Sejarah Sastra Jawa Modern
Era sastra yang dimulai lantaran adanya pengaruh penjajahan ini juga menjadi mata kuliah yang wajib dipelajari.
6. Tembang
Ada beragam tembang Jawa yang biasanya diajarkan di mata kuliah ini, contohnya Macapat.
7. Karawitan
Tembang identik dengan karawitan. Oleh sebab itu, mata kuliah ini hadir sebagai pelengkap mata kuliah tembang itu sendiri.
8. Pewayangan
Selain tembang, pewayangan juga perlu untuk dipelajari sehingga lulusannya tahu beragam cerita dan seluk-beluk dunia wayangan itu sendiri.
9. Bahasa Sansekerta
Mungkin bisa dibilang ini adalah mata kuliah terberat. Pasalnya, Kamu harus belajar bahasa yang digunakan di jaman dahulu kala ini dengan segala model penulisannya.
10. Penerjemahan
Terakhir, ada mata kuliah penerjemahan yang mengharuskan mahasiswa jurusan ini bisa menerjemahkan teks dari Indonesia ke Jawa, juga ke bahasa lainnya.
Demikian ulasan tentang mata kuliah Sastra Jawa. Semoga ulasannya bermanfaat.