Jenis-Jenis Soal TOEFL

Image: canva.com

Jenis-Jenis Soal TOEFL Dan Strategi Mengerjakan Soalnya

Tes TOEFL bukan hal asing buat Kamu yang hendak mendapatkan beasiswa ke luar negeri. Selain itu, TOEFL juga sering digunakan sebagai syarat masuk Perguruan Tinggi atau melamar pekerjaan di perusahaan bonafit. Ada tiga macam jenis TOEFL yaitu PBT, CBT dan IBT tetapi Indonesia hanya menggunakan satu jenis TOEFL yaitu ITP. Kamu masih bingung dan awam mengenai tes satu ini? Yuk, simak jenis-jenis soal TOEFL termasuk strategi mengerjakan berikut!

Tes TOEFL Listening Comprehension

Pada bagian pertama tes TOEFL ini, Kamu wajib memahami bentuk-bentuk perintah pada masing-masing part. Baca secara teliti setiap pilihan jawaban pada masing-masing soal ketika narrator membacakan rincian direction dan contoh soal. Kamu harus mendengarkan penuh konsentrasi agar bisa mengerjakan jenis soal section pertama ini.

Baca Juga:  10 Cara Menjawab Soal TOEFL Structure Bagi Yang Akan Tes

Kemampuan listening Kamu sangat dibutuhkan untuk bisa mengerjakan seluruh soal yang disebutkan narator. Setidaknya ada tiga part yang harus Kamu kerjakan agar memiliki skor tinggi di tes Listening Comprehension ini yaitu bagian short conversation, longer conversation dan talks.

Tes TOEFL Structure and Written Expression

Jenis-jenis soal TOEFL bagian Structure and Written Expression ini mematok strategi khusus agar bisa mengerjakannya secara lancar. Kunci mengerjakan soal ini antara lain Kamu harus memperhatikan kalimat yang dipertanyakan dalam soal, memperhatkan dan meneliti jawaban yang tersedia sebelum memilih jawaban yang tepat.

Jika Kamu tidak ingin menghabiskan banyak waktu pada bagian ini, bisa membaca kata atau kelompok kata yang digarisbawahi. Kalau soal Structure and Written Expression tidak bisa diidentifikasi dengan baik, selalu baca kalimat soal secara menyeluruh agar bisa menemukan solusi jawaban yang tepat.

Tes TOEFL Reading Comprehension

Pada tahap tes akhir Reading Comprehension, Kamu sebaiknya menghitung alokasi waktu untuk mengerjakan keseluruhan soal. Sebaiknya jangan terlalu lama menghabiskan waktu membaca teks bacaan. Perhatikan pertanyaan pada jawaban dan ingat kuncinya tanpa harus panik terlebih dahulu kalau tema bacaan bukan disiplin ilmu yang Kamu pelajari. Lakukan previewing untuk mengetahui topik bacaan agar Kamu memiliki gambaran soal.

Memperhatikan kalimat pada paragraf pertama sebuah bacaan sangat penting agra Kamu bisa mengetahui ide utama bacaan. Kamu harus memahami konteks bacaan, melakukan scanning informasi data dan fakta serta melakukan inferasi atau penyimpulan.

Selain itu, Kamu harus memiliki konsentrasi penuh saat membaca bacaan agar bisa menarik informasi lebih akurat. Ada baiknya senantiasa meningkatkan kecepatan membaca sebelum ujian TOEFL dilakukan.

Baca Juga:  10 Tips Belajar TOEFL Sendiri Tanpa Perlu Ikut Les

Semakin banyak intensitas membaca akan membuat Kamu juga lebih cepat memahami informasi sebuah bacaan tanpa harus membaca secara keseluruhan. Kamu lebih bisa memaksimalkan waktu untuk mengerjakan soal tanpa harus membuang waktu untuk membaca bacaan berisi paragraf panjang.

Memiliki persiapan yang matang akan membuat Kamu bisa lulus tes TOEFL dengan mudah. Yuk, lakukan persiapan dengan rutin mengerjakan jenis-jenis soal TOEFL! Skor TOEFL yang tinggi akan mempermudah langkah Kamu mendapatkan impian terbaik!