Mengambil jurusan yang berkaitan dengan ekonomi yang berperan dalam pembangunan negara, kenapa tidak? Bila Kamu tertarik pada jurusan yang masih berkaitan dengan angka, maka pertimbangkan masuk jurusan Ekonomi Pembangunan. Apakah jurusan Ekonomi Pembangunan itu sulit yang membuat Kamu susah lulus nanti? Supaya Kamu bisa lebih yakin ambil jurusan ini, sebaiknya baca ulasan lengkap di bawah ini. Berikut fakta dan seluk beluk perkuliahan yang menjawab pertanyaan apakah jurusan Ekonomi Pembangunan sulit yaitu :
1. Tentang program studi
Program studi ini mempelajari ilmu ekonomi pada umumnya, tetapi lebih fokus pada pembangunan negara di segala sektor. Tentu Kamu yang suka pada ilmu dinamis, maka program studi ini tidak akan sulit kedepannya.
2. Wajib tertarik pada ilmu Ekonomi dan Matematika
Pastikan Kamu memang punya ketertarikan pada ilmu Ekonomi dan Matematika atau minimal memiliki kemampuan dasar di bidang tersebut. Meski anak IPS lebih direkomendasikan masuk Ekonomi Pembangunan, tetapi anak IPA bisa juga masuk ke jurusan dengan belajar dari nol.
3. Mata kuliah yang dipelajari
Mata kuliah Ekonomi Pembangunan tidak sulit bila Kamu memang punya passion di bidangnya. Kamu akan belajar mata kuliah tentang bisnis, Matematika keuangan, ekonomi mikro dan makro, perencanaan ekonomi, dan masih banyak matkul seru lainnya.
4. Karakter mahasiswa yang diutamakan
Mahasiswa Ekonomi Pembangunan diutamakan memiliki karakter yang mendukung proses belajar seperti teliti, detail, kritis, rasional, senang berhitung, dan sikap yang relevan dengan ilmu Ekonomi Pembangunan yang dinamis.
5. Persaingan tidak begitu ketat
Passing grade Ekonomi Pembangunan lebih rendah dibandingkan jurusan di Fakultas Ekonomi lain, misalnya Manajemen, Akuntansi atau lainnya. Biasanya kelas Ekonomi Pembangunan juga lebih sedikit sehingga persaingan tidak begitu ketat. Meskipun demikian, Ekonomi Pembangunan di PTN ternama menjadi salah satu prodi favorit yang memiliki banyak peminat.
6. Tugas perkuliahan
Tugas perkuliahan terbilang santai sebab Kamu bisa mengikuti jam kuliah reguler sesuai jadwal, tugas membuat makalah, membuat laporan kegiatan, presentasi, dan lain-lain seperti tugas mahasiswa pada umumnya.
7. Harus selalu update informasi terbaru
Ekonomi Pembangunan memberikan materi yang dinamis sehingga Kamu harus selalu update informasi atau isu-isu terkini, khususnya mengenai perekonomian baik nasional dan internasional. Harus rajin membaca buku dan berita terbaru agar tahu perubahan harga, kelangkaan barang, krisis moneter, utang luar negeri, dan lain-lain.
8. Punya lebih banyak waktu
Maksud poin ini adalah Kamu bisa mengatur waktu dengan baik bila ingin bergabung organisasi atau mengikuti kegiatan lain. Hal ini dikarenakan anak Ekonomi Pembangunan tidak memiliki jadwal praktikum yang padat seperti anak SAINTEK. Pastikan Kamu punya rencana mengatur waktu kuliah sebaik mungkin agar bisa memaksimalkan potensi dengan baik, ya!
9. Magang
Ekonomi Pembangunan membuat Kamu stress bila tidak menyukai hitungan atau kurang merasa memiliki passion di bidang ini. Namun, Kamu yang suka berhitung dan menganalisa data dengan baik akan merasakan momen magang atau PKL sebagai peluang mendapatkan pengalaman terbaik.
10. Skripsi
Bila sudah menyelesaikan 144 SKS dengan baik, maka Kamu bisa dipastikan lulus setelah menjalani sidang skripsi. Tentu pengambilan skripsi merupakan tantangan yang dianggap sulit selama kuliah sehingga Kamu harus mempersiapkan sejak awal. Diskusi dengan senior dan dosen pembimbing skripsi akan membantu Kamu lulus tepat waktu.
Kini Kamu bisa menjawab sendiri apakah jurusan Ekonomi Pembangunan itu sulit atau tidak. Kuliah bakalan lebih susah kalau Kamu tidak memiliki minat atau awam dengan apa yang akan Kamu pelajari selama delapan semester kedepan. Pastikan Kamu benar-benar mengetahui seluk beluk prodi dan rencana karir yang relevan, ya!