Peluang Atau Prospek Kerja Ekonomi Pembangunan

Image: canva.com

10 Peluang Atau Prospek Kerja Ekonomi Pembangunan Dan Gajinya

Bagi sebagian orang, jurusan ekonomi pembangunan pada jenjang perguruan tinggi mungkin belum terlalu akrab di telinga. Padahal jurusan ini memiliki prospek dan peluang kerja yang cukup bagus. Sebagai bagian dari ilmu ekonomi, peluang atau prospek kerja ekonomi pembangunan sama luasnya dengan jurusan ilmu ekonomi lainnya.

Jika Kamu belum mengenal jurusan ekonomi pembangunan ini, mari berkenalan lebih dekat dengan salah satu jurusan tingkat perguruan tinggi ini. Jurusan ekonomi pembangunan merupakan jurusan yang mempelajari ilmu ekonomi dari perspektif pembangunan, baik pembangunan yang sudah, sedang atau akan terjadi di negara berkembang. Ekonomi pembangunan termasuk dalam rumpun soshum dan menjadi bagian dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Baca Juga:  Perkiraan Biaya Kuliah Ekonomi Pembangunan Untuk Jenjang S1

Meskipun kalah populer dengan jurusan lainnya di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, jurusan ekonomi pembangunan memiliki prospek kerja yang sama luasnya. Untuk Kamu yang ingin masuk ke jurusan ini atau sudah lulus dari jurusan ini, berikut ini adalah 10 peluang atau prospek kerja ekonomi pembangunan untuk menjadi referensi Kamu.

1. Instansi Pemerintahan

Yang pertama, lulusan ekonomi pembangunan memiliki peluang kerja di berbagai instansi pemerintahan. Instansi-instansi yang cocok untuk para lulusan ekonomi pembangunan misalnya Bank Indonesia, Badan Pengawas Keuangan, pegadaian, perpajakan, Bappenas, atau Bappeda.

Baca Juga:  10 Jurusan Ekonomi Pembangunan Terbaik Di Indonesia Untuk Jenjang S1

Kisaran gaji yang didapatkan oleh pegawai pemerintahan sangat beragam, mulai dari Rp.2.000.000 hingga mencapai Rp.30.000.000 per bulan.

2. Dosen Atau Tenaga Pengajar

Yang kedua, sebagai lulusan ekonomi pembangunan Kamu juga memiliki kompetensi untuk menjadi dosen atau tenaga pengajar. Terlebih saat ini semakin banyak universitas yang membuka jurusan ini dan membutuhkan tenaga pengajar yang kompeten dalam bidang tersebut. Namun yang perlu diingat, Kamu perlu memiliki ijazah minimal S2 untuk bisa menjadi dosen di sebuah universitas.

Kisaran gaji rata-rata yang didapatkan oleh seorang dosen adalah Rp.5.000.000 per bulan.

Baca Juga:  10 Alasan Memilih Jurusan Ekonomi Pembangunan Bagi Yang Bingung

3. Research And Development

Yang ketiga, Kamu bisa bekerja di bidang Research & Development. Research and Development atau R&D adalah bagian yang bertugas untuk mengelola sejumlah dana untuk kepentingan riset dan pengembangan berbagai teknologi baru. Hasil riset ini dibutuhkan untuk meningkatkan dan menganalisa produk suatu perusahaan.

Kisaran gaji yang didapatkan oleh seorang karyawan yang bekerja di bidang Research and Development adalah Rp.4.000.000 per bulan.

4. Lembaga Swadaya Masyarakat

Yang keempat, lulusan dari jurusan ekonomi pembangunan bisa memilih bekerja di Lembaga Swadaya Masyarakat. Berbagai Lembaga Swadaya Masyarakat atau LSM pasti membutuhkan para lulusan ekonomi pembangunan untuk menganalisa berbagai hal terkait dengan pembangunan industri, ekonomi perbankan, dan analisa-analisa lainnya.

Baca Juga:  Mengenal Beberapa Mata Kuliah Ekonomi Pembangunan Untuk Jenjang S1

Kisaran gaji yang diterima ketika Kamu bekerja di LSM adalah Rp3.500.000 hingga mencapai Rp10.000.000 per bulan.

5. Analis Bisnis

Yang kelima, Kamu bisa berkarir menjadi seorang analis bisnis. Apa itu? Analis bisnis adalah orang yang bekerja untuk menganalisa berbagai kebutuhan bisnis suatu perusahaan atau permasalahan-permasalahan penting lainnya seputar ekonomi. Analis bisnis juga dibutuhkan untuk melakukan analisa terkait pengembangan bisnis.

Kisaran gaji yang didapatkan seorang analis bisnis adalah Rp5000.000 per bulan.

6. Analis Pasar

Selain menjadi analis bisnis, peluang atau prospek kerja ekonomi pembangunan selanjutnya adalah menjadi analis pasar. Tugas Kamu bukan menganalisa kegiatan yang ada di pasar tradisional atau sejenisnya, melainkan lebih ke arah pasar modal. Analis pasar banyak dibutuhkan oleh para investor dan perusahaan sekuritas untuk melakukan riset mengenai saham dan prospek bisnis di pasaran.

Baca Juga:  Mengenal Beberapa Mata Kuliah Ekonomi Pembangunan Untuk Jenjang S1

Kisaran gaji yang didapatkan oleh seorang analis pasar adalah Rp7.000.000 per bulan.

7. Ahli Ekonomi

Yang ketujuh, Kamu juga bisa menjadi seorang ahli ekonomi, dalam hal ini adalah ahli ekonomi pembangunan. Seorang ahli ekonomi bekerja dengan melakukan riset, memantau data yang terkumpul, menganalisa berbagai informasi, dan membuat laporan mengenai masalah-masalah yang berkaitan dengan kegiatan ekonomi.

Nantinya, hasil laporan yang Kamu buat bisa digunakan sebagai referensi di dunia pendidikan atau bahkan mempengaruhi pengambilan keputusan terkait ekonomi di negeri ini.

Lalu, berapa gaji yang didapatkan ahli ekonomi? Gaji seorang ahli ekonomi berpengalaman bisa mencapai nominal Rp.17.000.000 per bulan.

Baca Juga:  10 Alasan Memilih Jurusan Ekonomi Pembangunan Bagi Yang Bingung

8. Data Analyst

Yang kedelapan, Kamu sebagai lulusan dari jurusan ekonomi pembangunan bisa berkarir sebagai seorang data analyst. Data analyst adalah pekerjaan dimana Kamu harus mencari dan mengumpulkan data-data yang nantinya Kamu ubah dan sajikan dalam bentuk angka dan menerjemahkan kepada klien atau perusahaan melalui bahasa yang lebih sederhana.

Di masa depan, ketika data menjadi salah satu hal yang penting, pekerjaan ini menjadi salah satu pekerjaan yang banyak dibutuhkan. Untuk itu, Kamu bisa mempersiapkan diri agar bisa memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan industri di masa depan.

Baca Juga:  Perkiraan Biaya Kuliah Ekonomi Pembangunan Untuk Jenjang S1

Kisaran gaji yang didapatkan oleh seorang data analyst adalah Rp5.000.000 per bulan.

9. Karyawan Perusahaan Internasional

Yang kesembilan, Kamu bisa berkarir di perusahaan bertaraf internasional. Lulusan ekonomi pembangunan juga banyak dibutuhkan di berbagai perusahaan internasional. Perusahaan-perusahaan ini membutuhkan lulusan ekonomi pembangunan untuk menganalisa hal-hal terkait pembangunan industri atau analisa perbankan.

Kisaran gaji yang diperoleh karyawan di perusahaan internasional adalah Rp5.000.000 hingga mencapai Rp.30.000.000 per bulan.

10. Pengusaha

Terakhir, Kamu bisa meniti karir sebagai seorang pengusaha. Dengan ilmu ekonomi pembangunan yang Kamu miliki, Kamu tentu bisa membuka bisnis sendiri. Kamu juga akan lebih paham tehnik menganalisa bisnis Kamu. Penghasilan yang akan didapat juga bervariasi tergantung kesuksesan bisnismu.

Baca Juga:  10 Jurusan Ekonomi Pembangunan Terbaik Di Indonesia Untuk Jenjang S1

Itulah beberapa peluang atau prospek kerja ekonomi pembangunan yang bisa Kamu jadikan referensi. Jangan khawatir jika gajimu masih sedikit karena seiring waktu dan kemampuan yang Kamu miliki, gaji yang Kamu dapatkan juga akan ikut naik. Semoga ulasannya bermanfaat ya!