Tahapan Menjadi Apoteker

Image: canva.com

Tahapan Menjadi Apoteker Yang Perlu Kamu Ketahui

Apoteker merupakan sebutan untuk mereka yang sudah mengambil sumpah profesi apoteker. Setelah mendapatkan izin, mereka biasanya melakukan praktik di apotek atau rumah sakit. Tugasnya adalah meracik obat sesuai dengan resep dokter. Jika Kamu ingin bekerja di bidang ini, Kamu perlu tahu tahapan menjadi apoteker.

Ada cara cepat untuk bekerja di bidang farmasi ini, yaitu dengan cara masuk ke SMK Farmasi. Setelah lulus dari sekolah ini, Kamu bisa langsung bekerja sebagai asisten apoteker di apotek-apotek terdekat. Kamu bisa mendapatkan gaji yang setara dengan UMR yang berlaku di daerahmu.

Tahapan menjadi apoteker lainnya adalah melalui jalur perguruan tinggi. Ada beberapa tahap yang perlu Kamu lalui, yaitu :

Baca Juga:  10 Cara Menjadi Apoteker Yang Perlu Kamu Ketahui

1. Berasal Dari Jurusan IPA Di SMA

Untuk menjadi apoteker, harus Kamu mulai sejak memilih penjurusan di SMA. Program studi Farmasi merupakan rumpun saintek sehingga hanya Kamu yang berasal dari jurusan IPA yang bisa masuk ke prodi ini.

2. Pilih Program Studi Farmasi Di Perguruan Tinggi

Setelah Kamu lulus dari jenjang SMA, Kamu harus memilih program studi S1 Farmasi di perguruan tinggi. Dari sekian banyak perguruan tinggi yang memiliki program studi ini, pilihlah kampus dengan akreditasi minimal B. Kenapa? Karena mayoritas perusahaan hanya membuka lowongan dari lulusan prodi dengan akreditasi A atau B.

3. Lulus S1 Farmasi

Masuk dan diterima menjadi mahasiswa di program studi S1 Farmasi tidak begitu saja menjadikan Kamu seorang apoteker. Masih ada tahapan menjadi apoteker lainnya yang harus Kamu lalui.

Baca Juga:  10 Tugas Apoteker Di Rumah Sakit Yang Perlu Kamu Tau

Setelah diterima di prodi ini, Kamu harus berkomitmen untuk menyelesaikan pendidikan yang sudah Kamu mulai. Ikuti semua perkuliahan yang ada. Ikuti program magang yang ada. Kerjakan tugas akhir sebagai syarat lulus. Jika sudah berhasil lulus dan wisuda, Kamu akan mendapat gelar S.Farm. di belakang namamu.

4. Pilih Pendidikan Profesi Apoteker

Lulus dari program studi S1 Farmasi belum menjadikan Kamu seorang apoteker. Namun Kamu sudah bisa memulai karir setelah lulus, misalnya dengan menjadi sales di bidang farmasi. Jika ingin menjadi apoteker, Kamu perlu melanjutkan pendidikan profesi apoteker.

Pendidikan profesi ini cukup singkat, hanya butuh waktu satu tahun, yaitu enam bulan materi, tiga bulan kerja lapangan, dan sisanya untuk menulis laporan akhir.

Baca Juga:  Mana Pekerjaan Yang Menjanjikan? Apoteker Atau Teknik Kimia?

5. Sumpah Profesi Apoteker

Jika Kamu sudah selesai menulis laporan akhir, Kamu akan diambil sumpah profesi apoteker. Ini merupakan tahap akhir untuk mendapatkan gelar apoteker. Setelah lulus pendidikan profesi, Kamu juga akan mendapatkan sertifikat kompetensi.

6. STRA Dan SIPA

Untuk bisa bekerja secara legal, Kamu harus mengurus Surat Tanda Registrasi Apoteker (STRA) dan Surat Izin Praktik Apoteker (SIPA).

Nah, itulah tahapan menjadi apoteker. Meskipun prosesnya cukup panjang, Kamu harus menjalani setiap tahapannya dengan sepenuh hati demi terwujudnya cita-cita untuk menjadi apoteker profesional.