Perbedaan TPA Dan TPS

Image: canva.com

10 Perbedaan TPA Dan TPS Pada UTBK Yang Perlu Kamu Tau

Bagi Kamu yang bersiap menjalani ujian tulis berbasis komputer atau UTBK, Kamu harus mempersiapkan diri dengan dua jenis tes, yaitu tes potensi akademik atau TPA dan tes potensi skolastik atau TPS yang menjadi bagian dari tes UTBK tersebut. Bagi Kamu yang belum memahami kedua tes ini, berikut beberapa perbedaan TPA dan TPS pada tes UTBK yang perlu Kamu ketahui.

1. Pengertian

Sebelum masuk ke berbagai perbedaannya, Kamu harus mengerti terlebih dahulu apakah itu TPA dan TPS. Yang dimaksud dengan TPA ialah tes potensi akademik, sementara TPS merupakan kepanjangan dari tes potensi skolastik.

Baca Juga:  Jenis-Jenis Soal Tes Potensi Akademik (TPA) Dan Fungsinya

2. Fungsi Tes

Tes potensi akademik atau TPA berfungsi untuk melihat bagaimana kemampuan akademik atau intelektual calon mahasiswa, sementara fungsi dari tes potensi skolastik atau TPS merupakan untuk menguji dan mencari tahu kemampuan kognitif dari calon mahasiswa tersebut.

3. Prodi Yang Dipilih

Untuk tes potensi skolastik, apapun pilihan program studi yang Kamu pilih, Kamu akan tetap mendapat tes potensi skolastik yang sama. Lain halnya untuk soal TPA. Calon mahasiswa yang memilih program studi sains dan teknologi akan mendapat tes potensi akademik seputar saintek, sementara calon mahasiswa yang memilih program studi sosial dan hukum akan mendapat tes potensi akademik seputar soshum.

Baca Juga:  Apa Itu Tes Potensi Skolastik (TPS) Pada UTBK? Berikut Penjelasannya

4. Waktu Pengerjaan

Waktu pengerjaan TPA dan TPS ini dibedakan berdasarkan pilihan jurusan. Waktu pengerjaan TPS dan TPA saintek dan soshum akan diberi waktu 180 menit. Sementara Kamu yang memilih kelompok ujian campuran akan mendapat waktu pengerjaan TPA dan TPS selama 255 menit.

5. Bobot Penilaian

Perbedaan TPA dan TPS selanjutnya ada pada bobot penilaian. Setiap tes baik TPA dan TPS akan diberi bobot penilaian masing-masing yang nantinya akan diakumulasikan sebagai nilai tes UTBK Kamu.

6. Kemampuan Yang Dinilai

Baca Juga:  10 Tips Menghadapi Tes Potensi Skolastik (TPS) Pada UTBK

Pada tes potensi akademik, kemampuan yang dinilai ialah bagaimana kemampuan Kamu memahami materi pelajaran di sekolah. Sementara pada TPS, yang dinilai adalah kemampuan logika, nalar, atau pemahaman yang dibutuhkan disamping kemampuan akademik.

7. Jumlah Soal

Jumlah soal yang harus Kamu kerjakan dalam tes potensi skolastik adalah sebanyak 80 soal. Sementara untuk soal TPA saintek adalah sebanyak 80 soal dan TPA soshum sebanyak 100 soal.

8. Waktu Pengerjaan

Waktu pengerjaan yang diberikan untuk masing-masing subtes pada TPS adalah sekitar 25 dan 35 menit. Sementara waktu pengerjaan yang diberikan untuk masing-masing subtes pada TPA saintek adalah 22,5 menit dan untuk TPA soshum adalah 18 menit.

Baca Juga:  Apa Itu Tes Potensi Akademik (TPA) Pada UTBK? Berikut Penjelasannya

9. Bentuk Tes

Bentuk tes pada TPS ialah berupa penalaran umum, pemahaman bacaan dan menulis, pengetahuan dan pemahaman umum, dan pengetahuan kuantitatif. Sementara bentuk tes pada TPA adalah matematika, fisika, biologi, kimia, sejarah, geografi, dan ekonomi.

10. Materi Yang Harus Dipelajari

Materi yang harus Kamu pelajari untuk menguasai TPA adalah materi-materi pelajaran dan pengetahuan umum. Sementara untuk TPS, Kamu harus mempelajari materi-materi yang berkaitan dengan penalaran dan logika.

Itulah perbedaan TPA dan TPS pada tes UTBK yang perlu Kamu ketahui. Semoga informasi di atas bisa menambah pengetahuan Kamu, ya.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *