Dosen merupakan salah satu profesi yang memiliki prestise menarik di mata masyarakat sejak dulu sampai sekarang. Tidak hanya bisa mengembangkan diri di bidang akademik, Kamu yang sudah menjadi dosen berstatus ASN bisa mendapatkan gaji yang memuaskan. Kamu bisa menjadi dosen muda sejak lulus kuliah asal memenuhi persyaratan yang ditentukan. Bagaimana cara menjadi dosen muda yang bisa Kamu rencanakan sejak awal kuliah?
Bila ingin menjadi dosen di usia muda baik dosen berstatus ASN atau dosen honorer, maka Kamu harus tahu cara menjadi dosen muda sebagai berikut :
1. Usahakan lulus kuliah tepat waktu
Kuliah jenjang S1 yang lulus 3-3,5 tahun bukan hal yang mustahil asal Kamu komitmen dan konsisten. Nilai IPK yang tinggi bisa membantu Kamu mengambil SKS lebih banyak pada semester selanjutnya hingga lulus tepat waktu dengan nilai cumlaude.
2. Mencoba pengalaman mengajar
Ingin meningkatkan keterampilan berbicara di depan umum atau mengajar di kelas? Tidak ada salahnya mencoba pengalaman mengajar sejak dini, misalnya Kamu menjadi asisten dosen, guru les, tentor online, dan lain-lain.
3. Mengambil beasiswa atau peluang lanjut S2
Peluang lanjut S2 harus Kamu perhatikan bila ingin menjadi dosen yang memiliki aturan gelar akademik minimal magister. Bila bisa melanjutkan S2 ke luar negeri dengan program beasiswa, Kamu harus mengambilnya sekarang juga.
4. Memiliki skor TOEFL minimal 500
Bila Kamu ingin melamar pekerjaan sebagai dosen di PTN atau PTS, Kamu harus tahu bahwa skor TOEFL yang dimiliki minimal 500.
5. Memiliki kualifikasi menjadi dosen
Kualifikasi menjadi dosen harus Kamu pahami sejak awal mulai memiliki gelar akademik minimal lulusan S2, sedangkan dosen pascasarjana harus minimal memiliki gelar doktor. Selain itu, Kamu wajib memenuhi persyaratan tambahan yang diberikan pihak kampus baik negeri atau swasta.
6. Memiliki prestasi akademik atau non akademik yang bagus
Prestasi akademik yang bagus akan menunjang peluang Kamu diterima sebagai dosen tetap di kampus. Bila Kamu punya prestasi luar biasa di luar akademik juga bisa menjadi pertimbangan tersendiri, lho! Tidak ada salahnya mulai rajin membaca buku, belajar menulis esai, meningkatkan keterampilan public speaking, menguasai bahasa asing, dan poin pendukung lainnya.
7. Memiliki keterampilan dan kepribadian baik
Kamu wajib memiliki keterampilan yang bisa memberikan poin unggul dibandingkan pesaing lain, termasuk punya kepribadian yang bagus. Jiwa profesional seorang dosen yang disiplin, aktif, komitmen, dan berbagai sikap positif lain bisa menjadi pertimbangan di mata perekrut.
8. Meningkatkan lebih banyak relasi
Lebih banyak jaringan dan relasi yang Kamu miliki sejak masih berstatus mahasiswa bisa membantumu mendapatkan pekerjaan sebagai dosen pemula.
9. Aktif mencari informasi lowongan dosen
Setiap waktu Kamu bisa menemukan lowongan menjadi dosen di PTN atau PTS sesuai kualifikasi yang diinginkan, misalnya dosen tetap, dosen kontrak hingga dosen luar biasa yang lebih fleksibel.
10. Mencoba peluang bekerja sebagai dosen honorer
Menjadi dosen ASN memang memiliki kelebihan dari segi gaji dan tunjangan, tetapi Kamu bisa mencoba peluang menjadi dosen honorer atau dosen luar biasa. Menjadi dosen yang tidak terikat dengan kampus memang menawarkan gaji per jam mengajar atau per SKS, tetapi Kamu bisa memiliki jadwal mengajar di kampus lain, kok.
Cara menjadi dosen muda memang tidak mudah mengingat persaingan yang semakin ketat, tetapi Kamu bisa merencanakan karir mulai sekarang.