Gaji Web Designer

Image: canva.com

Perkiraan Gaji Web Designer Atau Pendapatannya Dalam 1 Bulan

Web designer merupakan pekerjaan yang selalu berkembang dan harus diasah untuk mengikuti perkembangan desain terkini. Dalam pekerjaannya, web designer menawarkan jasa untuk membuat web dan jasa mengenai keterampilan lainnya seperti komunikasi serta memahami search engine optimization (SEO). Namun, gaji web designer juga ditentukan oleh hal-hal yang diluar keterampilan tersebut.

Seperti halnya di banyak tempat di Indonesia, gaji seorang perancang situs web juga ditentukan oleh tiga hal berikut ini:

1. Tempat Bekerja

Web designer dapat bekerja secara lepas dengan menjadi freelance atau bekerja di perusahaan, lembaga, organisasi, maupun instansi pemerintahan. Setiap instansi memiliki standar gaji yang berbeda. Namun, pekerjaan ini dapat dimulai dengan gaji sekitar Rp 4.000.000.

Bagi seorang freelancer, fee atau pembayaran tergantung pada kesepakatan dan kontrak dari klien. Freelancer juga bisa menentukan besarnya harga jasa perancangan webnya. Jika freelancer sudah memiliki portfolio yang banyak dan terpercaya, freelancer bisa memberikan harga yang tinggi, misalnya dimulai dari Rp 4.500.000 atau lebih untuk pembuatan web.

Institusi bisa menawar harga di bawah tawaran freelancer apabila belum sepakat mengenai harga. Namun, hal yang perlu diingat adalah jasa ini merupakan ujung tombak perusahaan. Oleh karena itu, pembiayaan freelancer sebaiknya sesuai dengan skill yang dimiliki.

2. UMR Tempat Bekerja

Gaji web designer juga bisa ditentukan oleh upah minimum regional tempat desainer bekerja apabila berada di perusahaan, organisasi, atau institusi tertentu. UMR ditentukan oleh daerah tersebut dan disesuaikan oleh tempat bekerja.

Baca Juga:  10 Tugas Web Designer Yang Perlu Kamu Pahami

Berbeda dengan freelancer, standar gaji yang diberikan bisa melebihi UMR karena berdasarkan jasa yang dimiliki. Freelancer juga dapat menggunakan standar UMR sebagai batas bawah harga dari jasanya. Hal ini ditentukan juga dari jam terbang dan juga portfolio yang ditawarkan freelancer.

3. Jenjang Karir

Salah satu perkiraan gaji yang diterima oleh web designer adalah jenjang karir baik itu dalam perusahaan maupun sebagai freelancer. Dalam perusahaan, web designer bermula dari entry level atau pemula. Web designer pemula biasanya belum memiliki banyak pengalaman.

Jenjang karir berikutnya adalah web designer junior yang telah memiliki pengalaman dan masuk ke dalam jenjang karir menengah. Selanjutnya, terdapat web designer senior yang sudah memiliki banyak portfolio, serta telah lama berkecimpung di dunia desain web.

Baca Juga:  Apa Itu Web Designer? Berikut 10 Hal Penjelasan Tentang Web Designer

Meskipun demikian, entry level atau pemula juga dapat membuat situs web yang berkualitas asalkan memiliki keterampilan lain yang bisa ditonjolkan seperti kreatif, berpikir out of the box, dan juga mau banyak belajar.

Gaji web designer antara freelancer dan seseorang yang menjadi karyawan tetap memiliki perbedaan. Freelancer bisa menentukan besarnya harga untuk jasa mereka, sedangkan karyawan memiliki gaji yang tetap. Semoga informasi kali ini bermanfaat buat Kamu ya.