Biaya Kuliah Aktuaria

Image: canva.com

Perkiraan Biaya Kuliah Aktuaria Untuk Jenjang S1

Jurusan ilmu aktuaria merupakan jurusan di perguruan tinggi dimana Kamu akan mempelajari mengenai analisa dan resiko keuangan suatu proyek atau perusahaan terutama resiko yang akan terjadi di masa yang akan mendatang. Di Indonesia, jurusan ini memang belum cukup familiar sehingga belum banyak yang tahu perihal biaya kuliah aktuaria dan baru beberapa perguruan tinggi negeri dan swasta saja yang menyelenggarakan pendidikan ilmu aktuaria ini.

Terhitung yaitu lima perguruan tinggi negeri dan empat perguruan tinggi swasta. Padahal, prospek kerja lulusan ilmu aktuaria cukup banyak dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan besar untuk menganalisa resiko keuangan mereka.

Mengingat belum banyaknya pesaing Kamu di jurusan aktuaria, ini merupakan kesempatan untuk Kamu mendalami jurusan ini di perguruan tinggi negeri. Untuk menyelesaikan jenjang S1 ilmu aktuaria, Kamu tentu harus mempersiapkan anggaran finansial untuk biaya kuliah Kamu selama menjalani pendidikan tersebut. Berikut perkiraan biaya kuliah aktuaria untuk Kamu yang sedang mempertimbangkan untuk memasuki jurusan ini di perguruan tinggi.

Baca Juga:  10 Peluang Atau Prospek Kerja Aktuaria Dan Gajinya

1. Biaya Per Semester

Biaya kuliah yang perlu Kamu persiapkan tentu adalah biaya per semester yang perlu Kamu bayarkan setiap enam bulan sekali. Karena Kamu akan menempuh jenjang S1 untuk menempuh jurusan ilmu aktuaria ini, Kamu Kamu harus menyiapkan anggaran untuk minimal delapan semester.

Jurusan aktuaria di Indonesia sendiri saat ini baru dibuka di beberapa perguruan tinggi negeri seperti UI, IPB, UGM, ITB, dan Institut teknologi Sepuluh November. Perguruan tinggi perguruan tinggi negeri ini menetapkan sistem UKT atau Uang Kuliah Tunggal untuk biaya semester mahasiswanya.

Besaran UKT ini akan berbeda pada setiap mahasiswa sesuai dengan kemampuan finansial keluarganya, termasuk juga untuk biaya kuliah aktuaria. Biaya UKT yang perlu Kamu persiapkan yaitu mulai dari Rp.500.000 hingga Rp.8.000.000.

Sementara untuk jurusan aktuaria di perguruan tinggi swasta Kamu harus mempersiapkan uang semester sekitar Rp.3.000.000 hingga Rp.8.000.000 per semester.

2. Biaya Kuliah Sampai Lulus

Selain biaya per semester yang harus Kamu persiapkan, ada juga biaya-biaya lain yang harus Kamu anggarkan untuk menjalani proses kuliah hingga lulus. Di awal masuk kuliah, Kamu harus mempersiapkan uang masuk atau uang bangunan yang jumlahnya bervariasi tergantung perguruan tinggi yang Kamu masuk, sekitar Rp.3.00.000 hingga Rp.10.000.000.

Selain uang bangunan, Kamu juga harus mempersiapkan biaya untuk mengerjakan tugas-tugas dan kegiatan praktek, minimal sekitar Rp. 500.000 per bulan. Di akhir perkuliahan, Kamu juga harus menyiapkan anggaran untuk mengerjakan skripsi, minimal mempersiapkan sekitar Rp.3.000.000.

Baca Juga:  10 Alasan Memilih Jurusan Aktuaria Bagi Yang Bingung

Itulah perkiraan biaya kuliah aktuaria untuk referensi bagi Kamu yang ingin masuk jurusan ini di perguruan tinggi. Biaya tersebut tentu hanya berupa gambaran umum saja. Setiap perguruan tinggi mungkin saja menetapkan biaya yang berbeda, begitu pula setiap mahasiswa akan memiliki kebutuhan yang berbeda-beda.