Perbedaan Sekolah Inklusi Dan SLB

Image: canva.com

Apa Perbedaan Sekolah Inklusi Dan SLB? Berikut Penjelasan Lengkapnya

Siswa berkebutuhan khusus umumnya harus menuntut ilmu di sekolah khusus yang biasa disebut SLB (Sekolah Luar Biasa). Di sekolah ini siswa yang tergolong memiliki keterbatasan bisa mendapat pendidikan yang disesuaikan kondisinya, sehingga lebih efektif. Namun di Indonesia sendiri terdapat sekolah inklusi yang memungkinkan siswa dengan status berkebutuhan khusus bisa bersekolah di sekolah negeri biasa. Perbedaan sekolah inklusi dan SLB pun jelas terlihat dari jenis dan sistemnya.

Jika Kamu termasuk dalam golongan siswa dengan kebutuhan khusus, tetapi memiliki keahlian atau juga kecerdasan di atas rata-rata, Kamu memiliki peluang bisa bersekolah di sekolah negeri biasa dan menjalani pembelajaran normal. Yuk, simak penjelasannya di bawah ini.

Baca Juga:  Beberapa Syarat Masuk Sekolah Inklusi Yang Perlu Kamu Siapkan

Tidak hanya dari sebutan atau bentuk sekolahnya saja, terdapat perbedaan sekolah inklusi dan SLB lainnya yang cukup jauh satu sama lain, yaitu:

1. Sekolah Yang Berbeda

Ya, dari sekolahnya saja tentu sudah berbeda dalam hal bentuk, sistem, dan metode pembelajaran. Sekolah inklusi mengacu pada sekolah umum biasa yang menyediakan kuota khusus bagi para siswa dengan status berkebutuhan khusus untuk bisa sama-sama mengejar pendidikan bersama siswa umum lainnya.

Untuk bisa masuk menjadi siswa berkebutuhan khusus dan bersekolah di sekolah umum, Kamu harus bisa memenuhi sejumlah persyaratan yang biasanya dikeluarkan oleh pemerintah setempat atau juga sekolah terkait. Sementara sekolah luar biasa memang diperuntukan untuk para siswa berkebutuhan khusus dengan berbagai kondisi, sehingga segalanya memang dirancang untuk membantu siswa-siswa tersebut.

Baca Juga:  10 Hal Yang Perlu Kamu Tau Tentang PPDB Jalur Inklusi

2. Sistem Dan Proses Belajar Yang Sangat Berbeda

Paling terlihat perbedaan pada sistem dan proses pembelajaran. Pastinya antara sekolah umum dengan SLB akan sangat berbeda dalam sistem belajar-mengajar, metode yang digunakan, hingga kurikulumnya. Semua akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan. Sekolah luar biasa sendiri ada beberapa macam yang disesuaikan kondisi siswa atau kekurangan yang dialami oleh siswa tersebut.

3. Membutuhkan Persyaratan Dan Proses Seleksi Ketat Untuk Sekolah Inklusi

Agar bisa menjadi siswa di sekolah umum, para peserta berkebutuhan khusus harus melalui proses atau tahapan seleksi ketat melalui PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) jalur inklusi. Para peserta wajib memenuhi sejumlah syarat yang diminta.

Baca Juga:  10 Manfaat Pendidikan Inklusi Yang Perlu Kamu Tau

Beberapa di antaranya seperti memenuhi batas usia pada jenjang yang dipilih, nilai rapor yang memenuhi standar minimal, serta adanya surat keterangan dari psikolog maupun dokter yang menyatakan jika peserta bisa, serta mampu menjalani pembelajaran di sekolah umum.

Bagaimana? Sudah paham mengenai perbedaan sekolah inklusi dan SLB untuk siswa berkebutuhan khusus? Kamu bisa mencari lebih banyak informasi seputar PPDB jalur inklusi melalui website resmi penerimaan peserta didik di setiap tahunnya. Termasuk besar kuota yang disediakan di masing-masing daerah bersama sekolah negeri setempat.