Cara Penulisan Gelar Dokter Spesialis Yang Benar

Image: canva.com

Ini Dia Panduan Cara Penulisan Gelar Dokter Spesialis Yang Benar

Dokter spesialis merupakan dokter umum yang melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi dengan mengambil spesialis atau bidang khusus tertentu. Misalnya dokter spesialis bedah, dokter spesialis paru, dokter spesialis organ dalam, dan masih banyak dokter spesialis lain. Kamu yang hendak menulis artikel atau makalah dengan narasumber dokter spesialis, jangan sampai salah menulis gelar dokter spesialis tersebut. Perhatikan cara penulisan gelar dokter spesialis yang benar lebih dulu, ya!

Tata Cara Penulisan Gelar Dokter Spesialis yang Wajib Diketahui

Supaya Kamu tidak salah tulis gelar, berikut tata cara penulisan gelar dokter spesialis yang benar sesuai kaidah Bahasa Indonesia yaitu :

1. Penulisan gelar secara umum

Perhatikan dulu penulisan gelar secara umum meliputi gelar harus ditulis dengan tanda titik untuk menghubungkan gelar satu dengan lain, misalnya spesialis penyakit dalam akan ditulis Sp.PD, begitu pula gelar lainnya. Penulisan gelar bisa ditulis di depan nama terkait atau di belakang tergantung gelar sang dokter, kemudian gelar di belakang nama harus memakai tanda koma, termasuk satu gelar ke gelar yang lain.

2. Ketahui penulisan yang benar untuk gelar DR, Dr dan dr

Jangan sampai salah tulis untuk penulisan gelar dokter pada nama terkait yaitu DR, Dr atau dr. Gelar DR atau Dokter Honoris causa dipakai untuk orang yang memiliki keahlian mumpuni dan menghasilkan karya spesialisasi yang diberikan oleh perguruan tinggi, gelar Dr diberikan pada orang yang sudah lulus pendidikan tinggi S3 atau PhD di berbagai negara lain, sedangkan gelar dr merupakan gelar untuk dokter yang sudah menyelesaikan pendidikan kedokteran.

3. Jenis gelar dokter spesialis

Dokter spesialis sudah menempuh pendidikan di bidang tertentu sehingga menyandang gelar dokter spesialis. Penulisannya tergantung dengan jenis spesialisasi yang diambil dokter tersebut. Di Indonesia, ada banyak jenis gelar dokter spesialis dengan penulisan yang berbeda antara lain :

  • Dokter spesialis anak (Sp.A)
  • Dokter spesialis kedokteran forensik (Sp.F)
  • Dokter spesialis bedah umum (Sp.B)
  • Dokter spesialis bedah saraf (Sp.BS)
  • Dokter spesialis paru (Sp.P)
  • Dokter spesialis radiologi (Sp.R)
  • Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah (Sp.JT)
  • Dokter spesialis kulit dan kelamin (Sp.KK)
  • Dokter spesialis mata (Sp.M)
  • Dokter spesialis gizi (Sp.G)
  • Dokter spesialis gizi klinik (Sp.GK)
  • Dokter spesialis kedokteran okupasi (Sp.Ok)
  • Dokter spesialis anestesi (Sp.An)
  • Dokter spesialis urologi (Sp.U)
  • DLL
Baca Juga:  Kepingin Jadi Dokter, Bisa Pelajari Dulu Cara Menjadi Dokter Spesialis Ini

Tentu masih ada banyak jenis dokter spesialis yang ada di Indonesia sesuai dengan bidang masing-masing sehingga penulisan gelar mengikuti keahlian tersebut. Kamu wajib tahu jenis dokter spesialis agar bisa menuliskan gelar dengan benar di belakang nama sang dokter dengan tanda koma dan titik yang benar. Cara penulisan gelar dokter spesialis yang benar di atas bisa menjadi referensi Kamu agar tidak salah tulis lagi, ya!