Ada pertanyaan yang masuk lagi ke RENESIA melalui email. Pertanyaannya mengenai keluhan saat mendaftar menjadi penulis artikel berbayar lepas namun diminta modal. Berikut pertanyaan lengkapnya dari salah satu pembaca RENESIA dan jawabannya.
Pertanyaan
Hallo. Selamat malam. Saya sudah beberapa kali mendaftar menjadi penulis artikel berbayar lepas. Tetapi selalu minta modal, saya tidak percaya dengan penjelasan mereka. Apakah Renesiacom bisa memberikan solusi? Terimakasih sebelumnya.
Kiriman: Iswandi Supratman (iswandi************supratman732@*mail.com)
Jawaban
Hai Kak Iswandi, terima kasih sudah menanyakan pertanyaan yang bisa saja dialami oleh yang lainnya. Atau mungkin hanya Kak Iswandi yang mengalaminya. Akan Aku coba memberika saran-saran dan solusinya.
Kalau menurut pertayaan Kak Iswandi, sudah beberapa kali mendaftar jadi penulis artikel berbayar lepas namun selalu diminta modal. Nggak tau modal ini apa, tapi kemungkinan uang. Kalau misalnya bukan uang sudah pasti tidak akan ada keluhan ya. Ini baru perdiksi aku.
Cerita sedikit, aku dulu tahun 2016 awal udah pernah mendaftar menjadi penulis berbayar. Lolos seleksi dan ada training yang katanya harus membuat artikel 14 buah. Training ini dilakukan selama 2 bulan dan Aku sudah mmebuat artikel yang diminta.
Setelah selesai training aku diberikan job artikel yang disini secara harga aku nggak cocok, akhirnya aku mundur. Dalam prosesnya nggak ada dimintai uang. Nggak diminta modal apa-apa juga.
Kalau kembali ke kasus yang menimpa Kak Iswandi ini, agak aneh rasanya jika ingin jadi penulis lepas untuk artikel berbayar harus membayar dulu. Padahal agen artikel bisanya sudah mendapatkan untuk dari menjual artikel dari penulis mereka ke klien. Atau memang bisnisnya, cara dapat uangnya dari bayara penulis?
Saran aku sih, nggak perlu diambil. Cari yang memang benar-benar memberikan pekerjaan yang jelas. Dan proses masuknya yang jelas juga kok. Biasanya mereka memberikan syarat harus mengirimkan contoh artikel yang pernah ditulis dan CV.
Normalnya aja kan mau cari uang, eh malah dimintai uang. Cara semacam ini aku rasa nggak bagus. Kalau memang rata-rata seperti itu, kenapa nggak buat blog jadi blogger saja. Tenang aja, blog juga bisa menghasilkan Kok.
Semoga jawaban singkat ini ada manfaatnya buat Kamu ya. Terus semangat dan jangan putus aja. Bagi yang ingin berkonsultasi silahkan kirim pertanyaan Kamu ke RENESIA melalui halaman konsultasi.