Cara Penulisan Gelar Magister

Image: [Edi Susilo] canva.com

Cara Penulisan Gelar Magister Yang Baik Dan Benar Dan Contohnya

Gelar Magister adalah gelar yang banyak didambakan kini. Setelah mendapatkan gelar tersebut maka yang selanjutnya Kamu perhatikan adalah bagaimana cara penulisan gelar Magister yang benar.

Berburu gelar yang paling tinggi bukan untuk gengsi, melainkan untuk menggapai apa yang dicita-citakan. Semakin tinggi pendidikan seseorang, maka akan semakin bagus pekerjaannya. Begitu pun sebaliknya. Namun kini semuanya tergantung dari niat Kamu untuk menggapai apa yang Kamu inginkan.

Menulis Gelar Magister dengan Benar

Gelar magister yang telah Kamu tempuh akan tertulis di belakang nama Kamu. Gelar ini satu tingkat lebih tinggi daripada gelar sarjana. Dimana pendidikan yang Kamu tempuh adalah 2 tahun setelah menyandang gelar sarjana dan hasilnya ada penulisan gelar Magister di belakang nama panjang.

Baca Juga :  Pengertian, Tujuan, dan Fungsi Bimbingan Belajar Bagi Anak

Bukan hal yang mudah memang, namun buktinya kini gelar ini juga banyak tersemat di belakang nama-nama keluargamu mungkin, saudaramu, atau bahkan teman-temanmu sudah pada menyandang gelar ini.

Cara penulisan gelar Magister ini sama dengan penulisan gelar sarjana, yakni dengan menulisannya di belakang nama kita. Contohnya adalah :

  • Devi Ratna Dewi, M.Pd
  • Diana Setyowati, M.Kn
  • Setia Dwi Heriana, M.E

Cara penulisan gelar Magister pada contoh tersebut memiliki perbedaan disiplin ilmu yang telah ditempuh selama menjalani pendidikan Magister. Perbedaannya bisa dilihat pada huruf di belakang huruf “M” yang telah berarti singkatan dari “Magister”.

Gelar M.Pd adalah untuk Magister Pendidikan. Kebanyakan yang memiliki gelar ini adalah guru. Guru-gurumu di sekolah atau dosen-dosennya pastinya sudah banyak yang memiliki gelar ini.

Baca Juga :  10 Cara Meningkatkan Motivasi Belajar Agar Semangat Terus

Gelar M.Kn adalah gelar magister untuk bidang Kenotarisan. Pekerjaan yang akan digeluti adalah pekerjaan di bidang kenotariatan. Kamu akan menjadi seorang notaris dengan membuka kantor sendiri. Pelanggan Kamu adalah semua kalangan yang ingin mengurus surat menyurat tanah, pelimpahan hibah, harta gono-gini, dan lain-lain.

Antara gelar M.Pd dan M.Kn memiliki penulisannya struktur yang sama, yakni menggunakan dua huruf sebagai singkatan bidang ilmu Magister.

“Kenotariatan” disingkat dengan “Kn” bukan “K” saja dan “Pendidikan” disingkat dengan “Pd” bukan “P” saja. Ini dikarenakan kata “Kenotariatan” bukanlah kata dasar, tetapi sudah mendapatkan imbuhan, yakni awalan “ke” dan akhiran “an”.

Untuk penulisan “K” mewakili awalannya “ke-“ dan “n” adalah untuk kata dasar “notaris” dan akhirannya. Sebaliknya juga berlaku pada Magister Pendidikan yang disingkat M.Pd.

Baca Juga :  Pengertian Customer Service Dan Tugas Customer Service

Berbeda lagi dengan gelar Magister Ekonomi yang disingkat cukup dengan satu huruf saja di belakang huruf “M”. Kata “ekonomi” adalah kata asli yang terbentuk tanpa imbuhan sama sekali. Untuk itu penulisannya menggunakan satu huruf paling depan saja.

Bangganya Kamu mendapatkan gelar Magister akan lebih lengkap dengan cara  penulisan gelar Magister yang tepat. Apalagi Kamu akan sering menuliskannya di beberapa event atau acara. Jika tetap salah penulisannya tanpa berusaha mengetahui mana kebenarannya maka akan salah kaprah.

Jadi, cara penulisan gelar Magister sama dengan penulisan gelar Sarjana. Jangan lupa untuk menggunakan 2 tanda titik, yakni di belakang singkatan “M” dan titik yang paling belakang sendiri.



Pada kategori Studi

About Tim Redaksi

Tim Redaksi merupakan tim penulis yang menerbitkan beberapa artikel seputar dunia pendidikan dan karir yang selalu berusaha memberikan informasi bermanfaat dan terbaru buat Kamu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *