Auditor merupakan profesi yang menjadi cita-cita sebagian lulusan Akuntansi di negeri ini. Tidak hanya bisa menjadi auditor internal yang bekerja di lingkup perusahaan saja, Kamu bisa bergabung dengan tim auditor publik yang bekerja di lembaga pemerintahan. Setidaknya jaminan masa depan cerah dengan gaji dan tunjangan hari tua menunggu dirimu, lho! Jadi, pastikan Kamu mengetahui cara menjadi auditor setelah lulus kuliah nanti.
Bila Kamu masih belum memilih jurusan kuliah yang tepat, maka persiapan menjadi auditor bisa Kamu lakukan sejak awal. Berikut tahapan atau cara menjadi auditor yang bisa membantu Kamu memilih jenjang pendidikan yang tepat yaitu :
1. Masuk SMA IPS atau SMK Akuntansi
Kamu bisa mengambil jurusan IPS di bangku SMA atau SMK dengan program jurusan Akuntansi agar mengetahui dasar keuangan lebih dulu.
2. Kuliah jurusan Akuntansi
Ambil program jurusan Akuntansi di PTN atau PTS ternama yang bisa memberikan pendidikan dengan materi dan pengalaman memadai.
3. Lulus dengan IPK tinggi
Pastikan Kamu menjalani kuliah dengan sungguh-sungguh agar bisa mendapat IPK tinggi untuk melamar pekerjaan di perusahaan yang mematok hal tersebut. Biasanya auditor yang bekerja di lingkup internal harus memiliki IPK minimal 2,75, bahkan ada perusahaan yang menarget calon auditor memiliki IPK di atas 3.00 untuk jenjang S1 atau S2.
4. Magang di kantor akuntan publik
Kamu wajib magang di kantor akuntan publik untuk mendapatkan pengalaman yang berharga setelah lulus kuliah.
5. Mengikuti pelatihan
Jangan lupa untuk mengikuti pelatihan yang berkaitan dengan sistem audit seperti sistem perpajakan, komunikasi, bisnis, sistem informasi, dan lain-lain.
6. Mengikuti sertifikasi auditor
Ikuti sertifikasi auditor baik CIA atau Certified Internal Auditor, kemudian ada CPA atau Certified Public Accountant dan CISA atau Certified Information System Auditor. Sertifikasi sangat mendukung usaha Kamu dalam melamar pekerjaan di perusahaan atau instansi keuangan milik negara.
7. Menyiapkan resume
Siapkan diri Kamu sebaik mungkin dengan membuat resume atau portofolio lebih meyakinkan. Resume yang bagus akan mendukung diri Kamu dipanggil mengikuti tes tertulis, tes wawancara dan lain-lain.
8. Melamar pekerjaan di perusahaan ternama
Kamu bisa mencari informasi lowongan di perusahaan ternama atau usaha kelas menengah pun yang membutuhkan jasa auditor.
9. Bisa mempersiapkan diri mengikuti tes auditor di lembaga pemerintahan
Jika Kamu memiliki tekad menjadi PNS di lingkup BPK atau instansi keuangan lain, maka pastikan mencari informasi penerimaan pegawai baru lebih detail dan siapkan diri mengikuti tes yang diberikan.
10. Menjadi auditor profesional
Kamu bisa menjadi auditor junior lebih dulu, kemudian auditor senior atau auditor profesional yang bisa menangani berbagai macam pemeriksaan dan pelaporan keuangan di perusahaan terkait.
Cara menjadi auditor tidak mudah sebab menuntut diri Kamu memiliki kejujuran, tanggung jawab, teliti, dan kesabaran tingkat tinggi. Namun, Kamu bisa menjadi navigator perusahaan yang bisa memberikan saran atau solusi manajemen perusahaan lebih baik kedepannya.