Dewasa ini, UKT sudah menjadi biaya kuliah yang ditetapkan oleh pihak kampus. Tentu setiap mahasiswa memiliki besaran UKT yang berbeda tergantung kampus, program jurusan dan pertimbangan lain. Sistem akan melakukan penentuan UKT secara otomatis setelah mahasiswa yang diterima memasukkan persyaratan yang dibutuhkan. Lalu, bagaimana cara menentukan golongan UKT sesuai dengan gaji orang tua yang sebenarnya?
Menentukan Golongan UKT Yang Benar
Banyak mahasiswa yang mengeluhkan jumlah UKT yang terlalu besar sehingga menuntut penurunan UKT per semester tersebut. Agar Kamu tidak mengalami hal yang sama, sebaiknya pertimbangkan beberapa tips sebelum mengisi golongan UKT berikut:
1. Mengenal Golongan UKT Lebih Dulu
Setiap kampus bisa memiliki kebijakan masing-masing terkait cara menentukan golongan UKT mahasiswa yang diterima. Dari salah satu UKT kampus ternama di tanah air, nilai UKT yang terendah 500 ribu per semester untuk orang tua yang berpenghasilan 500 ribu per bulan. Sedangkan nilai UKT tertinggi bisa mencapai puluhan juta rupiah per semester untuk orang tua yang memiliki penghasilan diatas 10 juta rupiah per bulan.
Mengenali golongan UKT lebih dulu bisa memberikan gambaran tentang kemampuan finansial orang tua Kamu. Sebaiknya pertimbangkan memilih jurusan yang sesuai dengan passion dan kemampuan orang tua.
Jurusan SAINTEK memiliki UKT lebih tinggi dibandingkan jurusan SOSHUM karena dana praktikum, penelitian dan lain-lain. Jika kemampuan orang tua tidak memadai, sebaiknya Kamu mencoba beasiswa bidik misi yang tidak menetapkan UKT alias gratis.
2. Menjumlahkan Pendapatan Kedua Orang Tua
Kamu harus menjumlahkan pendapatan utama orang Tua termasuk penghasilan sampingan yang didapat setiap bulan. Jika hanya salah satu yang bekerja, maka isi sesuai dengan kondisi sebenarnya, ya!
3. Isi Dengan Penghasilan Bersih Orang Tua
Jangan mengisi jumlah penghasilan kotor orang Tua yang belum dikurangi cicilan atau biaya hidup bulanan. Sistem UKT tidak bisa mendeteksi tanggungan keluarga yang sangat mempengaruhi penghasilan orang tua.
Ada beberapa persyaratan yang harus dimasukkan seperti token listrik, pajak bumi dan bangunan, motor, dan lain-lain. Pastikan Kamu mengisi penghasilan setelah dikurangi cicilan orang tua bukan apa yang tertera di slip gaji secara langsung.
4. Jika Terjadi Kesalahan Pengisian Gaji UKT
Permasalahan golongan UKT mahasiswa memang masih menjadi perdebatan. Data final UKT yang perlu dibayar terkadang masih memberatkan mahasiswa sehingga orang tua menuntut penurunan UKT. Biasanya pihak kampus akan memberikan solusi untuk mendapatkan beasiswa atau bagian advokasi bisa membantu permasalahan tersebut.
Jika salah mengisi penghasilan bruto orang tua, jelas Kamu akan keberatan membayar UKT per semester. Apalagi Kamu yang berasal dari luar kota yang perlu biaya tinggal, makan, transportasi, dan lain-lain di kampus tujuan.
Cara menentukan golongan UKT bisa menjadi referensi untuk Kamu yang ingin kuliah di PTN, ya! Dewasa ini, ada pula PTS yang menerapkan UKT per semester. Pastikan Kamu mengisi persyaratan dan melengkapi berkas pembayaran dengan benar agar tidak terjadi masalah keberatan besaran UKT.
Jika finansial orang tua kurang memadai atau dibawah 500 ribu per bulan, sebaiknya Kamu mendaftarkan diri di program bidik misi. Yuk, wujudkan impianmu untuk kuliah jurusan yang sesuai dengan keinginan tanpa terbebani UKT!