Apakah Jurusan Arsitektur Susah

Image: canva.com

Apakah Jurusan Arsitektur Susah? Berikut 10 Faktanya

Jurusan Arsitektur menjadi jurusan yang out of the box sehingga cocok untuk Kamu yang memiliki jiwa kreatif tinggi. Jangan heran bila jurusan ini sangat diminati sehingga angka passing grade masuk jurusan Arsitektur cukup tinggi. Nah, apakah jurusan arsitektur susah meski memiliki prospek kerja potensial? Supaya Kamu lebih yakin masuk jurusan Arsitektur, maka simak fakta yang akan menjawab pertanyaanmu apakah jurusan Arsitektur susah berikut :

1. Persaingan yang ketat

Dari awal masuk jurusan Arsitektur, Kamu harus siap dengan tingkat persaingan yang ketat. Jurusan yang berada di rumpun SAINTEK ini memiliki angka persaingan yang ketat sejak awal penerimaan mahasiswa baru baik PTN dan PTS.

2. Keterampilan yang wajib dimiliki

Bila Kamu memiliki keterampilan seni yang bagus, nilai Matematika memadai, literasi komputer, tertarik pada perkembangan teknik, dan bisa berkomunikasi yang bagus, maka Kamu bisa menjadi calon arsitektur masa depan.

Baca Juga:  10 Peluang Atau Prospek Kerja Arsitek Dan Gajinya

3. Mata kuliah yang dipelajari

Belajar Arsitektur bisa dikatakan cukup berat bagi Kamu yang merasa minim pengetahuan seputar jurusan Arsitektur ini. Kamu akan belajar mata kuliah Estetika Arsitektur, Mekanika Teknik, Arsitektur Digital, Perancangan Kota, Perancangan Perumahan, dan lain-lain. Kamu harus siap dengan tugas yang banyak selama kuliah delapan semester nanti, ya!

4. Harus bisa membuat konsep desain

Anak Arsitektur dituntut bisa membuat konsep desain yang sesuai dengan permintaan, landasan yang kuat, perhitungan matang, dan pertimbangan lain sesuai tujuan desain. Siap-siap mendapatkan tugas gambar tangan, termasuk Kamu harus melakukan re-desain setelah review dari dosen.

5. Harus memahami aturan

Kamu yang mengerjakan tugas desain wajib memahami aturan yang ada dan tetap mengikuti arahan dari dosen. Meskipun demikian, Kamu harus mendesain dengan kreativitas sendiri yang bisa membutuhkan waktu lama.

Baca Juga:  10 Alasan Memilih Jurusan Arsitektur Bagi Yang Bingung Mau Kuliah Apa

6. Siap mempelajari berbagai macam software desain

Kamu juga harus melek teknologi dan siap mempelajari ragam software desain seperti Autocad, CorelDraw, Photoshop, Sketchup, dan lain-lain.

7. Jadwal praktikum yang sibuk

Praktikum menjadi hal yang lumrah selama Kamu menjadi mahasiswa Arsitektur, kemudian Kamu harus siap membuat laporan praktikum yang butuh waktu cukup lama. Bayangkan saja Kamu harus membuat gambar arsitektur 10-15 lembar A3, tapi Kamu yang suka desain tidak akan kesulitan mengerjakan semua tugas yang ada.

8. Bisa kurang tidur dan stress

Hal ini dikarenakan tugas arsitektur tidak mudah dan Kamu bisa mengalami masa stuck, mendesain ulang sesuai review dari dosen, desain ulang lagi, membuat jurnal tulis tangan, dan sebagainya.

9. Proses magang

Magang atau PKL akan menjadi salah satu hal yang berkesan, tetapi juga memberikan pengalaman menarik selama Kamu kuliah Arsitektur. Kamu bisa mengaplikasikan ilmu yang didapat selama kuliah langsung di tempat kerja.

Baca Juga:  10 Syarat Masuk Jurusan Arsitektur Yang Perlu Kamu Tau

10. Skripsi

Tugas akhir studi Arsitektur memang acap dianggap sulit, tetapi Kamu yang sudah menyesuaikan ritme tugas-tugas selama kuliah Arsitektur bisa mengerjakan dan menyelesaikannya dengan baik. Semua tagihan tugas mulai Konsep, Gambar Desain, Poster/Panel, 3D animasi, Maket, dan tugas-tugas lain harus sudah Kamu kerjakan dengan baik bila ingin lulus dengan nilai yang memuaskan, ya!

Banyak lulusan SMA bertanya apakah jurusan Arsitektur susah karena proses awal perkuliahan yang memang perlu adaptasi. Namun, Kamu yang tertarik pada teknik dan seni sejak awal tidak akan mengalami kendala serius. Nongkrong bersama teman sembari mengerjakan tugas kuliah menjadi hal yang dianggap seru. Sudah punya gambaran ingin masuk jurusan yang cukup prestisius ini?