Ahli gizi adalah tenaga kesehatan profesional yang bisa memberikan masukan terkait masalah kesehatan dan gizi masyarakat. Biasanya tenaga gizi bekerja pada lembaga pemerintah meski sebagian kerja secara independen. Jurusan Ilmu Gizi masih menjadi salah satu prodi rumpun sains yang paling diminati selain Kedokteran dan jurusan kesehatan lain. Buat Kamu yang masih ragu memilih jurusan Ilmu Gizi, sebaiknya ketahui apa itu ahli gizi secara lengkap.
Ahli gizi memiliki lisensi formal untuk memberikan saran pada lembaga atau klien perseorangan terkait nutrisi dan pangan. Kamu bisa mengambil jurusan Ilmu Gizi yang memiliki prospek cemerlang di masa depan. Yuk, simak penjelasan lengkap terkait ahli gizi di Indonesia berikut ini!
1. Pengertian Ahli Gizi
Ahli gizi adalah tenaga kerja kesehatan yang berperan dalam memelihara dan melakukan perbaikan gizi masyarakat Indonesia.
2. Pendidikan Formal
Ahli Gizi menempuh pendidikan jenjang S1 atau Diploma Gizi atau Ilmu Gizi. Dokter bisa menjadi ahli gizi setelah menjalani pendidikan formal Magister Gizi dan pendidikan 6 semester untuk spesialisasi Ilmu Gizi Klinik.
3. Jenis Ahli Gizi Profesional
Di Indonesia, ada ahli gizi yang mengelola pelayanan gizi sedangkan ahli gizi madya bertugas melaksanakan pelayanan gizi di fasilitas kesehatan pemerintah atau swasta.
4. Profesi Ahli Gizi
Profesi ahli gizi bisa menjadi pilihan karir Kamu kelak setelah lulus kuliah. Kamu bisa bekerja di lembaga pemerintah atau independen yang bertanggung jawab pada kesehatan klien.
5. Gaji Ahli Gizi
Gaji ahli gizi di Indonesia bervariasi tergantung peraturan yang berlaku, namun rata-rata memiliki gaji berkisar 5 juta rupiah.
6. Tugas Ahli Gizi
Seorang profesional memiliki tugas memberikan konsultasi nutrisi, edukasi gizi, memberikan status gizi, memberikan diagnosis penyakit yang berkaitan dengan masalah gizi, dan lain-lain. Kini Kamu tahu apa itu ahli gizi dan segudang tugas yang harus dilaksanakan dalam melakukan edukasi dan memperbaiki kualitas gizi masyarakat Indonesia.
7. Perbedaan Ahli Gizi Dan Ahli Diet
Ahli gizi terdaftar disebut dietitian merupakan tenaga kesehatan profesional lulusan universitas terakreditasi, misalnya lulusan Akademi Gizi, Ahli Madya Gizi, Sarjana Terapan Gizi atau Strata Satu Gizi. Sedangkan lulusan jurusan relevan bisa mendapatkan sebutan ahli gizi seperti Sarjana Ilmu Pangan, Kesehatan Masyarakat, Teknologi Pangan, serta Pangan dan Gizi.
8. Ahli Gizi Terlindungi Hukum
Ahli gizi yang memiliki lisensi ahli gizi terdaftar atau RD dilindungi oleh hukum, sedangkan ahli gizi non akreditasi tidak dilindungi hukum namun memiliki latar pendidikan yang relevan, misalnya Sarjana Ilmu Pangan dan lain-lain.
9. Beban Ganda Ahli Gizi Di Indonesia
Data yang dirangkum dari Kompas menyebutkan bahwa ahli gizi di Indonesia memiliki tanggung jawab yang besar dalam menangani kekurangan gizi dan kelebihan gizi yang berdampak pada risiko komplikasi usia dewasa.
10. Peluang Pekerjaan Masih Besar
Seperti mengutip poin nomor 9, ahli gizi di Indonesia masih terbatas dan dibutuhkan banyak sektor baik pelayanan publik atau perusahaan industri pangan.
Kini Kamu bisa lebih memahami apa itu ahli gizi, bukan? Pastikan nama Kamu berada di daftar penerimaan mahasiswa Ilmu Gizi atau jurusan kesehatan yang relevan.