Apakah Jurusan Farmasi Itu Sulit

Image: canva.com

Apakah Jurusan Farmasi Itu Sulit? Berikut 10 Faktanya

Kesulitan kuliah jurusan apapun relatif sesuai dengan tingkat kemauan belajar dari diri sendiri. Namun, Kamu bisa mempelajari dan memiliki informasi terkait jurusan yang diambil agar tidak merasa salah pilih jurusan kemudian hari. Salah satu jurusan yang sangat cocok untuk anak IPA yang bisa Kamu ambil adalah Farmasi. Apakah jurusan Farmasi itu sulit sehingga mahasiswa susah lulus tepat waktu?

Supaya Kamu bisa lebih yakin masuk jurusan Farmasi, berikut fakta yang menjawab pertanyaan apakah jurusan Farmasi itu sulit yaitu :

1. Diutamakan lulusan SMA IPA

Hal ini dikarenakan lulusan SMA IPA atau SMK Farmasi sudah mendapatkan materi-materi yang memudahkan penyerapan ilmu di bangku kuliah nanti. Ada beberapa perguruan tinggi yang mewajibkan masuk Farmasi dari lulusan IPA, tetapi ada pula yang memperbolehkan anak IPS lintas jurusan bila memang memiliki akademik yang memadai untuk beradaptasi.

2. Mata kuliah yang dipelajari di Farmasi

Bisa dikatakan hal yang membuat sulit kuliah Farmasi adalah apa yang Kamu pelajari adalah benda hidup dan mati. Biologi Sel, Anatomi dan Fisiologi Manusia, Farmakologi, Patofisiologi, dan masih banyak mata kuliah yang runut dan saling berkaitan selama kuliah Farmasi.

3. Siap dengan hafalan yang banyak

Ada banyak hafalan yang memang wajib Kamu hafalkan mulai nama obat dengan sinonimnya, fungsi obat, nama-nama tanaman obat, istilah asing, dan lain-lain.

4. Harus mampu menganalisis dengan baik

Analisis kasus pasien dalam farmakoterapi menjadi kesulitan kuliah Farmasi yang dialami banyak mahasiswa.

5. Wajib bisa menghitung dengan baik

Hitungan bisa membuat otakmu bekerja ekstra keras mulai ilmu resep, kimia analisis, hitungan stabilitas obat, farmakologi hingga neraca untung rugi manajemen, lho!

Baca Juga:  Jurusan Farmasi Terbaik Di Yogyakarta Untuk Jenjang S1

6. Siap dengan jadwal praktik yang padat

Kuliah dengan jam reguler dan jadwal praktikum seminggu tiga kali, bahkan pulang pagi hingga sore atau malam bukan hal asing di jurusan Farmasi.

7. Kegiatan membuat laporan yang banyak

Setelah melangsungkan praktikum, Kamu tidak punya banyak waktu bersantai sebab sibuk membuat laporan dari kegiatan tersebut. Bila ada revisi, Kamu akan bekerja lebih giat untuk melakukan penulisan ulang laporan yang ditulis tangan.

8. Risiko lelah dan stress acap terjadi

Jadwal yang sangat padat sering membuat mahasiswa alami risiko kelelahan, begadang hingga stress. Sebenarnya, hal semacam ini bisa terjadi pada jurusan kuliah lain yang menuntut manajemen waktu yang baik.

Baca Juga:  Mengenal Beberapa Mata Kuliah Farmasi Untuk Jenjang S1

9. Kerja lapangan

Memahami semua materi yang diberikan selama kuliah akan diaplikasikan langsung saat Kamu praktik kerja lapangan di instansi rumah sakit, puskesmas, apotek, dan lain-lain.

10. Skripsi

Tugas akhir menjadi kunci kelulusan Kamu kuliah Farmasi, apalagi Kamu menguasai analisis obat dengan baik. Memang skripsi membutuhkan niat dan kerja keras yang bagus, termasuk siap menerima revisi dari dosen pembimbing skripsi agar lulus dengan nilai terbaik.

Jangan merasa cemas berlebihan saat mendengar pertanyaan apakah jurusan Farmasi itu sulit, ya! Bila sudah niat dan punya passion di bidang farmasi, Kamu bisa mengikuti perkuliahan Farmasi dengan baik. Sibuk mengerjakan tugas dan praktikum selama menjadi mahasiswa merupakan hal yang wajar, kok. Coba peluang kuliah dan bekerja di bidang farmasi, yuk!