Tugas Akuntan Internal

Image: canva.com

10 Tugas Akuntan Internal Yang Perlu Dipahami

Setiap perusahaan skala kecil hingga besar membutuhkan jasa akuntan dalam pencatatan keuangan yang baik. Keberadaan akuntan internal tidak hanya mengelola pencatatan keuangan saja, tetapi terhubung dengan pihak-pihak luar yang berkaitan dengan keuangan perusahaan, misalnya investor, kantor pajak dan lain-lain. Bila Kamu ingin bekerja sebagai staf keuangan di perusahaan, maka pelajari tugas akuntan internal lebih dulu.

Gaji akuntan internal bervariasi sesuai dengan kinerja dan kebijakan perusahaan. Semakin bonafit perusahaan tempatmu bekerja, maka potensi gaji bisa semakin tinggi seiring jenis akuntan internal dalam perusahaan mengelola spesialisasi tugas masing-masing. Berikut referensi tugas akuntan internal yang wajib Kamu ketahui yaitu :

1. Melakukan pencatatan transaksi keuangan

Pencatatan transaksi keuangan perusahaan harus dilakukan dengan valid, akurat dan jujur guna menyusun laporan keuangan yang sesuai kondisi perusahaan. Dewasa ini, perusahaan menggunakan software yang bisa melakukan pencatatan transaksi keuangan lebih praktis dan efisien dibandingkan cara konvensional seperti beberapa tahun silam.

2. Menyusun sistem akuntansi perusahaan

Sistem akuntansi perusahaan yang baik mulai arus kas masuk, laporan neraca, realisasi anggaran, dan catatan laporan keuangan menjadi hal penting dalam perusahaan yang menjadi tugas utama Kamu.

3. Merancang dan menyusun laporan keuangan perusahaan

Tugas seorang akuntan internal yang paling penting dalam menyajikan laporan keuangan perusahaan yang valid guna mencegah risiko denda, kesalahan pencatatan perpajakan dan lain-lain.

4. Menyusun laporan keuangan perusahaan untuk pihak luar

Laporan keuangan yang disusun pihak internal akan diberikan pada pimpinan dan pihak luar seperti investor dan perpajakan.

5. Menyusun anggaran perusahaan setiap tahun

Akuntan internal juga bertugas menyusun anggaran perusahaan setiap tahun, termasuk menghemat anggaran dalam satu periode tersebut.

Baca Juga:  10 Kemampuan Atau Skill Yang Harus Dimiliki Akuntan

6. Menyusun laporan keuangan terkait perpajakan

Setiap perusahaan punya kebijakan terkait akuntan di dalam perusahaan yang bertugas untuk melakukan pengelolaan biaya, manajemen dan perpajakan. Laporan keuangan dibutuhkan untuk menentukan nilai pajak yang harus dibayar kepada pemerintah sesuai UU yang berlaku.

7. Melakukan pemeriksaan dan audit keuangan internal

Pemeriksaan dan audit keuangan internal berguna untuk mengevaluasi kesalahan dalam penyusunan laporan keuangan sebelum diserahkan pada pihak lain.

8. Menyajikan laporan keuangan dan evaluasi dengan akuntan publik

Seorang akuntan internal akan berkaitan dengan akuntan publik yang disewa perusahaan dalam melakukan pemeriksaan, audit dan perbaikan laporan keuangan yang sudah disusun dalam satu periode tersebut.

Baca Juga:  10 Tugas Akuntan Pajak Yang Perlu Kamu Tau

9. Membantu perusahaan dalam menentukan keputusan keuangan

Penyajian laporan keuangan yang akurat membantu perusahaan mengambil keputusan keuangan kemudian hari.

10. Mampu memberikan saran dan nasehat dalam pengembangan bisnis

Akuntan internal bisa memberikan saran dan nasehat dalam pengembangan bisnis, khususnya dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik, pengelolaan sumber terbatas seperti aset dan SDM, serta masih banyak tugas lainnya.

Nah, apakah Kamu siap melaksanakan tugas akuntan internal setelah bergabung dengan perusahaan impian kelak?