Alasan Menjadi Psikiater

Image: canva.com

10 Alasan Menjadi Psikiater Bagi Kamu Yang Masuk Bimbang

Profesi psikiater bukan menjadi dambaan mahasiswa Kedokteran di Indonesia. Hal serupa terjadi di Eropa dan Amerika secara global. Ada berbagai faktor yang membuat minat mahasiswa Kedokteran enggan mengambil spesialisasi Psikiatri. Kenapa, ya? Anggapan profesi psikiater yang memiliki pendapatan rendah menjadi alasan utama. Supaya Kamu tidak salah arah, sebaiknya ketahui apa saja alasan menjadi psikiater.

Buat Kamu yang mengambil jurusan IPA di SMA dan tertarik masuk Kedokteran, yuk simak alasan profesi psikiater patut dipertimbangkan berikut!

1. Indonesia Kekurangan Psikiater

Jumlah psikiater yang ada di Indonesia hanya sekitar 600an orang saja. Tentu jumlah yang sangat sedikit dibandingkan dengan total penduduk yang lebih dari 250 juta jiwa. Jangan heran kalau profesi psikiater sangat dibutuhkan di berbagai wilayah sehingga Kamu bisa memilih pendidikan spesialis ini.

2. Memiliki Kemampuan Medis Dan Non Medis

Seorang psikiater harus menempuh pendidikan Kedokteran terlebih dahulu sebelum mengambil spesialisasi kejiwaan. Kamu bisa memiliki pengetahuan medis dan non medis yang bisa memberikan manfaat pada orang lain.

3. Bisa Memberikan Obat Kepada Pasien

Jika psikolog memberikan konseling atau terapi psikologi, maka psikiater bisa memberikan resep dan terapi obat-obatan.

4. Meningkatkan Tingkat Kepedulian Pada Orang Lain

Seorang psikiater merupakan pribadi yang peduli dan peka pada orang lain. Kalau Kamu memiliki minat di bidang ini, kenapa tidak menjawab masuk Pendidikan Kedokteran dan program lanjutan Psikiatri?

5. Gaji Yang Besar

Gaji seorang psikiater di kota besar selain Jakarta bisa mencapai 12-15 juta rupiah. Tentu gaji yang diberikan belum termasuk tunjangan sebagai penyeimbang jam praktek. Pasalnya, pasien kejiwaan tentu tidak sebanyak dengan pasien dokter spesialis yang lain.

Baca Juga:  10 Cara Menjadi Psikiater Yang Perlu Kamu Ketahui

6. Paket Remunerasi Di Daerah

Jika dokter kejiwaan rela ditempatkan di daerah, maka ia akan mendapatkan gaji, insentif, tunjangan kelangkaan spesialis, dan rumah atau mobil dinas.

7. Memberikan Kepuasan Batin Tersendiri

Bisa membantu orang lain yang mengalami gangguan kejiwaan seperti kecemasan, depresi atau kasus permasalahan serius bisa memberikan kebahagiaan tersendiri. Seorang psikiater yang berhasil memberikan terapi bisa memberikan rasa puas dalam batin yang tidak terukur dengan uang.

8. Memberikan Manfaat Kepada Orang Lain

Menjadi psikiater dianggap hal yang kurang menjanjikan dibandingkan dokter spesialis lain. Namun, alasan menjadi psikiater tidak hanya soal uang semata. Kamu bisa memberikan manfaat kepada orang lain yang membutuhkan terapi untuk kembali sembuh atau normal.

Baca Juga:  10 Perbedaan Psikolog Dan Psikiater Yang Perlu Kamu Tau

9. Bisa Memilih Karir Sebagai Penulis, Peneliti Dan Dosen

Tidak hanya bisa berprofesi sebagai dokter kejiwaan saja, seorang psikiater bisa melakoni pekerjaan sampingan lain. Kamu tetap bisa menjadi penulis, peneliti atau dosen selama tidak mengesampingkan tugas dan tanggung jawab praktek psikiater terkait.

10. Menjadi Pribadi Yang Lebih Baik

Seorang psikiater wajib memiliki keterampilan berbicara, sensitivitas masalah, pemahaman dan ekspresi lisan, bisa mendengarkan orang lain, dan masih banyak kemampuan lain. Kemampuan positif yang bisa bermanfaat bagi diri sendiri dan orang di sekitar Anda.

Alasan menjadi psikiater bisa menjadi pertimbangan Kamu yang ingin sukses dunia dan akhirat. Jika bisa menolong orang banyak untuk kebaikan, kenapa tidak?