Teknologi Industri Pertanian atau Agroindustri merupakan jurusan kuliah yang bertujuan mengolah hasil pertanian guna menciptakan produk berkualitas. Jangan menganggap jurusan berbau pertanian identik dengan sawah atau ladang saja, ya! Peluang atau prospek kerja Teknologi Industri Pertanian tidak hanya tentang dua hal itu kok.
Agroindustri bisa menjadi bekal Kamu membuka usaha sendiri. Banyak pebisnis yang sukses dengan usaha berbasis agroindustri, lho! Jika mampu mengenali peluang Teknologi Industri Pertanian yang cukup besar di Indonesia, bukan tidak mungkin Kamu menjadi orang yang sukses.
Selain keteknikan dan Biologi, Kamu juga perlu kemampuan di bidang eksak seperti Matematika, Fisika dan Kimia. Wawasan di jurusan Agroindustri bisa menjadi bekal untuk Kamu mengentaskan petani Indonesia dari garis kemiskinan.
Lalu, apa saja peluang atau prospek kerja dari jurusan ini? Berikut 10 profesi yang bisa Kamu pilih setelah lulus kuliah yaitu :
1. Tenaga Pengajar
Yang pertama, Kamu bisa memilih profesi yang mengembangkan ilmu pertanian dengan gaji jutaan rupiah dengan menjadi dosen. Namun, pastikan Kamu menempuh pendidikan lebih tinggi minimal S2 untuk melamar pekerjaan ini. Lulusan sarjana atau S1 hanya bisa menjadi asisten dosen, mengajar D3, atau menjadi guru di sekolah.
Dari profesi sebagai pengajar, Kamu bisa mendapatkan penghasilan sekitar Rp5.000.000 per bulan.
2. Manajer Produksi Industri
Yang kedua, Kamu bisa berkarir menjadi seorang manajer produksi industri. Level manajer di berbagai perusahaan industri menawarkan gaji yang cukup menarik mulai Rp7.000.000 per bulan. Tidak menutup kemungkinan Kamu mendapatkan tawaran gaji yang lebih besar sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang Kamu miliki.
3. Peneliti
Peluang atau prospek kerja Teknologi Industri Pertanian berikutnya adalah bekerja sebagai peneliti. Kalau Kamu suka dengan riset dan praktikum selama kuliah, tidak ada salahnya memilih profesi ini. Kamu bisa bekerja di lembaga penelitian milik negara atau swasta. Jika Kamu ingin bidang yang linier, Kamu bisa menjadi peneliti di bidang pertanian, khususnya agroteknologi.
Dari profesi ini, Kamu bisa mendapatkan bayaran mulai dari Rp7.000.000 per bulan dan bisa mencapai puluhan juta rupiah per bulan.
4. Pengusaha
Yang keempat, Kamu bisa berkarir sebagai seorang pengusaha. Ingin mendapatkan penghasilan fantastis tanpa batas, Kamu bisa menjadi seorang pengusaha yang mengembangkan agroindustri di Indonesia. Butuh kerja keras, ketelitian, kecakapan, strategi, dan kepemimpinan dalam mengembangkan bisnis Kamu, ya!
Meskipun Kamu tidak mendapat penghasilan yang pasti ketika memutuskan menjadi pengusaha, Kamu bisa menambah penghasilan Kamu dengan usaha-usaha yang Kamu lakukan. Seiring dengan pertumbuhan usaha yang Kamu miliki, penghasilan yang Kamu dapatkan pun semakin banyak.
5. Manajer Pertanian
Yang kelima, Kamu bisa menjadi manajer pertanian. Sebagai manajer pertanian, Kamu bertugas melakukan manajemen dan koordinasi hal-hal terkait dengan pertanian. Manajer pertanian mendapatkan gaji rata-rata mulai Rp7.000.000 hingga mencapai Rp9.000.000 per bulan tergantung dengan kebijakan perusahaan tempat bekerja.
6. Ahli Teknik Pertanian
Yang keenam, Kamu bisa memilih karir sebagai ahli teknik pertanian. Kamu memiliki beberapa tugas yang berkaitan dengan tanggung jawab Kamu memecahkan masalah-masalah pertanian yang ada, seperti konservasi lahan dan lingkungan hingga isu-isu yang berkaitan dengan pengolahan hasil pertanian.
Seorang ahli teknik pertanian yang bekerja di industri pangan bisa mendapatkan gaji mulai dari Rp5.000.000 hingga mencapai Rp10.000.000 per bulan.
7. Penulis
Yang ketujuh, lulusan dari Teknologi Industri Pertanian memiliki prospek karir sebagai seorang penulis. Kamu bisa menjadi penulis yang bisa menghasilkan karya berbasis ilmu teknologi industri pertanian. Selain itu, Kamu yang mengembangkan sebuah blog pertanian bisa mendapatkan uang fantastis dari para advertiser.
Dari hasil karya Kamu yang berhasil diterbitkan, Kamu bisa mendapatkan royalti dari penjualan buku atau karya Kamu setiap enam bulan sekali.
8. Pegawai Perusahaan
Peluang atau prospek kerja Teknologi Industri Pertanian berikutnya adalah menjadi pegawai perusahaan. Kamu bisa bekerja di perusahaan swasta seperti perusahaan pangan, manufaktur atau perkebunan. Berbekal ilmu yang Kamu miliki, Kamu bisa membantu perusahaan dalam mengatur dan meningkatkan produksinya.
Gaji yang ditawarkan sebagai ahli produksi pangan berkisar mulai dari Rp5.000.000 hingga mencapai Rp6.500.000 per bulan.
9. PNS
Yang berikutnya, Kamu memiliki kesempatan mengikuti rekrutmen CPNS dan menjadi Aparatur Sipil Negara atau ASN. Kamu bisa bergabung dengan Kementerian Pertanian, Kementerian Perindustrian atau BUMN. Dengan menjadi ASN, Kamu telah turut membangun dan memperbaiki negeri ini, terutama dalam urusan pertaniannya.
Gaji PNS tergantung dengan golongan, namun Kamu mendapatkan gaji pokok jutaan rupiah perbulan, tunjangan dan insentif. Rata-rata gaji yang didapatkan seorang ASN lulusan sarjana yaitu sekitar Rp5.000.000 per bulan.
10. Konsultan Pertanian
Yang terakhir, Kamu bisa bekerja sebagai konsultan yang memberikan saran atau solusi dari permasalahan klien. Untuk profesi ini, Kamu bisa bekerja secara freelance atau ikut dalam agensi konsultan pertanian. Tidak sedikit pula perusahaan yang membutuhkan tenaga konsultan di bidang agraria ini.
Dengan ilmu yang Kamu dapatkan di bangku kuliah, Kamu bisa mendapatkan gaji jutaan rupiah dari profesi ini. Rata-rata gaji yang didapatkan yaitu sekitar Rp6.000.000 per bulan.
Demikian pembahasan mengenai 10 peluang atau prospek kerja Teknologi Industri Pertanian lengkap dengan perkiraan gajinya. Apakah Kamu yakin tidak ingin mengambil prospek kerja ini? Daripada bingung, lebih baik Kamu memilih salah satu dari prospek keria tersebut yang sesuai dengan minat dan kemampuan yang Kamu miliki.