Manajemen Transportasi Udara merupakan jurusan yang berbeda dengan sekolah penerbangan yang mungkin Kamu ketahui. Kamu akan lebih fokus belajar ilmu manajemen atau pengaturan segala hal terkait transportasi udara. Sebagai jurusan kuliah yang menawarkan materi kuliah lebih beragam, kesempatan Kamu bekerja juga lebih umum. Pastikan Kamu tahu peluang atau prospek kerja Manajemen Transportasi Udara agar bisa memilih jurusan kuliah yang potensial.
Jenis pekerjaan lulusan Manajemen Transportasi Udara dan kisaran gaji per bulan
Setelah lulus kuliah dari D3 atau S1 Manajemen Transportasi Udara, Kamu punya peluang mendapatkan pekerjaan yang layak baik lokal atau internasional. Berikut peluang atau prospek kerja Manajemen Transportasi Udara yang bisa memberikan gaji yang besar setiap bulan yaitu :
1. Asuransi Penerbangan
Salah satu profesi yang bisa Kamu pilih selepas kuliah Manajemen Transportasi Udara adalah menjadi asuransi penerbangan. Kamu bisa bisa menjadi agen asuransi penerbangan yang bertugas menangani berbagai risiko yang bisa dialami pengguna transportasi udara, misalnya biaya perawatan medis, kompensasi bagasi hilang, risiko kecelakaan udara, dan lain-lain.
Menjadi seorang agen asuransi penerbangan bisa mendapat gaji jutaan, belum termasuk bonus besar bila berhasil mendapatkan lebih banyak nasabah yang sadar risiko transportasi udara.
2. Dirjen Perhubungan Udara
Kamu bisa bekerja di lembaga pemerintah, khususnya Direktorat Jenderal Perhubungan Udara RI. Menjadi staf di lembaga negara yang menangani pemberdayaan SDM, aspek industri penerbangan dan transportasi udara serta tugas penting lain yang diberikan pimpinan.
Gaji pegawai yang berstatus ASN mencapai angka jutaan rupiah, misalnya golongan II saja berkisar 2,2-3 juta rupiah per bulan. Gaji pokok berbeda dengan tunjangan yang diberikan untuk masa depan Kamu lebih layak, lho!
3. Ground Handling
Menjadi petugas ground handling di bandara bisa menjadi pilihan karir Kamu setelah lulus dari Manajemen Transportasi Udara. Kamu bertugas mengatur dan mengelola kegiatan penerbangan di bandara sesuai dengan divisi masing-masing.
Di bandara, pekerjaan sebagai ground handling agent tergantung divisi, misalnya staff ticketing, check in counter, CRO, dan lain-lain. Gaji ground handling fresh graduated berkisar 3 juta rupiah tergantung UMR wilayah, tetapi profesional bisa mendapatkan gaji yang lebih besar.
4. Cargo Agent
Tidak hanya bekerja di bandara saja, Kamu punya potensi bekerja di perusahaan transportasi udara milik swasta. Menjadi cargo agent bisa menjadi pilihan untuk Kamu yang ingin mengimplementasikan ilmu manajemen di bidang industri. Gaji yang ditawarkan pihak cargo berkisar 3-5 juta rupiah per bulan, tetapi Kamu punya potensi mengembangkan sayap lebih lebar.
Siapa tahu pengalaman bekerja di cargo agent bisa menjadi pelajaran untuk Kamu yang ingin membangun bisnis di bidang logistik udara ini. Sukses menjadi pengusaha cargo Indonesia yang melakukan pengiriman domestik hingga internasional, kenapa tidak? Kamu bisa menentukan omzet usaha lebih besar mulai sekarang, kok.
5. Biro Travel
Travel bisa menjadi pilihan bisnis untuk Kamu setelah lulus kuliah Manajemen Transportasi Udara nanti. Bekal ilmu yang Kamu dapat bisa membantu mengurus dan mengelola tour and travel sendiri, kok. Kamu bisa melakukan pemasaran untuk menarik minat pengguna jasa tour and travel memakai penerbangan udara yang aman dan nyaman. Yakin tidak ingin mencoba peluang bisnis yang menggiurkan di negara dengan tingkat pariwisata tinggi seperti Indonesia?
6. Dosen
Gaji dosen memang besar bisa mencapai 5 juta ke atas bila Kamu berstatus dosen ASN. Namun, pastikan dulu Kamu telah lulus S1 Manajemen Transportasi Udara dan melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi setara S2.
7. Manajer Transportasi Udara
Menjadi manajer transportasi udara memang tidak mudah sebab Kamu harus melakukan organisir, pengarahan, koordinasi, monitor kegiatan operasional, mengimplementasikan perubahan jadwal transportasi udara, dan lan-lain. Namun, gaji seorang manajer di Indonesia bervariasi mulai 7-10 juta rupiah, bahkan bisa mencapai puluhan juta rupiah per bulan tergantung kinerja dan ketentuan perusahaan transportasi udara tempat Kamu bernaung, ya!
8. Perencana Transportasi Udara
Tugas utama Kamu adalah menyusun rekomendasi perencanaan transportasi udara, menyusun desain proyek transportasi, menganalisa permodelan lalu lintas udara, dan sebagainya. Gaji seorang perencana transportasi udara pemula berkisar 2-4 juta rupiah di Indonesia, tetapi Kamu bisa mengembangkan kemampuan menjadi lebih produktif.
Siapa tahu Kamu bisa menjadi perencana transportasi udara yang bisa memberikan model atau simulasi transportasi udara dan logistik di Indonesia yang terkenal kelak. Gaji akan mengikuti kinerja dan profesionalitas Kamu dalam bekerja sebagai perencana transportasi udara yang memiliki kualitas unggul.
9. Bagian Keuangan Perusahaan Penerbangan
Kuliah Manajemen Transportasi Udara mendapatkan mata kuliah yang lebih beragam seperti akuntansi, manajemen keuangan perusahaan transportasi, sosial ekonomi, dan lain-lain. Kamu bisa bekerja di sektor lain seperti perbankan atau lembaga keuangan yang berkaitan dengan perusahaan penerbangan, kok. Gaji bagian keuangan di perusahaan transportasi udara bervariasi sesuai kontrak kerja, tetapi rata-rata gaji tim accounting berkisar 3-5 juta rupiah untuk kategori pemula.
10. Konsultan Manajemen Transportasi Udara
Kunci menjadi konsultan adalah Kamu harus selalu update perkembangan transportasi udara terbaru, memiliki wawasan dan pengalaman luas, serta mampu memberikan saran dan pandangan yang inovatif terkait permasalahan transportasi udara yang dialami oleh klien. Misalnya pengusaha biro travel, perusahaan transportasi udara, organisasi atau lembaga pemerintah yang berkaitan dengan transportasi udara.
Seorang konsultan profesional bisa menghasilkan pendapatan minimal 10 juta per bulan sesuai dengan rekam jejak masing-masing.
Dari sepuluh peluang atau prospek kerja Manajemen Transportasi Udara di atas, apakah Kamu tidak tertarik mengambil jenjang S1 MTU yang potensial ini? Segera daftarkan diri Kamu menjadi mahasiswa S1 MTU di PTS ternama di Indonesia sekarang juga.