Sekolah berbasis keagamaan dengan penyematan label IT atau Islam Terpadu mulai menjamur bak kacang goreng. Seolah berbondong-bondong ingin memberikan pendidikan terbaik pada anak-anak generasi terkini. Tak hanya sekolah dengan penyematan label IT saja, sekolah Islam juga menjadi pilihan orangtua yang ingin memberikan pendidikan terbaik. Antara sekolah umum dan sekolah negeri, mana yang bakal Kamu pilih? Simak ulasan terkait kekurangan sekolah umum dibandingkan sekolah Islam berikut!
Di Indonesia, sekolah umum mulai mengalami dampak animo orangtua yang ingin memberikan pendidikan terbaik untuk buah hati tercinta. Sekolah umum bisa mengalami kekurangan murid karena banyak anak yang memilih pendidikan di sekolah Islam. Sebenarnya apa saja kekurangan sekolah umum dibandingkan sekolah Islam?
1. Pendidikan Keagamaan Hanya Satu Kali Pertemuan
Pendidikan Agama Islam hanya dilakukan satu kali pertemuan saja atau 2×45 menit saja.
2. Tidak Ada Kegiatan Di Luar Sekolah Berbasis Keagamaan
Jangan berharap Kamu akan menemukan kegiatan ekstrakurikuler berbasis keagamaan yang lebih fokus. Misalnya anak sekolah umum bisa pulang lebih awal, sedangkan anak yang belajar di sekolah agama memiliki jadwal lebih padat karena melakukan kegiatan yang mendukung pembelajaran Islami.
3. Jam Belajar Yang Singkat
Jam belajar yang singkat bisa menjadi kekurangan sekolah umum. Kamu hanya belajar sebentar di sekolah dan tidak mendapatkan pengajaran di bidang keagamaan yang lebih baik.
4. Kurang Pembiasaan Keagamaan Yang Baik
Sekolah umum lebih bebas karena siswa yang belajar memang heterogen. Di sekolah Islam, Kamu bisa mendapatkan pembiasaan lebih baik seperti shalat Dhuha, mengaji, shalat berjamaah, dan lain-lain.
5. Fokus Pada Pencapaian Akademik
Di sekolah umum, Kamu akan lebih fokus pada pencapaian akademik dan guru pengajar lebih fokus pada siswa yang menonjol saja. Di sekolah Islam, pencapaian non akademik menjadi prioritas yang tidak kalah penting.
6. Tidak Memiliki Muatan Lokal Keagamaan Dibandingkan Sekolah Islam
Hanya ada Agama Islam saja di sekolah umum, sedangkan sekolah Islam menawarkan lebih banyak muatan lokal tentang ilmu keagamaan lebih detail.
7. Kurang Ketat Urusan Seragam Sekolah
Seragam sekolah di sekolah umum lebih bebas dibandingkan dengan sekolah Islam yang sesuai syariat.
8. Minim Ekstrakurikuler Berbasis Keagamaan
Buat Kamu yang ingin belajar ilmu Fiqih, muhadhoroh, Tahfidz, dan ekstrakurikuler keagamaan lain, sekolah umum tidak memberikan fasilitas tersebut.
9. Kurang Fasilitas
Masalah pada sekolah umum negeri adalah fasilitas yang kurang memadai.
10. Tidak Cocok Untuk Anak Introvert
Sekolah heterogen sangat mendukung perkembangan anak ekstrovert yang gampang adaptasi dan terbuka dengan sekitar. Berbeda dengan anak introvert yang lebih pemalu dan suka berteman dengan lingkup pergaulan yang sama atau homogen.
Kekurangan sekolah umum bisa menjadi pertimbangan untuk Kamu yang mencari sekolah lanjutan. Pilih sekolah yang bisa mendukung perkembangan akademik dan non akademik yang baik untukmu, ya!