Suka Duka Anak Magang

Image: canva.com

10 Hal Tentang Suka Duka Anak Magang Apalagi Sendirian

Magang menjadi pilihan tepat untuk Kamu yang ingin mendapatkan pengalaman kerja sebelum lulus kuliah. Siapa tahu magang menjadi kesempatan untuk Kamu mendapatkan pekerjaan tetap setelah lulus nanti. Namun, ada banyak hal yang sering menggambarkan suka duka anak magang di lingkungan kerja. Penasaran? Simak rangkuman suka duka mahasiswa magang apalagi sendirian berikut ini.

1. Uji Nyali Memahami Sifat Rekan Kerja

Memahami karakter orang lain di tempat bekerja merupakan cara jitu agar Kamu mudah beradaptasi. Kalau Kamu magang sendirian, bakal seperti orang asing yang terpaksa masuk ke lingkup kantor. Sudah bisa dibayangkan bagaimana perasaan terasingkan, bukan? Memahami sifat rekan kerja bisa menjadi semacam uji nyali untuk mengetes mental Kamu, lho!

2. Susah Membagi Waktu Kuliah Dan Magang

Duka bagi anak magang adalah kesulitan membagi waktu antara pekerjaan dan mengerjakan skripsi. Jangan sampai magang menjadi alasan skripsi yang Kamu kerjakan molor, ya! Bisa jadi Kamu bakal lama mendapatkan gelar sarjana.

3. Mendapatkan Teman Dan Relasi Baru

Magang memberikan kesempatan untuk Kamu mendapatkan teman atau relasi baru. Setidaknya Kamu memiliki potensi jaringan yang luas setelah selesai kuliah nanti.

4. Tidak Perlu Lembur

Anak magang bakal pulang tepat waktu alias tidak perlu lembur. Asyik, bukan?

5. Tinggal Di Tempat Lain Atau Menempuh Jarak Lebih Jauh

Bagi Kamu yang ingin belajar mandiri, memilih lokasi magang yang jauh bisa menjadi suka tersendiri. Kamu akan belajar untuk hidup di kota lain secara sendirian tanpa orangtua atau teman kampus. Namun, mahasiswa yang tidak bisa hidup jauh dari keluarga, bakal dilanda homesick terus menerus.

Baca Juga:  10 Tips Memilih Tempat Magang Yang Tepat Buat Kamu

6. Mendapatkan Upah Atau Tidak

Suka duka anak magang lekat dengan upah atau bayaran. Jika perusahaan di luar negeri mungkin memberikan upah untuk kontribusimu, maka tidak banyak perusahaan lokal yang memberikan hal sama. Suka atau duka, nih?

7. Belajar Tidak Meremehkan Pekerjaan Kecil

Anak magang identik dengan pekerjaan ringan yang diberikan oleh perusahaan seperti foto kopi atau menata dokumen. Terdengar membosankan, ya? Bagi sebagian anak magang, ide pekerjaan kecil malah menyenangkan. Tentu sebagian yang lain merasa pengalaman magang kurang maksimal. Setidaknya Kamu bisa belajar untuk tidak meremehkan berbagai pekerjaan kecil yang diberikan.

8. Menganggur Di Kantor

Hal paling membosankan yang sering dikeluhkan anak magang adalah menganggur. Tidak ada pekerjaan yang diberikan sedangkan jam pulang kantor masih lama. Apalagi magang sendirian yang tidak memungkinkan Kamu untuk mengobrol dengan teman kampus. Bete, ya!

Baca Juga:  10 Manfaat Magang Bagi Mahasiswa Yang Perlu Kamu Tau, Pelu Tau Nih

9. Merasakan Pengalaman Menjadi Karyawan

Pengalaman menjadi karyawan tentu memberikan sensasi suka dan duka yang bakal Kamu rasakan. Setelah magang selesai, Kamu bisa memutuskan untuk menjadi karyawan atau pengusaha mandiri saja.

10. Susah Mendapatkan Data Untuk Laporan Magang

Saat Kamu selesai magang dan berusaha mendapatkan data untuk laporan ke kampus, eh ada staf yang susah memberikan data seperti dosen killer. Bisa-bisa mood Kamu berubah menjadi kurang baik, ya!

Jangan takut untuk mencoba magang di kantor swasta atau pemerintah! Kalau Kamu tidak mencoba dari sekarang, kapan Kamu bakal merasakan suka duka anak magang?