Alasan Menjadi Psikolog

Image: canva.com

10 Alasan Menjadi Psikolog Bagi Kamu Yang Masuk Bimbang

Psikologi merupakan salah satu jurusan yang memiliki peminat cukup banyak di Indonesia. Kuota penerimaan jurusan Psikologi yang terbatas tidak sebanding dengan lonjakan peminat setiap tahun. Tak hanya universitas negeri saja, universitas swasta yang membuka jurusan Psikologi mengalami hal yang sama. Sebenarnya apa alasan menjadi psikolog yang bisa menjadi referensimu?

Buat Kamu yang bingung mau memilih jurusan apa di bangku kuliah, bisa memilih jurusan Psikolog yang bisa memberikan tantangan tersendiri. Yuk, simak alasan menjadi psikolog yang bisa Kamu jadikan pertimbangan ini!

1. Matkul Di Kuliah Cukup Menyenangkan

Untuk menjadi seorang psikolog, Kamu harus menempuh pendidikan jurusan Psikologi di kampus. Dengan gelar psikologi yang telah didapat pada akhir kuliah, Kamu bisa menggunakan lisensi untuk melamar pekerjaan. Tentu Kamu harus menempuh pendidikan profesi untuk mendapatkan gelar psikolog.

2. Bisa Menentukan Pilihan Karir Psikolog

Profesi psikolog bisa didapatkan setelah sukses menempuh jenjang S2. Tetapi Kamu punya kesempatan untuk menentukan karir sejak awal dengan pilihan minat psikologi klinis, psikologi pendidikan, psikologi industri atau psikologi organisasi. Setidaknya profesi psikolog sangat dibutuhkan di berbagai sektor setelah Kamu lulus kuliah nanti.

3. Memiliki Karir Cerah

Psikolog memiliki masa depan cerah sebab prospek karir di Indonesia cukup cemerlang. Sejak lulus jurusan Psikologi, Kamu bisa memutuskan untuk menjadi konselor, guru, HRD, dan lain-lain. Tentu Kamu bisa memiliki masa depan lebih baik saat memutuskan mengambil program profesi psikolog setelah lulus sarjana Psikologi.

4. Bisa Menjadi Terapis Anak Berkebutuhan Khusus

Kamu bisa memiliki karir sebagai terapis anak kebutuhan khusus untuk bisa memaksimalkan fungsi anak dalam kehidupan masyarakat kelak. Setiap terapis dibayar sangat mahal sesuai dengan tingkat kesulitan menghadapi dan jumlah anak berkebutuhan khusus yang ditangani.

Baca Juga:  Apakah Keduanya Sama? Berikut Perbedaan Konselor Dan Psikolog!

5. Gaji

Gaji seorang psikolog berkisar antara 7-13 juta rupiah tergantung lembaga atau tempat kerja yang menaungi.

6. Bisa Membantu Orang Lain

Psikologi berbeda dengan Psikiatri, tetapi memiliki fungsi membantu orang lain yang membutuhkan konseling. Kamu bisa membantu orang-orang dari sisi medis untuk memahami dan memecahkan masalah berat yang dihadapi.

7. Bisa Mempelajari Semua Hal Tentang Manusia

Dengan mengaplikasikan ilmu neuro psikologi yang Kamu pelajari saat belajar pendidikan Psikologi, Kamu bisa belajar banyak hal tentang manusia.

8. Memiliki Kesempatan Mengenal Kepribadian Diri Dan Orang Sekitar

Dengan menempuh pendidikan psikologi hingga raih gelar psikolog, Kamu akan belajar tentang kepribadian. Tidak hanya bisa mengenal diri sendiri, Kamu bisa mengenal kepribadian orang terdekat dan sekitar. Saat Kamu memilih pasangan pun, kemungkinan salah pilih bisa diminimalisir seiring aplikasi kemampuan dalam melihat kepribadian seseorang.

Baca Juga:  10 Cara Menjadi Psikolog Yang Perlu Kamu Ketahui

9. Memiliki Kesempatan Mengembangkan Karir

Seorang psikolog memang butuh pendidikan S2 untuk mendapatkan profesi tersebut. Tentu masa depan cemerlang sebagai psikolog yang memiliki karir sebagai penulis, peneliti atau dosen akan membuat Kamu semakin berkibar.

10. Menikmati Pekerjaan

Saat Kamu menjadi konseling dan mendengarkan keluh kesah orang lain, Kamu bisa saja merasa lebih tertantang dan menikmati pekerjaan ini. Bagi Kamu yang punya passion dalam bidang komunikasi dan bisa mencari solusi atas masalah orang lain, pertimbangkan karir ini.

Yuk, pikirkan kembali alasan menjadi psikolog agar Kamu semakin berniat lolos seleksi jurusan Psikologi atau melanjutkan ke jenjang profesi psikolog nanti!