Program Beasiswa Pendidikan Mahasiswa Miskin Berprestasi ini berhasil mengangkat anak-anak miskin di berbagai pelosok negeri untuk mampu mengenyam pendidikan lebih tinggi di bangku kuliah. Selain gratis biaya kuliah, mereka juga diberi living cost yang lumayan besar. Namun tentu saja, sangat sulit untuk menembus beasiswa ini. hanya anak-anak berprestasi dan tidak mampu saja yang bisa mendapatkannya. Lalu, apakah ada alasan jangan daftar Bidikmisi untuk anak dari keluarga mampu?
Yuk, simak bagaimana rumit dan dramatisnya kehidupan anak-anak penerima Bidikmisi agar Kamu yang memiliki biaya tidak ikut-ikutan mendaftar. Berkaca dari penjelasan di atas, berikut ini ada 10 alasan jangan daftar Bidikmisi bagi Kamu yang mampu, yaitu :
1. Harus Mengurus Banyak Berkas Pendaftaran
Namanya mengurus beasiswa alias gratis pembayaran, maka pastinya Kamu perlu ikuti rumitnya prosedur. Banyak berkas pula yang harus disiapkan, mulai dari surat keterangan tidak mampu, surat tanah, tagihan air, listrik, dan slip gaji, hingga dokumen-dokumen lainnya.
2. Harus Mau Disurvey
Untuk membuktikan bahwa Kamu benar-benar miskin, maka kediamanmu akan didatangi oleh para surveyor dari Universitas yang tentunya tidak akan membuat pengecualian untuk kondisi apapun. Selain survey, Kamu juga harus mau diwawancara langsung.
3. Siap Didiskualifikasi Kapan Saja
Jika suatu hari Kamu kedapatan merupakan seorang yang memalsukan dokumen, melakukan penipuan kondisi, atau nilai tidak memenuhi kualifikasi, maka Kamu harus siap untuk dicoret dari daftar penerima beasiswa kapan saja.
4. Uang Di Tiga Bulan Pertama Belum Cair
Menurut banyak pengalaman, uang Bidikmisi akan cair di semester pertama akhir. Itu berarti mahasiswa penerima beasiswa harus menggunakan uang dari kantong pribadi lebih dulu untuk mengurusi keperluan kampus, mulai dari kos, ospek, uang makan, dan sebagainya.
5. Antrian ATM Kampus Mirip Antri Sembako
Uang dari beasiswa akan cair dan dapat diambil di ATM kampus. Nah, inilah saat dimana ATM hampir mirip dengan antrian sembako karena banyaknya anak yang ingin segera mengambil uang untuk membayar keperluan.
6. Habis untuk Traktiran Teman
Sialnya, setelah uang cair, teman-teman non Bidikmisi mengira jika uang tersebut bisa digunakan untuk foya-foya. Tak ayal, banyak yang minta ditraktir tanpa tahu tujuan dari pemberian uang itu sesungguhnya.
7. Jika Shopping Dikira Foya-Foya
Susahnya lagi, anak-anak penerima Bidikmisi jika berbelanja di mall atau menggunakan barang baru apapun, pasti akan langsung dicap foya-foya dan uangnya dihambur-hamburkan.
8. Dilarang Tampil Hedonis
Alhasil sebagai mahasiswa penerima beasiswa miskin, Kamu tentu dilarang tampil hedonis sesuai etika. Mahasiswa non Bidikmisi tidak masalah jika tampil dengan barang-barang branded dari atas sampai bawah, namun jangan harap mahasiswa Bidikmisi bisa mendapat perlakuan yang sama. Terkadang, mereka harus berpakaian sederhana dan menghindari tampil menawan agar tidak menjadi spotlight dan bahan pembicaraan.
9. Tuntutan Nilai Tinggi dan Lulus Tepat Waktu
Namanya disekolahkan secara gratis, tentu ada aturan dan syarat yang ditetapkan. Salah satu aturannya adalah nilai IPK harus diatas 2,75. Kamu juga harus aktif organisasi untuk menambah referensi.
10. Balas Budi untuk Negara
Terakhir, apa kontribusimu untuk negara yang sudah membiayai sekolahmu secara gratis dan menghidupimu selama 4 tahun lamanya?
Demikian ulasan tentang 10 alasan jangan daftar Bidikmisi jika Kamu anak dari keluarga mampu. Lebih baik Kamu membayar biaya sekolah sendiri dan memberikan kesempatan Bidikmisi ini kepada mereka yang lebih membutuhkan. Semoga ulasannya bermanfaat.