System Analyst Kerjanya Ngapain

Image: canva.com

System Analyst Kerjanya Ngapain? Berikut 10 Penjelasannnya

Kalau Kamu menyukai dunia IT dan ingin kuliah di bidang satu ini, pasti banyak mencari tahu seputar jurusan kuliah dan jenis pekerjaan apa yang bisa mengantarmu dalam mengembangkan kegemaran tersebut, kan? Seperti dalam bidang system analyst. System analyst kerjanya ngapain dan tugasnya apa saja? Nah, supaya Kamu punya sedikit bayangan tentang system analyst, yuk kita bahas bersama!

Pekerjaan dan Tugas System Analyst

Setiap tugas atau job desk bisa tergantung pada masing-masing perusahaan, termasuk system analyst (analis sistem). Namun pada dasarnya jabatan ini menjadi rekan dari seorang programmer. Berikut beberapa tugasnya:

1. Menyarankan Perangkat Lunak

Salah satu tugasnya ialah menyarankan berbagai perangkat lunak yang sesuai dengan permintaan dan kebutuhan perusahaan atau client.

Baca Juga:  Perkiraan Gaji System Analyst Atau Pendapatan Didapat Dalam 1 Bulan

2. Membuat Perencanaan Dalam Project

Jika programmer merancang dari segi teknis, system analyst melengkapinya dengan membuat perencanaan dalam project yang dikerjakan. Perencanaan ini bisa berupa desain yang tujuannya memperlancar pengerjaan project.

3. Menjalankan Sistem Fungsional

Tugas lainnya ialah menjalankan sistem fungsional yang terdiri dari pemberian informasi mengenai hal-hal penting bagi sebuah perusahaan atau kelompok tertentu.

4. Membangun Hubungan Dengan Client

Seorang system analyst pun harus mampu membangun hubungan sebaik mungkin dengan client dengan merekomendasikan perangkat dan menjelaskan seputar perangkat sejelas mungkin.

5. Membuat Laporan Untuk Client

Selain itu bertugas pula dalam membuat laporan mengenai pergerakan project tersebut secara informastif, sehingga pihak client memahami segalanya.

Baca Juga:  Apa Itu System Analyst? Berikut 10 Hal Tentang System Analyst

6. Mengendalikan Penggunaan Biaya

Selanjutnya, system analyst kerjanya ngapain lagi? Dari pengerjaan project, analis sistem juga berperan untuk mengendalikan biaya agar sesuai perencanaan di awal dan tidak merugikan pihak manapun.

7. Menguji Aspek-Aspek Pada Perangkat Dan Aplikasi

Perangkat atau aplikasi yang dipilih harus lolos uji dan standar, sehingga memenuhi kebutuhan, Maka system analyst bertugas menguji aspek-aspek yang ada pada perangkat atau aplikasi buatan.

8. Mengawasi Penerapan Sistem

Kemudian tugas lainnya ialah dalam pengawasan penerapan sistem yang dijalankan. Bersama programmer untuk merancang aplikasi atau sistem, seorang analis sistem bertanggung jawab mengawasi agar sistem yang dirakit dalam aplikasi maupun sistem tersebut berjalan lancar sesuai fungsi.

Baca Juga:  10 Alasan Memilih Menjadi System Analyst Sebagai Pilihan Karir

9. Mampu Mengikuti Perkembangan Sektor Teknis Dan Industri

System analyst bukan sekadar mengerjakan pekerjaan utamanya, tetapi juga harus bisa mengikuti perkembangan sektor di bidang ini, serta industri. Supaya Kamu tidak akan tertinggal zaman dari segi teknologi, maupun sisi lainnya.

10. Memahami Bahasa Dan Dasar Pemrograman

Berikutnya, berada di satu bidang, system analyst wajib memahami bahasa-bahasa dalam dunia pemrograman.

Jadi, system analyst kerjanya ngapain saja? Pada dasarnya berhubungan dengan dunia pemrograman dan berperan penting dalam project yang melibatkan perancangan aplikasi, sistem, dan hal semacamnya di sebuah perusahaan. Semoga informasi kali ini bermanfaat ya buat Kamu.