Kalau Kamu menyukai dunia IT dan ingin kuliah di bidang satu ini, pasti banyak mencari tahu seputar jurusan kuliah dan jenis pekerjaan apa yang bisa mengantarmu dalam mengembangkan kegemaran tersebut, kan? Seperti dalam bidang system analyst. System analyst kerjanya ngapain dan tugasnya apa saja? Nah, supaya Kamu punya sedikit bayangan tentang system analyst, yuk kita bahas bersama!
Pekerjaan dan Tugas System Analyst
Setiap tugas atau job desk bisa tergantung pada masing-masing perusahaan, termasuk system analyst (analis sistem). Namun pada dasarnya jabatan ini menjadi rekan dari seorang programmer. Berikut beberapa tugasnya:
1. Menyarankan Perangkat Lunak
Salah satu tugasnya ialah menyarankan berbagai perangkat lunak yang sesuai dengan permintaan dan kebutuhan perusahaan atau client.
2. Membuat Perencanaan Dalam Project
Jika programmer merancang dari segi teknis, system analyst melengkapinya dengan membuat perencanaan dalam project yang dikerjakan. Perencanaan ini bisa berupa desain yang tujuannya memperlancar pengerjaan project.
3. Menjalankan Sistem Fungsional
Tugas lainnya ialah menjalankan sistem fungsional yang terdiri dari pemberian informasi mengenai hal-hal penting bagi sebuah perusahaan atau kelompok tertentu.
4. Membangun Hubungan Dengan Client
Seorang system analyst pun harus mampu membangun hubungan sebaik mungkin dengan client dengan merekomendasikan perangkat dan menjelaskan seputar perangkat sejelas mungkin.
5. Membuat Laporan Untuk Client
Selain itu bertugas pula dalam membuat laporan mengenai pergerakan project tersebut secara informastif, sehingga pihak client memahami segalanya.
6. Mengendalikan Penggunaan Biaya
Selanjutnya, system analyst kerjanya ngapain lagi? Dari pengerjaan project, analis sistem juga berperan untuk mengendalikan biaya agar sesuai perencanaan di awal dan tidak merugikan pihak manapun.
7. Menguji Aspek-Aspek Pada Perangkat Dan Aplikasi
Perangkat atau aplikasi yang dipilih harus lolos uji dan standar, sehingga memenuhi kebutuhan, Maka system analyst bertugas menguji aspek-aspek yang ada pada perangkat atau aplikasi buatan.
8. Mengawasi Penerapan Sistem
Kemudian tugas lainnya ialah dalam pengawasan penerapan sistem yang dijalankan. Bersama programmer untuk merancang aplikasi atau sistem, seorang analis sistem bertanggung jawab mengawasi agar sistem yang dirakit dalam aplikasi maupun sistem tersebut berjalan lancar sesuai fungsi.
9. Mampu Mengikuti Perkembangan Sektor Teknis Dan Industri
System analyst bukan sekadar mengerjakan pekerjaan utamanya, tetapi juga harus bisa mengikuti perkembangan sektor di bidang ini, serta industri. Supaya Kamu tidak akan tertinggal zaman dari segi teknologi, maupun sisi lainnya.
10. Memahami Bahasa Dan Dasar Pemrograman
Berikutnya, berada di satu bidang, system analyst wajib memahami bahasa-bahasa dalam dunia pemrograman.
Jadi, system analyst kerjanya ngapain saja? Pada dasarnya berhubungan dengan dunia pemrograman dan berperan penting dalam project yang melibatkan perancangan aplikasi, sistem, dan hal semacamnya di sebuah perusahaan. Semoga informasi kali ini bermanfaat ya buat Kamu.