Struktur Organisasi BEM

Image: canva.com

Struktur Organisasi BEM Dan Tugasnya Yang Perlu Kamu Tau

Ibarat dunia pemerintahan nyata, BEM merupakan lembaga eksekutif yang terdiri dari perwakilan mahasiswa berbagai jurusan. Kepengurusan berganti setiap tahun untuk mencari calon pengganti yang bisa menyelenggarakan kegiatan dan program kerja BEM tingkat fakultas atau universitas sebaik mungkin. Proses seleksi calon pengurus dilakukan cukup ketat karena banyak mahasiswa yang tertarik bergabung di organisasi kampus. Apalagi tingkatan BEM lebih luas dibandingkan HIMA sehingga Kamu wajib tahu struktur organisasi BEM dan tugasnya.

Buat Kamu yang masih penasaran dengan lembaga eksekutif kampus, simak contoh struktur organisasi BEM dan tugasnya selama menjabat posisi tertentu dalam satu periode!

1. Presiden Mahasiswa

Sebagai ketua BEM, seorang Presma yang dipilih secara voting memiliki tugas memimpin dan mengkoordinir rapat pengurus, memberi arahan kepada pengurus dibawah kepemimpinan, menentukan kebijakan BEM, dan bertanggung jawab terhadap kepengurusan BEM selama satu periode.

2. Wakil Presiden Mahasiswa

Wapresma memiliki tugas membantu Presma saat berhalangan hadir pada setiap rapat dan melaksanakan tugas yang diberikan ketua BEM.

3. Sekretaris

Bertugas memenuhi kebutuhan administrasi, pembenahan dan perawatan inventaris, serta melakukan surat menyurat atau pengelolaan data dokumentasi sebaik mungkin.

4. Bendahara

Bertugas menggali sumber dana, penggunaan dana setiap kegiatan dan melakukan evaluasi serta penyusunan laporan keuangan rutin.

5. Departemen SDM

Meningkatkan wawasan keilmuan pengurus, melakukan diskusi rutin, mengadakan penelitian dan riset, kerja sama dengan lembaga pemerintah atau non pemerintah dalam upaya peningkatan skill, dan lain-lain.

6. Departemen Komunikasi Dan Informasi

Merupakan salah satu bagian struktur organisasi di BEM yang bertugas untuk menyebarkan informasi pada mahasiswa di kampus, menjalin hubungan baik dengan BEM fakultas atau BEM universitas lain, menjalin partisipasi aktif para pengurus BEM, dan masih banyak tugas lainnya.

Baca Juga:  Contoh Program Kerja BEM Sebagai Referensi

7. Departemen Dalam Negeri

Memiliki tugas untuk pembinaan dan koordinasi administrasi, pelaksanaan penelitian dan pengembangan pendidikan atau pelatihan tertentu, pelaksanaan pengawasan fungsional, dan lain-lain.

8. Departemen Luar Negeri

Memiliki tujuan mengkoordinasi segala permasalahan mahasiswa di kampus, melaporkan setiap kegiatan pada komisariat dan memiliki tanggung jawab terhadap anggota dalam departemen yang dipimpin.

9. Departemen Sosial

Bertujuan untuk melakukan kegiatan yang bersifat sosial untuk kepentingan masyarakat, kerja sama dengan departemen sosial universitas lain, melakukan seminar atau pelatihan, dan lain-lain.

Tentu masih ada banyak departemen lain yang memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing dalam struktur kepengurusan BEM kampus. Setiap divisi kepengurusan memiliki laporan dan evaluasi yang harus dipertanggungjawabkan kepada pimpinan atau Presma. Contoh struktur organisasi BEM dan tugasnya bisa menjadi acuan buat

Baca Juga:  10 Alasan Masuk BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Saat Kuliah

Kamu yang ingin masuk ke organisasi bergengsi ini. Tak sekadar menambah teman saja, BEM bisa menjadi wadah buat Kamu yang ingin mendapatkan pengalaman baru dalam organisasi kampus. Semoga informasi kali ini bermanfaat ya.