Manfaat Tracer Study

Image: canva.com

Pengertian Dan Manfaat Tracer Study Yang Perlu Kamu Tau, Ada 10!

Tracer study atau studi pelacakan jejak alumni merupakan sebuah penelitian yang ditujukan kepada alumni perguruan tinggi tersebut. Biasanya, penelitian ini dilakukan kepada alumni setelah 2 tahun lulus dari perguruan tinggi. Manfaat tracer study tidak hanya dapat dirasakan oleh perguruan tinggi tersebut, namun juga bisa digunakan oleh instansi lainnya, seperti Dikti dan pengelola industri.

Tujuan diadakannya tracer study adalah untuk mengetahui kompetensi yang dimiliki oleh alumni lulusan perguruan tinggi tersebut, apakah sudah sesuai dengan kebutuhan industri atau belum. Dari sini, nantinya perguruan tinggi akan melakukan berbagai evaluasi agar output lulusan yang dihasilkan bisa diserap sepenuhnya oleh industri.
Lebih lanjut, berikut ini adalah manfaat tracer study, baik untuk perguruan tinggi, DIKTI, maupun untuk industri.

Baca Juga:  10 Hal Yang Bisa Dilakukan Setelah Lulus Kuliah Atau Wisuda

1. Database Alumni

Data-data yang terkumpul akan dijadikan sebagai database alumni. Dengan demikian, kampus memiliki data seluruh mahasiswa yang pernah berkuliah di kampus tersebut.

2. Membangun Jaringan Dengan Para Alumni

Database tersebut tidak hanya dijadikan sebagai alat kelengkapan administrasi semata, namun juga dimanfaatkan untuk membangun jaringan dengan para alumni yang menempati posisi strategis.

3. Sebagai Bahan Evaluasi Atas Kompetensi Lulusan

Manfaat tracer study yang paling signifikan adalah digunakan sebagai bahan evaluasi atas kompetensi yang dimiliki oleh alumni sebuah kampus, apakah kompetensi lulusan sudah relevan dengan kebutuhan dunia kerja atau belum.

4. Sebagai Bahan Evaluasi Untuk Kurikulum

Dari evaluasi yang dilakukan pada poin sebelumnya, pihak kampus juga bisa mengadakan evaluasi terkait kurikulum yang selama ini dijalankan. Apakah harus diganti atau tidak.

Baca Juga:  Lanjut S2 Atau Kerja Dulu, Mana Yang Harus Kamu Lakukan?

5. Sebagai Bahan Evaluasi Untuk Tenaga Pendidik

Tracer study juga bisa dijadikan acuan dalam melakukan evaluasi terhadap tenaga pendidik, apakah tenaga pendidik sudah memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan atau belum.

6. Sebagai Bahan Evaluasi Untuk Pengembangan Kampus

Pada ujungnya, muara dari segala evaluasi yang dijalankan adalah untuk pengembangan kampus. Begitu juga dengan evaluasi yang mengacu pada data-data yang ada di tracer study.

7. Nilai Tambah Dalam Akreditasi

Kelengkapan data pada tracer study juga bisa digunakan sebagai nilai tambah dalam akreditasi perguruan tinggi.

8. Alat Monitoring Ditjen Dikti

Tracer study tidak hanya bermanfaat untuk perguruan tinggi, namun juga untuk pemangku kebijakan seperti Ditjen Dikti. DIKTI bisa menggunakan data tracer study untuk monitoring lulusan perguruan tinggi yang telah masuk ke dunia kerja.

Baca Juga:  10 Jawaban Dari Pertanyaan Setelah Lulus Sarjana Mau Jadi Apa

9. Industri Mudah Mendapatkan Informasi Lulusan

Manfaat tracer study bagi industri adalah industri bisa dengan mudah mendapatkan informasi yang lebih mendalam terkait lulusan tersebut.

10. Bahan Acuan Pembuatan Pelatihan

Tracer study juga bisa dijadikan sebagai acuan dalam pembuatan berbagai program pelatihan yang relevan dengan kebutuhan lulusan perguruan tinggi saat ini.

Nah, itulah manfaat tracer study yang perlu Kamu ketahui. Setelah mengetahui beberapa manfaat dari tracer study ini, semoga semakin meningkatkan kesadaran Kamu untuk mengisi formulir atau kuesioner yang akan digunakan sebagai database tracer study.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *