Hak Karyawan Resign

Image: canva.com

Hak Karyawan Resign Yang Perlu Kamu Pahami Sebagai Referensi

Semua akan resign pada waktunya. Sebelum Kamu memutuskan untuk resign, tidak ada salahnya untuk mencari tahu terlebih dahulu hak-hak yang Kamu dapatkan. Tiap perusahaan tentu memiliki aturannya masing-masing terkait hak karyawan resign. Biasanya, aturan ini sudah diberitahukan sejak Kamu tanda tangan kontrak. Untuk memastikan hak yang Kamu dapatkan, Kamu bisa bertanya kepada bagian HRD kantor.

Terkait dengan hak yang didapatkan oleh karyawan yang mengajukan resign, pemerintah sudah mengaturnya dalam UU Ketenagakerjaan. Yang terbaru, aturan ini ada di UU Ciptaker atau dikenal juga dengan Omnibus Law Cipta Kerja. Dua kebijakan ini memiliki aturan yang berbeda terkait pemberian hak pesangon bagi karyawan yang mengajukan resign.

Baca Juga:  Contoh Kata Kata Resign Yang Sopan Yang Bisa Kamu Katakan

Merujuk pada pasal 162 ayat 1 Omnibus Law Ciptaker, disebutkan bahwa karyawan yang mengundurkan diri secara sukarela atau resign tidak mendapatkan uang pesangon melainkan hanya menerima Uang Penggantian Hak (UPH). UPH yang dimaksud diatur dalam pasal 156 ayat 4.

Dikutip dari pasal tersebut, berikut ini beberapa hak karyawan resign yang akan Kamu terima ketika mengundurkan diri dari perusahaan:

1. Uang Pisah

Yang pertama adalah uang pisah. Tidak semua perusahaan memberikan uang pisah ini. Begitu juga, tidak semua karyawan mendapatkannya. Jadi, pemberian uang pisah ini tergantung kebijakan masing-masing perusahaan.

Baca Juga:  10 Alasan Mengundurkan Diri (Resign) Adalah Pilihan Tepat Buat Kamu

Uang pisah diberikan kepada para karyawan yang berjasa dan memiliki prestasi yang baik selama masa kerja. Ini diberikan sebagai bentuk penghargaan atas loyalitas karyawan tersebut.

2. Cuti Tahunan Yang Belum Diambil

Hak karyawan resign yang kedua adalah pengganti cuti tahunan yang belum diambil. jika Kamu masih memiliki jatah cuti yang tersisa saat mengajukan resign, Kamu bisa mendapatkan pengganti dari jatah cuti tahunan yang belum terpakai tersebut.

3. Ongkos Pulang

Yang ketiga adalah ongkos pulang. Yang dimaksud dengan ongkos pulang adalah ongkos yang diterima oleh karyawan yang ditempatkan jauh dari tempat asalnya hingga akhirnya karyawan tersebut mengundurkan diri. Ketika Kamu mengundurkan diri atau resign, Kamu akan mendapatkan ongkos pulang ini untuk kembali ke daerah asalnya.

Baca Juga:  10 Tanda Kamu Sudah Bosan Dengan Pekerjaan Yang Sekarang

Ongkos pulang ini tidak didapatkan jika saat mengajukan resign, Kamu sudah kembali ke tempat penempatan semula.

4. UP4

Yang keempat, Kamu juga memiliki hak untuk mendapatkan UP4, yaitu Uang Pengganti Perumahan serta Pengobatan dan Perawatan. Besaran uang pesangon ini adalah 15% dari jumlah uang pesangon dan uang penghargaan masa kerja.

5. Surat Keterangan Kerja

Hak karyawan resign berikutnya adalah mendapatkan surat keterangan kerja. Jika Kamu bermaksud melamar kerja lagi setelah resign, surat keterangan kerja ini penting karena akan membantu meningkatkan kualifikasi yang Kamu miliki. Selain itu, surat keterangan kerja ini menjadi bukti pengalaman yang Kamu miliki.

Baca Juga:  Beberapa Hak Hak Pekerja Harian Lepas Yang Perlu Kamu Pahami

6. Hak-Hak Lainnya Yang Diatur Dalam Perjanjian Kerja

Yang keenam adalah hak-hak lainnya yang diatur dalam perjanjian kerja. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, tiap perusahaan memiliki kebijakannya masing-masing terkait hal ini. Kamu bisa bertanya ke bagian HRD untuk memastikan hak resign yang Kamu dapatkan.

Itulah beberapa hak karyawan resign yang akan Kamu dapatkan. Beberapa hak diatur dalam aturan perundang-undangan dan sisanya diatur dalam perjanjian kerja antara karyawan dan perusahaan.