Format Penulisan Konten

Image: canva.com

Format Penulisan Konten Artikel Yang Baik Dan Benar

Sebuah blog, pribadi maupun perusahaan biasanya akan menerbitkan artikel secara teratur. Artikel yang diunggah pun tidak sembarang artikel, karena harus merepresentasikan topik yang dibawa oleh perusahaan ataupun blog pribadi. Dalam membuat artikel yang demikian, Kamu memerlukan informasi mengenai format penulisan konten artikel yang sesuai dengan ejaan yang disempurnakan.

Sebenarnya Kamu bisa membuat konten artikel yang menarik tanpa optimasi SEO. Namun, tidak menjamin artikel Kamu dapat muncul pada halaman pertama mesin pencarian Google. Secara sederhana, format penulisan konten artikel yang sederhana merupakan kunci utama dalam mengikuti peraturan dari Google. Di bawah ini akan diuraikan format penulisan konten artikel yang sesuai.

Baca Juga:  10 Cara Membuat Artikel Yang Menarik Untuk Dibaca

1. Gunakan Keyword Yang Mungkin Dicari Orang

Sebelum Kamu berencana membuat artikel pada sebuah blog, Kamu harus menentukan keyword yang mungkin dicari oleh audiens Kamu. Oleh karena itu Kamu harus paham karakter audiens Kamu.

2. Pastikan Artikel Menjawab Pertanyaan Para Pencari

Mesin pencarian Google dapat mengetahui kepuasan hasil pencarian yang berdasarkan beberapa indikator. Salah satunya ialah lama waktu yang dihabiskan dalam membaca artikel yang Kamu terbitkan.

3. Gunakan Focus Keyword Sewajarnya

Gunakan focus keyword sewajarnya saja untuk mendapat ranking tinggi pada mesin pencarian Google. Karena penggunaan focus keyword yang berlebihan berpotensi menurunkan kualitas artikel.

Baca Juga:  10 Cara Penulisan Artikel Populer Yang Sering Digunakan

4. Artikel Harus Layak Baca

Menulis artikel memang memerlukan ketelitian tinggi agar sesuai dengan kaidah penulisan. Artikel yang dibuat sesuai kaidah penulisan menunjukkan profesionalitas pengelolaan blog.

5. Manfaatkan Link Internal Dan Eksternal

Melampirkan link dalam artikel merepresentasikan bahwa Kamu memberikan penjelasan lebih lanjut terkait isi artikel utama. Link internal sendiri merujuk pada artikel pada blog pribadi dan link eksternal merujuk pada blog lain.

6. Perhatikan Elemen Penting Di Blog

Komponen penting artikel pada blog tidak hanya berkisar antara kalimat dan paragraf, melainkan ada komponen teknis seperti URL, judul blog, dan heading.

Baca Juga:  10 Manfaat Menulis Yang Perlu Kamu Tau

7. Optimasi Gambar

Melampirkan gambar pada artikel memang bagus karena dapat mengalihkan kejenuhan pembaca saat membaca artikel. Untuk optimasi gambar maka Kamu harus rename foto dengan judul artikel.

8. Buat Struktur Artikel

Pada umumnya artikel dibagi ke dalam tiga bagian, diantaranya pembuka, isi, dan kesimpulan. Buatlah struktur artikel seperti demikian untuk memudahkan aktivitas Kamu.

9. Pastikan Panjang Artikel Kamu Optimal

Rata-rata panjang artikel pada sebuah blog ialah mencapai 1.142 kata sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Orbit Media Study. Minimal panjang artikel ialah 300 kata.

Baca Juga:  10 Contoh Penulisan Artikel Yang Salah Dan Sering Dilakukan

10. Perhatikan Bagian Pembuka

Pembaca perlu diyakinkan oleh penulis agar bisa membaca artikel hingga akhir. Oleh sebab itulah Kamu harus memiliki kemampuan membuat pembuka artikel yang menarik para pembaca.

Demikianlah format penulisan konten artikel yang baik dan benar serta sesuai dengan ejaan yang disempurnakan. Upayakan membuat konten yang memberi manfaat bagi para audiens.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *