Kuliah merupakan upaya meningkatkan kemampuan di bidang yang diminati agar bisa menjadi modal melamar pekerjaan atau wirausaha mandiri. Kamu yang sudah duduk di semester akhir, pasti sudah bersiap mengerjakan skripsi yang akan menjadi syarat kelulusan S1. Begitu pula mahasiswa yang memilih melanjutkan pendidikan ke jenjang S2, pasti sudah menyiapkan diri untuk mengerjakan tesis. Nah, sudahkah Kamu tahu perbedaan skripsi dan tesis lebih dulu?
5 Hal Tentang Skripsi yang Wajib Kamu Ketahui
Skripsi dan tesis sama-sama membutuhkan penulisan yang sistematis, tetapi keduanya memiliki beberapa perbedaan. Berikut perbedaan skripsi dan tesis yang perlu Kamu ketahui sebagai referensi awal yaitu :
1. Jenjang pendidikan dan permasalahan yang diangkat
Skripsi ditulis pada jenjang pendidikan S1 dengan permasalahan yang diangkat berdasarkan pengalaman empirik.
2. Proses penulisan
Proses penulisan skripsi perlu bimbingan intensif dengan porsi pembimbing 40 persen, sedangkan mahasiswa menulis dengan porsi 60 %.
3. Bobot ilmiah dan cara pemaparan
Bobot ilmiah skripsi tergolong rendah hingga sedang dengan cara pemaparan deskriptif.
4. Model analisis dan metode statistik yang dipakai
Model analisis rendah hingga sedang alias mengangkat satu atau dua masalah saja, sedangkan metode statistik yang dipakai memakai uji kualitatif dan uji deskriptif, uji statistik non parametrik, uji statistik parametrik, uji hipotesis asosiatif, uji hipotesis komparatif, dan bisa pula memakai uji regresi, korelasi serta uji beda.
5. Keaslian dan publikasi penelitian
Keaslian penelitian sudah ada hanya mengangkat tempat berbeda saja dengan memiliki minimal 20 daftar pustaka yang dipublikasikan internal atau nasional.
5 Hal Tentang Tesis yang Wajib Kamu Ketahui
Berikut beberapa hal tentang tesis yang bisa menjadi bahan gambaranmu yaitu :
1. Jenjang pendidikan dan permasalahan yang diangkat
Tesis ditulis oleh mahasiswa jenjang pendidikan S2 dengan permasalahan yang diangkat lebih mendalam dibandingkan skripsi.
2. Proses penulisan
Proses penulisan tesis harus dilakukan oleh mahasiswa S2 setidaknya memiliki porsi 80 persen.
3. Bobot ilmiah dan cara pemaparan
Bobot ilmiah tesis skala sedang hingga tinggi dengan cara pemaparan analitis dan deskriptif.
4. Model analisis dan metode statistik yang dipakai
Metode analisis tesis harus sedang hingga tinggi merumuskan setidaknya tiga masalah, sedangkan metode statistik yang dipakai adalah uji regresi ganda, multivariate dan multivariate lanjutan, SEM, dan path analysis.
5. Keaslian dan publikasi penelitian
Keaslian penelitian sangat diutamakan dalam tesis dan publikasi penelitian dilakukan paling tidak skala nasional dengan daftar pustaka minimal 40.
Perbedaan skripsi dan tesis juga terletak pada penguji yaitu dosen dengan gelar magister untuk menguji skripsi, sedangkan tesis harus diuji oleh dosen yang memiliki gelar doktor dan magister yang berpengalaman. Demikian perbedaan dari dua tugas akhir mahasiswa S1 dan S2 yang perlu Kamu ketahui bila ingin berkarir di bidang akademik kelak.