Bedanya wirausaha dan wiraswasta tidak banyak diketahui, sebab sebagian besar orang berpikir kedua istilah ini memiliki arti yang sama. Kedua istilah ini memang serupa, tapi ternyata artinya tidaklah sama. Ada beberapa hal yang membedakan keduanya secara signifikan.
Wirausaha
Istilah wirausaha baru dikenal setelah muncul dan berkembangnya teori ekonomi modern. Seorang pelaku usaha dapat dikategorikan wirausaha apabila:
1. Fokus Usaha Wirausaha
Pelaku wirausaha akan fokus penuh kepada usahanya. Semua waktu dan tenaga dikerahkan secara penuh untuk memajukan usaha tersebut. Bisa dikatakan wirausaha adalah kegiatan menjadi bos untuk diri sendiri dan bawahan.
2. Kepemilikan Aset
Pelaku wirausaha adalah orang yang terlibat secara penuh pada sebuah usaha, baik dalam kepemilikan modal dan aset maupun urusan manajerial. Wirausaha akan bertanggung jawab pada urusan operasional dan berperan dalam pengambilan seluruh keputusan untuk usahanya.
3. Ruang Lingkup Usaha
Wirausaha memiliki lingkup usaha yang luas, bisa hanya satu bidang usaha dengan ruang lingkup bisnis luas atau berbagai bidang usaha sekaligus. Misalnya, seorang membangun usaha salon sekaligus membuka studio foto.
4. Rencana Masa Depan
Para wirausaha cenderung memiliki perencanaan untuk jangka panjang sehingga selalu update dengan perkembangan bisnis yang sesuai dengan perkembangan teknologi terbaru.
5. Pola Pikir
Pola pikir seorang wirausaha lebih terbuka untuk menemukan inovasi dan usaha baru sehingga bisa mendapatkan profit. Wirausaha juga merupakan pribadi yang mandiri dan bertanggung jawab.
Wiraswasta
Jika dilihat lebih dalam bedanya wirausaha dan wiraswasta terletak pada penggunaannya di berbagai zaman. Wiraswasta masih didefinisikan menurut pemahaman tahun 1970-an dengan paham neoklasik. Seorang pelaku usaha termasuk wiraswasta apabila:
1. Fokus Usaha Wiraswasta
Seorang wiraswasta tidak menghabiskan seluruh fokus untuk pengembangan usaha, sebab sebagian besar masih merupakan karyawan di perusahaan lain.
2. Kepemilikan Aset
Pada wiraswasta kepemilikan aset atau modal merupakan milik pribadi yang dipergunakan penuh untuk usahanya. Jadi, kerugian maupun keuntungan akan menjadi risiko si pemilik usaha.
3. Ruang Lingkup Bisnis
Wiraswasta memiliki ruang lingkup bisnis yang lebih kecil jika dibandingkan dengan wirausaha. Pada wiraswasta fokus bisnis hanya pada satu jenis usaha saja.
4. Rencana Masa Depan
Jika wirausaha berorientasi pada masa depan, maka wiraswasta hanya berorientasi pada masa sekarang dengan target jangka pendek. Metode usahanya juga lebih tradisional tanpa upgrade metode baru sesuai perkembangan teknologi.
5. Pola Pikir
Seorang wiraswasta lebih cenderung merasa bahwa meneruskan konsep ekonomi yang sudah ada akan menghasilkan profit lebih besar. Berbeda dengan wirausaha yang selalu mencari metode baru dalam usahanya.
Demikian lima poin bedanya wirausaha dan wiraswasta yang patut Kamu tahu. Sekarang Kamu dapat menentukan ingin menjadi seorang wirausaha atau wiraswasta. Keduanya sama menguntungkan, tapi memiliki perbedaan cukup besar saat menerapkan langsung di dalam usaha.