Apakah Jurusan Kesehatan Masyarakat Itu Bagus

Image: canva.com

Apakah Jurusan Kesehatan Masyarakat Itu Bagus? Ini 10 Faktanya

Kuliah di rumpun SAINTEK yang memiliki ragam pilihan karir menarik, kenapa tidak? Bila Kamu anak IPA yang tertarik belajar tindakan merencanakan, implementasi dan evaluasi program kesehatan masyarakat bisa memilih jurusan Kesehatan Masyarakat di PTN atau PTS. Apakah jurusan Kesehatan Masyarakat itu bagus dan memiliki peluang karir yang cerah? Simak dulu fakta menarik seputar prodi yang ada di rumpun SAINTEK ini. Berikut 10 fakta menarik tentang jurusan Kesehatan Masyarakat di Indonesia yaitu :

1. Profil jurusan Kesehatan Masyarakat

Jurusan Kesehatan Masyarakat mempelajari ilmu mencegah penyakit, peningkatan kesehatan fisik dan mental, dan peningkatan kesejahteraan kesehatan dan sosial melalui usaha pengorganisasian masyarakat.

2. Memiliki reputasi bagus

Meski tidak sepopuler jurusan di bidang kesehatan atau medis lainnya, tetapi lulusan jurusan Kesehatan Masyarakat dibutuhkan masa kini hingga mendatang untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Banyak PTN ternama memiliki jurusan Kesehatan Masyarakat yang cukup diminati lulusan SMA IPA.

Baca Juga:  Perkiraan Biaya Kuliah Kesehatan Masyarakat Untuk Jenjang S1

3. Memiliki cakupan ilmu yang lebih luas

Lulusan Kesehatan Masyarakat merupakan profil lulusan yang memiliki cakupan ilmu luas karena Kesehatan Masyarakat mempelajari ilmu epidemiologi, biostatistika, ilmu sosial, dan manajemen layanan kesehatan.

4. Mata kuliah yang dipelajari

Kamu akan belajar mata kuliah yang beragam seperti Dasar Biomedik, Dasar Ilmu Kesehatan Masyarakat, Etika dan Hukum Kesehatan, Komunikasi Kesehatan, Dasar K3, Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, serta masih banyak matkul menarik lain.

5. Tugas perkuliahan

Seperti mahasiswa di jurusan rumpun SAINTEK lain, Kamu akan lebih sibuk dengan tugas-tugas perkuliahan baik pembuatan makalah, presentasi, praktikum, laporan, dan lain-lain. Cakupan ilmu yang luas membuat Kamu bisa memiliki kemampuan yang multitasking, lho!

6. Teori dan praktik yang seimbang

Baca Juga:  10 Peluang Atau Prospek Kerja Kesehatan Masyarakat Dan Gajinya

Jadwal praktikum yang padat akan membuat Kamu lebih sibuk selama menjalani masa perkuliahan. Teori dan praktik yang seimbang membuat Kamu menjadi lulusan Kesehatan Masyarakat yang siap kerja di segala sektor karena implementasi ilmu yang luas.

7. Peluang magang

Nantinya Kamu bisa magang atau PKL di berbagai sektor yang membutuhkan tenaga ahli Kesehatan Masyarakat, misalnya puskesmas, rumah sakit, klinik, bahkan menjadi tim peneliti di lembaga pemerintahan atau swasta.

8. Tugas akhir dan kelulusan

Tentu jurusan Kesehatan Masyarakat mewajibkan mahasiswa untuk mengikuti perkuliahan dengan baik, mengerjakan skripsi atau tugas akhir dan bisa lulus dengan nilai yang bagus. Tidak hanya nilai saja, tetapi lulusan bisa segera mengimplementasikan ilmu yang didapat untuk khalayak.

9. Prospek kerja yang cerah

Karir yang ditawarkan untuk lulusan Kesehatan Masyarakat tidak kalah dengan peluang lulusan kesehatan lain, misalnya Kamu bisa menjadi staf peneliti, manajer rumah sakit, promosi kesehatan masyarakat, tenaga penyuluh, dosen, dan masih banyak peluang profesi bergengsi sekaligus bermanfaat bagi orang banyak.

Baca Juga:  10 Alasan Memilih Jurusan Kesehatan Masyarakat Bagi Yang Mau Kuliah

10. Peluang memberikan dampak positif bagi negara

Tidak hanya potensi karir yang cerah, gaji tinggi atau pertimbangan materil lain, Kamu yang bisa menjadi orang mempromosikan kesehatan, perkembangan kebijakan layanan kesehatan atau penelitian terbaru yang memberikan dampak positif untuk kesehatan masyarakat turut membangun kesejahteraan sosial. Kamu berpengaruh bagi perkembangan negara Indonesia menjadi negara yang memiliki tingkat kesehatan lebih baik kedepannya.

Dari pertimbangan memilih jurusan Kesehatan Masyarakat di atas, Kamu tidak perlu ragu dengan jawaban apakah jurusan Kesehatan Masyarakat itu bagus, ya! Prospek kerja lulusan Kesehatan Masyarakat terbuka luas tergantung individu yang mau bekerja keras dalam mengimplementasikan ilmu dan mengabdi di Indonesia.