Perbedaan SMA Dan MA

Image: canva.com

Perbedaan SMA Dan MA Yang Perlu Kamu Ketahui Nih

Bicara tentang jenjang pendidikan di Indonesia, tahukah Kamu tentang perbedaan SMA dan MA, dua jenis sekolah menengah atas yang paling sering menjadi incaran calon siswa? Jika belum, tidak ada salahnya Kamu menyimak sekilas informasi di ulasan berikut ini. selain menambah wawasan, siapa tahu informasi ini berguna untuk Kamu yang sebentar lagi akan menginjak bangku SMA. Check this out!

Mengenal Sistem Pendidikan Di SMA

SMA atau Sekolah Menengah Atas merupakan sebuah sekolah formal berbasis pendidikan umum di tanah air. Hal ini sangat berbeda dengan MA yang akan dijelaskan nanti. Adapun yang membedakan antara SMA dan MA adalah :

1. Dikelola Oleh Kementerian Pendidikan

Sebagai sekolah formal yang bertugas membangun karakter anak bangsa, maka SMA berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Waktu tempuhnya adalah 3 tahun dengan sistem penjurusan di tahun kedua.

Baca Juga:  Bagusan SMA Atau SMK? Berikut Kenapa Pilih SMA Atau SMK

2. Kurikulum Sesuai Dengan Kemendikbud

Tentunya karena dibawah Kemendikbud, maka SMA pun mengikuti segala aturan yang dibuat oleh mereka. Salah satunya adalah kurikulum. Jadi setiap materi yang diajarkan dan buku yang diwajibkan akan mengikuti saran dari pihak Kementerian.

3. Sekolah Umum Dengan Dua Penjurusan

Di SMA, porsi pendidikan Agama tidak akan melebihi porsi pendidikan lainnya. Semua pelajaran diajarkan dengan waktu yang seimbang. Di tahun kedua, Kamu akan diminta memilih penjurusan, yakni IPA dan IPS.

Mengenal Sistem Pendidikan Di MA

MA atau Madrasah Aliyah adalah sebuah jenjang pendidikan formal yang berbasis agama di Indonesia. Jenjang sekolah ini bisa Kamu masuki selepas SMP / MTs Sederajat. Ada yang membedakan antara MA dan SMA, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Kali ini, keunggulan dan perbedaan SMA dan MA adalah sebagai berikut :

Baca Juga:  Perbedaan SMA Dan SMK Yang Perlu Kamu Tahu

1. Dikelola Oleh Kementerian Agama

Berbeda dari SMA, MA rupanya ada di bawah Kementerian Agama meskipun waktu tempuh pendidikannya sama-sama 3 tahun. Hal ini terjadi karena MA mengajarkan pendidikan agama Islam yang sejalan dengan apa yang dikelola oleh Kementerian Agama.

2. Kurikulum Sesuai Dengan Kemenag

Dari segi kurikulum pun juga berbeda dari SMA. Entah itu MA negeri atau MA swasta, semua kurikulumnya diatur oleh Kemenag. Termasuk juga materi ajar, buku pelajaran, sarana dan prasarana, hingga ujian dan tenaga pendidiknya.

3. Sekolah Berbasis Islam

Seperti yang sudah disebutkan, MA merupakan sekolah berbasis Agama Islam. Untuk itu, di jenjang pendidikan ini Kamu tidak hanya diajari materi pelajaran umum, namun juga diajari tentang penerapan ilmu agama dan juga pengembangan karakter dan nilai Islam di dalam dirimu.

Baca Juga:  10 Alasan Jangan Masuk SMA Setelah Lulus SMP Nanti

Lantaran sebagai sekolah agama, maka tidak heran jika porsi pendidikan Agama Islam di MA lebih banyak dari porsi pendidikan umum. Pasalnya selain belajar Matematika, Bahasa Indonesia, dan Pendidikan Kewarganegaraan, Kamu juga akan diberi lebih banyak pembelajaran tentang Al-Qur’an, Hadits, Fiqih, hingga Bahasa Arab.

Demikian ulasan perbedaan SMA dan MA yang bisa menambah referensimu. Semoga informasi di atas bermanfaat ya!