Alasan Jangan Jadi Programmer

Image: canva.com

10 Alasan Jangan Jadi Programmer Sebagai Pilihan Karirmu

Programmer menjadi pilihan profesi yang banyak didambakan generasi Millenial. Jago di bidang komputer membuat profesi programmer terlihat lebih menarik dibandingkan profesi lain. Padahal, profesi programmer memiliki duka tersendiri. Sebelum menyesal terjun ke jurusan pemrograman komputer, Kamu harus tahu 10 alasan jangan jadi programmer berikut ini.

1. Gaji Yang Tidak Seberapa

Bahasa pemrograman bukan hal yang mudah untuk dipelajari. Kamu harus memeras otak agar bisa menyelesaikan sebuah masalah. Namun, tidak banyak perusahaan yang sanggup menggaji seorang programmer dengan bayaran fantastis. Apakah tidak ada peluang untuk mendapatkan penghasilan besar? Tentu saja ada.

2. Harus Siap Bekerja Keras

Pemrograman bukan sekedar mengetik di komputer saja, Kamu harus bekerja keras menyelesaikan masalah agar sistem kembali lancar. Ketelitian dan logika Kamu sangat diperhitungkan, lho!

Baca Juga:  10 Kemampuan Atau Skill Yang Harus Dimiliki Programmer

3. Tidak Memiliki Hari Libur

Bisa jadi Kamu harus siap bekerja dengan deadline yang mepet sehingga tidak ada waktu untuk berlibur. Kamu bisa saja bekerja 24 jam nonstop karena memikirkan kenapa program tidak bisa berjalan lancar. Hal ini berlaku pula untuk Kamu yang bekerja sebagai programmer freelance.

4. Wajib Belajar Ilmu Baru

Seorang programmer dilarang gaptek atau selalu tanggap terhadap perkembangan teknologi terbaru. Kamu selalu dituntut untuk mempelajari hal baru agar bisa memahami berbagai macam tools.

5. Rentan Diserang Penyakit

Duduk di depan komputer berlama-lama rentan membuat Kamu merasa lelah, sakit mata, sakit punggung, dan lain-lain. Kalau Kamu tidak menjaga kesehatan dengan baik, bisa saja Kamu perlu tidur sebentar di ranjang rumah sakit.

Baca Juga:  10 Cara Menjadi Programmer Otodidak Tanpa Harus Kuliah

6. Stress

Kenapa program tadi tidak bisa berjalan, ya? Otak akan terus memikirkan masalah pemrograman yang belum selesai. Stress merupakan alasan jangan jadi programmer untuk Kamu yang tidak siap diburu pekerjaan terus menerus.

7. Penampilan Kucel Dan Berantakan

Beda dengan orang yang bekerja atau bertemu dengan klien setiap hari, seorang programmer hanya bertemu komputer dan bahasa pemrograman. Jangan heran kalau mereka bakal acuh pada penampilan sebab tidak ada waktu untuk mengurusi hal tersebut. Otak saja sudah puyeng dilanda pekerjaan yang tidak selesai-selesai.

8. Kurang Memiliki Teman

Biasanya programmer memiliki kecerdasan yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang lain. Namun, kecakapan berkomunikasi dengan orang lain sangat minim sebab mereka jarang keluar ruangan.

Baca Juga:  10 Alasan Jadi Programmer Adalah Pilihan Karir Yang tepat

9. Siap Menjadi Buronan

Buronan pekerjaan ternyata lebih mengerikan, lho! Kamu harus siap selalu mendapat telepon dan pesan tentang hasil pengerjaan proyek pemrograman. “Mas, kapan selesai, ya?”, begitulah isi percakapanmu nanti. Dijamin Kamu bakal susah makan dan tidur seharian, deh!

10. Sering Mendapat Prasangka Negatif

Karena Kamu lebih sering menggunakan logika, bisa jadi lebih susah berinteraksi menggunakan perasaan. Akumulasi stress dan pikiran negatif membuat Kamu sering berkata kasar atau tidak sabar ingin membanting komputer setelah muncul kata error. Duh, bisa jadi Kamu bakal mendapatkan pandangan negatif dari orang lain.

10 alasan jangan jadi programmer di atas bisa menjadi pertimbangan untuk Kamu yang mau masuk kuliah Teknik informatika atau ilmu kopmuter.