Perkiraan Biaya Hidup Di Makassar

Image: canva.com

Perkiraan Biaya Hidup Di Makassar Untuk Keluarga Atau Kerja Sebulan

Apakah Kamu akan pindah tugas di Makassar? Atau ingin tinggal di Makassar dalam waktu dekat? Tentu Kamu membutuhkan panduan selama tinggal disana. Terutama mengenai perkiraan biaya hidup di Makassar. Apalagi Makassar memang menjadi salah satu daerah yang memiliki biaya hidup paling mahal di Indonesia. Hal tersebut lumrah karena lokasinya yang jauh dari pusat produksi barang yaitu Jakarta.

Untuk UMR Di Makassar sendiri adalah sekitar Rp.2.000.000,00. Kamu harus berhemat jika mendapatkan penghasilan dengan nominal sama dengan UMR. Hal ini dikarenakan biaya hidup di Makassar dalam satu bulan bisa mencapai Rp.2.000.000,00 sampai Rp.4.000.000,00.

Secara rinci, rata-rata pengeluaran orang yang tinggal di Makassar dialokasikan untuk nonmakanan mencapai 65,2 persen dari total pengeluaran bulanan atau sekitar Rp2.380.000,00 per bulan. Sedangkan pengeluaran untuk makanan rata-rata sekitar Rp. 1.270.000. Sehingga untuk hidup yang layak di kota ini, Kamu harus memiliki pendapatan minimal Rp.3.000.000 sampai Rp.4.000.000 dalam satu bulan.

Baca Juga:  10 Alasan Memilih Kuliah Di Makassar Bagi Yang Masih Bimbang

1. Makan

Untuk biaya makan, lebih baik Kamu untuk memasak sendiri apalagi jika keluarga dalam jumlah yang besar. Jika beli makanan di luar, paling tidak harus mengeluarkan biaya sebesar Rp.60.000,00 yang belum dikalikan dengan jumlah anggota keluarga. Dengan proporsi tiga kali makan.

Jika Kamu memasak sendiri, harga bahan makanan di Makassar walaupun juga lebih tinggi dari kota yang lain, namun tetap akan lebih hemat dibandingkan dengan beli makanan di luar. Untuk sekali masak dapat mencapai Rp.40.000,00 dapat digunakan untuk makan sehari. Sehingga dalam sebulan (31 hari) biaya yang harus Kamu keluarkan untuk makan adalah Rp.1.240.000,00.

2. Tempat Tinggal

Biaya hidup di Makassar yang selanjutnya adalah untuk kebutuhan tempat tinggal. Untuk tempat tinggal akan ada dua pilihan yaitu kos atau kontrakan. Untuk biaya kost dimulai dari harga Rp.500.000,00 yang biasanya digunakan untuk tempat tinggal pekerja yang belum menikah.

Baca Juga:  10 Keuntungan Tinggal Di Makassar Jika Kamu Ingin Menetap Disana

Sedangkan bagi Kamu yang sudah menikah apalagi memiliki anak, tentu pilihan rumah kontrakan tidak terhindarkan. Biaya untuk mengontrak rumah di Makassar adalah sekitar Rp.9.000.000,00 per tahun atau Rp.700.000,00 per bulan.

3. Transportasi

Biaya transportasi untuk ke tempat kerja tentu tergantung kepada kendaraan apa yang Kamu gunakan. Untuk angkot dikenakan biaya Rp.5.000,00 setiap jalan. Sehingga dalam sebulan (26 hari kerja) dapat mengeluarkan biaya sebesar Rp.130.000,00. Jika menggunakan motor, paling tidak Kamu akan mengeluarkan uang sebesar Rp.10.000,00 dalam sehari. Sehingga dalam sebulan bisa Rp.300.000,00.

4. Biaya Pendidikan

Biaya ini berlaku hanya untuk keluarga yang sudah memiliki anak dan tengah menjalani pendidikan. Untuk pendidikan sifatnya fleksibel tergantung kebutuhan anak ketika di sekolah. Namun jika dirata-rata, biaya yang harus dikeluarkan untuk pendidikan di Makassar adalah Rp.350.000,00.

Baca Juga:  Perkiraan Biaya Hidup Mahasiswa Di Makassar Dalam Sebulan

5. Fasilitas Rumah Tangga

Pengeluaran rumah tangga sebenarnya sangat banyak. Meliputi listrik, gas, air, peralatan dapur, alat mandi, bersih-bersih dan sebagainya juga merupakan komponen yang termasuk dalam biaya hidup. Jika di Makassar, biaya yang dikeluarkan untuk fasilitas ini dapat mencapai Rp.500.000,00. Belum termasuk jika ada perawatan untuk kerusakan fasilitas.

Demikian beberapa rincian mengenai biaya hidup di Makassar yang harus dikeluarkan oleh Kamu yang masih kuliah maupun sudah berkeluarga. Besarannnya tentu sangat fleksibel untuk berubah karena tergantung pada kebutuhan keluarga dan jumlah anggotanya. Bekerjalah lebih giat ya jika tinggal di salah satu kota pusat di Indonesia Timur ini. Semoga bermanfaat.