Sekilas Tentang Jurusan Pendidikan Khusus

Image: canva.com

Sekilas Tentang Jurusan Pendidikan Khusus, Yang Pingin Jadi Guru ABK

Dari dulu sampai sekarang, guru masih menjadi salah satu profesi yang mulia. Bagaimana tidak, selain mengajar, seorang guru bertugas untuk mendidik murid agar menjadi generasi penerus yang bertakwa dan berilmu. Nah, bagi Kamu yang tertarik menjadi seorang guru, dapat mempertimbangkan salah satu jurusan keren yang mungkin belum terlalu familliar, yaitu Jurusan Pendidikan Khusus atau dikenal sebelumnya sebagai Pendidikan Luar Biasa. Jurusan ini bertujuan untuk mencetak guru yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mendidik anak-anak berkebutuhan khusus (ABK).

Lalu apa saja yang dipelajari saat kuliah?

Tentunya yang berhubungan dengan pembelajaran ABK. Saat semester awal, Kamu biasanya akan mempelajari tentang berbagai perspektif ABK dan ruang lingkupnya, berbagai teori pembelajaran, strategi pembelajaran umum, psikologi pendidikan dan khususnya psikologi ABK. Pembelajaran yang lebih lanjut akan diperoleh pada semester-semester berikutnya.

Baca Juga:  10 Alasan Memilih Jurusan Pendidikan Luar Biasa Bagi Yang Bingung

Kamu akan mempelajari berbagai keterampilan dalam mengindentifikasi ABK, melakukan asesmen dan memberikan intervensi kepada ABK. Kamu juga akan diajarkan cara merancang kurikulum untuk ABK, strategi pembelajaran khusus, dan berbagai metode pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan ABK. Selain itu, Kamu juga akan mempelajari berbagai keterampilan tambahan, seperti Orientasi dan Mobilitas (OM), baca tulis huruf Braille, sistem komunikasi dan keterampilan lainnya.

Menjelang semester akhir, pada umumnya Kamu bisa memilih spesialisasi yang ingin dikuasai terhadap satu kategori ABK. Ingat ya, pilihlah spesialisasi yang paling sesuai dengan minat Kamu. Di sini, Kamu bisa mempelajari lebih dalam mengenai bidang yang Kamu tekuni. Bagaimana seru kan?

Baca Juga:  Perkiraan Biaya Kuliah Pendidikan Luar Biasa Untuk Jenjang S1

Bagi Kamu yang lebih menyukai praktek, jurusan pendidikan khusus ini menjadi pilihan yang tepat. Selain menyediakan berbagai teori yang dibutuhkan, selama kuliah, praktek menjadi aktivitas yang tidak terpisahkan. Dengan berbagai sarana dan pra-sarana yang telah disediakan oleh kampus, misalnya laboratorium pendidikan khusus, berbagai tools untuk mengakomodasi kebutuhan pembelajaran, dan dukungan terapi bagi ABK, Kamu bisa mempratekkan teori yang telah dipelajari.

Hal menarik lainnya yang perlu diingat adalah Kamu bisa langsung terjun berinteraksi dan terlibat langsung dengan ABK, baik di lembaga formal maupun non formal. Dengan bekal teori yang telah Kamu miliki, Kamu dapat mempraktekkan langsung di lapangan sehingga pengalaman yang Kamu peroleh dapat mengembangkan kompetensi Kamu sebagai calon guru pendidikan khusus.

Lalu, bagaimana prospek kerjanya?

Untuk prospek kerja, Kamu tidak perlu khawatir. Profesi guru merupakan salah satu profesi yang sangat dibutuhkan, terlebih lagi guru pendidikan khusus. Nah, setelah lulus, Kamu bisa bekerja di sekolah-sekolah luar biasa (SLB) yang mendidik anak-anak berkebutuhan khusus.

Selain itu, sejak dicanangkan penyelenggaraan Sekolah Inklusi (SI) pada tahun 2010 lalu, guru-guru pendidikan khusus juga dibutuhkan di SI. Sekolah ini merupakan sekolah reguler yang menerima ABK belajar bersama dengan murid lainnya. Apabila inging mencoba berkarir di luar lembaga pendidikan, Kamu juga bisa bekerja di lembaga-lembaga terapi sebagai terapis akademik. Bagaimana menarik bukan jurusan pendidikan khusus?


Kiriman artikel dari:
Maya Malianggi Manar (manar****@*mail.com)