Apakah Jurusan Ekonomi Syariah Itu Sulit

Image: canva.com

Apakah Jurusan Ekonomi Syariah Itu Sulit? Berikut 10 Faktanya

Jurusan Ekonomi Syariah atau Ekonomi Islam merupakan jurusan kuliah yang hampir sama dengan jurusan Ekonomi pada umumnya. Meski mempelajari ilmu yang sama, tetapi perbedaan terletak pada konsep dan prinsip ekonomi yang sesuai dengan syariah agama Islam. Sebagai negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam, jurusan Ekonomi Syariah tergolong sebagai jurusan prospektif. Namun, apakah jurusan Ekonomi Syariah itu sulit dipelajari?

Berikut fakta tentang jurusan Ekonomi Syariah yang bisa membuka wawasan Kamu yaitu :

1. Jurusan Ekonomi Syariah memiliki tren menguat

Hal ini dikarenakan banyak perusahaan atau lembaga yang mulai melirik menggunakan prinsip ekonomi syariah. Tidak menutup kemungkinan angka persaingan masuk jurusan Ekonomi Syariah akan ketat kedepannya.

2. Terbuka lebar untuk semua kalangan

Baca Juga:  10 Peluang Atau Prospek Kerja Ekonomi Syariah Dan Gajinya

Jurusan Ekonomi Syariah memang direkomendasikan untuk anak IPS, tetapi anak IPA bisa lintas jurusan sebab Ekonomi Syariah bisa dipelajari mulai dari nol. Bila Kamu tertarik belajar ekonomi dari segi pandang Islam, tidak ada salahnya mencoba kuliah jurusan ini.

3. Pengetahuan dan keahlian yang diutamakan

Bila ingin kuliah jurusan Ekonomi Syariah, maka Kamu wajib memiliki pengetahuan dan keahlian yang diutamakan seperti kemampuan analisis, logika dan matematika dasar, mampu komunikasi, teliti, dan sebagainya.

4. Mata kuliah yang dipelajari

Dari berbagai pengalaman mahasiswa, mata kuliah yang dipelajari di Ekonomi Syariah itu memiliki rate menengah keatas. Tentu hal ini menjawab pertanyaanmu apakah jurusan Ekonomi Syariah itu sulit, ya! Kamu akan belajar tentang Ekonomi Mikro dan Makro, Prinsip Dasar Hukum Islam, Akuntansi Syariah, Ekonomi Moneter Islam, dan masih banyak matkul lainnya.

Baca Juga:  Mengenal Beberapa Mata Kuliah Ekonomi Syariah Untuk Jenjang S1

5. Wajib rajin membaca dan update isu ekonomi terkini

Kuliah Ekonomi Syariah tidak sesulit yang Kamu bayangkan asal rajin membaca buku, modul, paper dan update isu ekonomi nasional dan global terkini.

6. Tugas kuliah

Sama seperti jurusan kuliah yang lain, jelas Kamu akan akrab dengan tugas mahasiswa seperti membuat makalah, melakukan penelitian, membuat laporan kegiatan, presentasi, dan sebagainya.

7. Praktikum

Meski tidak sepadat praktikum anak SAINTEK, tetapi Kamu wajib mengikuti praktikum untuk bekal melakukan metodologi dan penelitian skripsi nanti.

8. Bisa ikut organisasi mahasiswa

Sebagian mahasiswa Ekonomi Syariah mengungkapkan bahwa jadwal kuliah reguler Ekonomi Syariah masih bisa disesuaikan dengan kegiatan pribadi hingga organisasi. Kamu masih bisa ikut organisasi mahasiswa, seminar, workshop, bahkan kerja paruh waktu asal memiliki manajemen waktu yang baik.

Baca Juga:  10 Alasan Memilih Jurusan Ekonomi Syariah Bagi Yang Bingung

9. Magang

Magang dan PKL menjadi kegiatan yang mendukung implementasi ilmu Ekonomi Syariah Kamu di dunia kerja secara langsung.

10. Skripsi

Tugas akhir merupakan hal yang wajib Kamu kerjakan bila ingin menyandang gelar Sarjana Ekonomi Syariah. Selama bisa membuat jadwal kuliah dan pengerjaan skripsi yang baik, Kamu bisa lulus tepat waktu atau lebih cepat dari rencana, kok.

Dari bahasan di atas, Kamu punya gambaran bahwa jurusan Ekonomi Syariah tidak sesusah yang dibayangkan. Tentu Kamu bisa menentukan apakah jurusan Ekonomi Syariah itu sulit atau tidak dengan mempertimbangkan minat dan passion diri sendiri.